PALEMBANG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melakukan Audiensi dengan Penjabat (PJ) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni di Ruang Pertemuan Gubernur Sumsel, Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Selasa (21/11).

Dari audiensi ini, SMBR memperkenalkan jajaran pengurus perseroan yang baru sesuai hasil keputusan Rapat Umum Pemengang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 November 2023. Memperkenalkan Direktur Utama SMBR yang baru Suherman Yahya yang sebelumnya Direktur (Fungsi Operasi) dan digantikan dengan Muhammad Syafitri sebagai Direktur (Fungsi Operasi) yang baru.

PJ Gubernur Sumsel Agus Fantoni menyambut baik kedatangan jajaran direksi SMBR. Agus mengharapkan SMBR terus bersinergi dalam menyukseskan program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. “Program prioritas kita penurunan stunting, kemiskinan ekstrem, inflasi, Pilkada. Sedangkan Karhutla, Alhamdulillah semakin mereda. Untuk menjalankan program ini tentu kita harus terus bersinergi BUMN, BUMD, maupun swasta,” kata Agus.

Dipenghujung pertemuan, Manajemen SMBR memberikan Buku Sejarah SMBR (yang sebelumnya telah dikenalkan pada Acara Public Expose SMBR Tahun 2023 pada 24 Oktober 2023 yang lalu) kepada PJ Gubernur Sumsel Agus Fantoni yang diberikan secara simbolis oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya yang didampingi oleh Jajaran Direksi SMBR.

“Buku tersebut adalah rangkuman kisah perjalanan SMBR mulai dari pencapaian, peran strategis serta kontribusi SMBR dalam pembangunan infrastruktur dan perekonomian nasional khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan.” ungkap Suherman.

Suherman menambahkan SMBR siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov Sumsel untuk mendukung ‘Sumsel Maju untuk Semua’ lewat program berkelanjutan. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus menunjukan komitmennya peduli kepada masyarakat dan lingkungan. Salah satunya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat pembudidaya ikan di Desa Marta Jaya, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan total bantuan sebesar Rp 150 Juta.

Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Senior Manager of CSR SMBR Gili Aprial Braja bersama PJ Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah dan didampingi para Forkopimda OKU serta pihak terkait pada Selasa (28/11) di di Pokdakan Karya Mandiri Jaya Desa Marta Jaya.

Bantuan yang disalurkan oleh Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR meliputi bantuan ke kelompok budidaya magot sebesar Rp. 52.500.000.- untuk pembuatan rumah budidaya magot dan sarana penunjang, kelompok budidaya cacing sutera sebesar 52.500.000.- untuk pembuatan rumah cacing sutera dan sarana penunjang dan kelompok budidaya ikan gabus sebesar Rp. 45.000.000.- untuk pembuatan sumur bor dan sarana perkolaman.

Senior Manager of CSR SMBR Gili menjelaskan bantuan melalui Program TJSL BUMN tersebut merupakan bentuk kepedulian SMBR kepada masyarakat di OKU. “Sekaligus mendukung dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten OKU. Di sini ada program prioritas berkelanjutan yang berdampak secara langsung,” ujarnya.

SMBR siap mendukung program-program Pemda OKU terlebih yang sifatnya berkelanjutan. “Tidak habis saja. Insya Allah, jika ini maju SMBR akan terus support dan memberikan bantuan dalam bentuk lain,” ungkap Gili.

Menurut Gili, SMBR ingin memiliki lokasi budidaya ikan seperti yang ada di Desa Marta Jaya. Sehingga, nantinya pihak SMBR bisa mengajak masyarakat ring I bisa melakukan budidaya seperti yang dilakukan di Desa Marta Jaya. “Nanti kita buat di area kita (SMBR). Ini kan sudah ada tenaga ahlinya. Nanti, kami fasilitasi dengan mengadakan pelatihan. Sehingga, masyarakat Ring I bisa belajar,” pungkasnya.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Basthony Santri menambahkan bantuan ini sejalan dengan prinsip SDGs (Sustainable Development Goals) serta ESG (Environment, Social, Governance) yang diterapkan oleh SMBR dan holding SIG yaitu mendorong solusi dan inovasi berkelanjutan.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah mengapresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Semen Baturaja untuk pengembangan budidaya ikan di Desa Marta Jaya. “Terimakasih kepada Semen Baturaja yang terus konsisten membantu masyarakat OKU,” pungkas Teddy. (*)

PALEMBANG – Dalam upaya untuk mengembangkan potensi generasi muda Indonesia, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bekerjasama dengan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) menggelar Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Training of Trainer (ToT) Junior pada Sabtu (25/11) di Aula Gedung KH. Faqih Usman UMP.

Kegiatan ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FEB Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si., dan turut dihadiri Kaprodi Manajemen Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si., dosen, dan 157 mahasiswa Konsentrasi SDM Prodi Manajemen FEB Universitas Muhammadiyah Palembang.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari SMBR diantaranya, Senior Manager Health Safety Environment Meriadi, Manager Health Safety M.A. Fatahillah Saban, Junior Officer Health Safety Rosiana TM dan Imam Pratama Azi, Staff Unit of Health Safety Kheusvency Harnum dan Moh. Herdy Ariansyah.

Dalam laporannya, Dr. Zaleha Trihandayani, S.E., M.Si., mengatakan bahwa pelatihan ini diikuti mahasiswa Konsentrasi SDM Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang dengan mendapatkan materi teori kompetensi tentang Mastering Content, Mastering Self, Mastering Participant, dan Practicing Mahasiswa.

Sementara itu dalam sambutannya, Meriadi mengucapkan terima kasih kepada FEB UMP yang telah melibatkan SMBR dalam pelatihan ini dengan tujuan mendukung mahasiswa mengembangkan potensi menjadi SDM yang berkompeten melalui ToT Junior.

“Kami sangat antusias dapat berkolaborasi dengan Mahasiswa UMP dalam memberikan pelatihan ToT Junior ini. Kami yakin, melalui pelatihan ini para mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan, kemampuan presentasi, komunikasi, dan kepemimpinan para mahasiswa untuk menjadi fasilitator handal yang nantinya siap berkontribusi dalam berbagai kegiatan kedepannya,” ujar Meriadi.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Basthony Santri menambahkan sebagai perusahaan yang mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals), SMBR terus memberikan wadah kepada karyawan untuk melakukan sharing session kepada masyarakat, salah satunya melalui pelatihan kepada mahasiswa. Pelatihan ini dipimpin langsung oleh tutor berpengalaman dari kalangan karyawan SMBR.”

“Hal ini sejalan dengan strategi keberlanjutan yang diterapkan oleh SMBR dan SIG yaitu menciptakan nilai untuk karyawan dan komunitas,” kata Basthony.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Maftuhah Nurrahmi, S.E., M.Si., menambahkan bahwa keterlibatan dan kesediaan SMBR dalam pelatihan ini sangat membantu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang dalam implementasi kompetensi SDM melalui ToT Junior.  “Dengan adanya kerjasama ini sangat membantu dalam pengembangan kompetensi bagi mahasiswa karena disampaikan oleh praktisi yang berpengalaman langsung di dunia kerja,” ujarnya.(*)

PALEMBANG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil mendapatkan hak paten dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) Republik Indonesia.

Hak paten yang diterima SMBR melalui invensi atau penemuan atas “Proses Produksi White Clay sebagai Bahan Baku Pupuk NPK” dengan Nomor Paten IDP000090055. White Clay merupakan salah satu bahan baku penting dalam pembuatan pupuk NPK. Bahan ini berfungsi sebagai perekat antara unsur nitrogen, fosfor, dan kalium yang menjadi penyusun pupuk NPK.

SMBR sendiri telah menjajaki potensi bisnis White Clay sejak 2019 lalu. Hal ini sebagai salah satu strategi perseroan dalam menghadapi oversupply semen. SMBR telah melakukan penelitian dan pengembangan proses produksi white clay selama beberapa tahun. Proses produksi tersebut dinilai lebih efisien dan menghasilkan white clay dengan kualitas yang lebih baik.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya mengatakan bahwa hak paten ini merupakan salah satu pencapaian penting bagi perusahaan. “Hak paten ini merupakan bukti komitmen SMBR untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk dengan bahan baku berkualitas,” ujarnya.

Dari sisi pendapatan, penjualan White Clay hingga triwulan III tahun 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 13%, mencapai Rp 27,62 miliar dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan penjualan White Clay ini turut berkontribusi dalam peningkatan pendapatan perseroan sebesar 10%.

“Dengan diperolehnya hak paten ini, SMBR akan memiliki keunggulan kompetitif dalam memproduksi white clay untuk pupuk NPK. Selain itu, hak paten ini juga memberikan manfaat bagi industri pupuk nasional, karena akan meningkatkan ketersediaan bahan baku white clay yang berkualitas,” tambah Suherman. (*)

BATURAJA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyerahkan bantuan 3 unit kontainer sampah dan 15 unit kotak sampah 2 in 1 dengan kapasitas 50 liter.

Sebelumnya penyerahan telah dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya kepada Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Indra Susanto bertepatan di acara hari ulang tahun SMBR ke  – 49 Tahun yang diselenggarakan pada Selasa (14/11) di Aula Wisma Ganesha, Baturaja.

Selanjutnya pada Jumat (17/11) di Aula Wisma Ganesha, bantuan tersebut diserahkan secara fisik oleh Staff Unit of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup OKU Ahmad Firdaus.

“Alhamdulillah, hari ini Semen Baturaja kembali memberikan bantuan 3 unit kontainer sampah serta 15 Unit Kotak Sampah 2 in 1 kapasitas 50 Liter. Kami sangat bersyukur sekali dengan bantuan ini. Untuk itu, mewakili Pemkab OKU, saya mengucapkan terima kasih kepada Semen Baturaja,” kata Ahmad.

Kepedulian SMBR terhadap persoalan sampah di Kabupaten OKU, sebutnya, bukan kali ini saja, tapi telah ditunjukkan sejak tahun-tahun sebelumnya. “Tahun lalu, kami juga diberikan bantuan 2 Unit Motor Sampah oleh Semen Baturaja,” ujarnya.

Kebutuhan tersebut, seiring dengan meningkatnya jumlah sampah di Kabupaten OKU yang dalam sehari mencapai 500 ton sampah. Ditambah lagi, tidak seimbangnya percepatan pertambahan kontainer sampah dengan kerusakan kontainer, termasuk pertambahan jumlah sampah.

Sementara itu, Senior Manager of CSR SMBR Gili Aprial Braja mengatakan bantuan kontainer sampah ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan khususnya Kabupaten OKU dan pemberian bantuan ini sejalan dengan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN.

Kepada pihak DLH Kabupaten OKU, Gili berharap agar kontainer sampah ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengangkut sampah dari masyarakat ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)  sampah. “Selain itu, kontainer ini dijaga dengan baik agar dapat digunakan secara berkelanjutan dalam jangka panjang,” pungkasnya.(*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali mengukir prestasi dalam ajang SNI Award Tahun 2023. Acara yang diselenggarkaan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) diadakan di Jakarta Convention Center, Jakarta pada Kamis (16/11) di acara “Penganugerahan SNI Award 18th National Award of Indonesia 2023” dengan Tema Standardisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan.

Sesuai visi perusahaan “Menjadi Green Cement Based Building Material Company Terdepan di Indonesia”, SMBR konsisten menyediakan produk yang berkualitas bagi pelanggan dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

SMBR berhasil membawa pulang penghargaan SNI Award dengan peringkat Perak untuk Kategori Organisasi Besar Produk Sektor Kimia, Farmasi, Kesehatan, Tekstil, Energi, dan Sumber Daya Mineral. Penghargaan diserahkan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Subardi selaku Dewan Juri SNI Award 2023 kepada Direktur (Fungsi Operasi) SMBR Muhammad Syafitri.

Direktur (Fungsi Operasi) SMBR Muhammad Syafitri menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “SMBR terus berfokus pada inovasi dan meningkatan kualitas mutu produk untuk memastikan kepuasan pelanggan dan kontribusi positif terhadap pembangunan berkelanjutan. Keberhasilan ini mendorong SMBR untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi stakeholder dan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BSN Kukuh S. Achmad mengatakan SNI Award merupakan apresiasi yang diberikan oleh pemerintah Republik Indonesia kepada para pelaku usaha serta organisasi yang konsisten menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI). “Untuk itu, para pemenang SNI Award diharapkan dapat menjadi role model bagi industri Indonesia untuk menerapkan standardisasi dan penilaian kesesuaian dalam mewujudkan organisasi yang berkelanjutan,” jelas Kukuh. (*)

BATURAJA – Sudah hampir lima dekade PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) telah hadir untuk negeri. Berbagai tantangan dan dinamika yang telah dilaluinya, namun SMBR terus maju dan bertranformasi  menjadi lebih kuat dengan bergabungnya SMBR ke dalam bagian ekosistem SIG.

Merayakan 49 tahun usianya, SMBR menggelar acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) dengan tema “Sinergi & Harmoni”. Perayaan dilaksanakan di Aula Wisma Ganesha Pabrik di Baturaja pada Selasa (14/11). Sebelumnya SMBR telah melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya fashion show, turnamen bulu tangkis, lomba gaple, cerdas cermat, tennis, SMBR Idol, basketball, futsal serta E-Sport yang diikuti oleh Internal dan Eksternal.

Acara ini dihadiri oleh Dewan Komisaris meliputi Komisaris Utama/Independen Alex Iskandar Munaf dan Komisaris Inosentius Samsul yang hadir secara offline. Selain itu, Komisaris Hadi Daryanto dan Komisaris Independen Chowadja Sanova juga turut hadir secara online. Hadir juga dalam acara ini Direksi SMBR, meliputi Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur (Fungsi Operasi) Muhammad Syafitri, dan Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat, serta partisipasi dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Tidak hanya itu, Direktur Utama SIG Donny Arsal juga turut serta secara online dalam acara ini.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya dalam sambutannya mengungkapkan pada perayaan HUT kali ini mengusung tema “Sinergi dan Harmoni SMBR”. Tema ini menggambarkan kerjasama, semangat, dan bersedia berbagi pendapat untuk menciptakan solusi inovatif demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju bagi kemajuan pembangunan infrastruktur terutama di wilayah Sumbagsel.

“Semoga diperingatan HUT ke – 49 ini, seluruh insan SMBR terus semangat untuk terus memberikan kinerja terbaiknya bagi kemajuan perusahaan serta selalu menerapkan nilai AKHLAK sebagai landasan di setiap proses bisnis perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Komisaris Utama Alex Iskandar Munaf yang baru terpilih pada tanggal 8 November 2023 yang lalu berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) SMBR. Beliau mendapatkan amanah menjadi Komisaris Utama SMBR.

“Alhamdulliah saya di amanahkan untuk menjadi Komisaris Utama SMBR. Pada kali pertama saya menginjakkan kaki di SMBR pula bertepatan dengan hari yang sangat spesial pada peringatan ke 49 Tahun SMBR,” ungkap Alex pada sambutannya.

Sambung Alex, semoga jajaran Dewan Komisaris dan Direksi yang baru ini dapat melanjutkan kerjasama dan semangat yang selama ini telah dikobarkan oleh Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi periode sebelumnya.

Insya Allah SMBR akan semakin jaya, semakin eksis, semakin Kokoh dan Tahan Lamo,” tambahnya.

Direktur Utama SIG Donny Arsal memberikan selamat dan apresiasi setinggi – tingginya atas kinerja dan capaian positif yang diraih oleh SMBR pada tahun 2023 ini.

“Terimakasih kepada semua insan di SMBR, baik dari manajemen serta seluruh karyawan atas usahanya dan kerja keras sehingga perusahaan tetap semakin solid dan baik dalam menghadapi tantangan di tahun 2023,” ungkap Donny Arsal dalam sambutannya.

Dalam rangka peringatan puncak HUT ke-49, SMBR memberikan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) berupa santunan pendidikan kepada warga di Ring 1 di 3 lokasi operasional  Palembang, Baturaja, dan Panjang. Lalu bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Program Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Penyelamatan & Pemadam Kebakaran serta Dinas Pendidikan Kab. OKU. Selanjutnya bantuan santunan pendidikan dari Ikatan Istri Karyawan Semen Baturaja (IIKSB) kepada para anak didik dari Warga Ring 1 Baturaja. Seluruh total bantuan dan santunan yang diberikan sebesar Rp. 553.750.000.-.

Selain itu, SMBR juga memberikan penghargaan Setia Kerja kepada 31 Karyawan/ti. Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas masa bakti karyawan yang telah bekerja selama 10 tahun.

Tak hanya itu, adapun acara Bedah Buku Sejarah SMBR yang sebelumnya telah sukses melaksanakan Soft Launching Buku Sejarah SMBR pada tanggal 28 Oktober 2023 yang lalu di Jakarta. pada acara tersebut menghadirkan narasumber yang terlibat langsung dalam peristiwa – peristiwa awal mula terbentuknya kisah perjalanan SMBR diantaranya Iwa Kartiwa selaku Karyawan SMBR dengan NIK (Nomor Identitas Karyawan) 001 dan Iwan Bestari dengan NIK 002.

Iwa Kartiwa mengisahkan perjalanan saat SMBR pernah mengalami fase sulit ditengah kondisi pembangunan pabrik. Sejak awal didirikan November 1974, masalah sudah menghampiri, proses birokrasi yang berbelit-belit serta keadaan saat itu di mana kurs rupiah tengah ter-devaluasi cukup hebat lantaran kebijakan KNOP 15 yang dijalankan pemerintah Orde Baru.

“Fenomena Yendaka mengakibatkan proses pembangunan pabrik Semen Baturaja tersendat, sebab pada tahap konstruksi dibutuhkan bahan baku impor, devaluasi membuat rencana pembangunan pabrik itu lebih mahal dan berisiko macet,” katanya.

Selanjutnya Karyawan ber-NIK 002 Iwan Bestari menambahkan sejak awal perencanaannya, PTSB (yang sekarang ini dinamakan SMBR) didesain untuk pembangunan pabrik di tiga kawasan, yakni Baturaja, Palembang dan Panjang (Lampung).

“Hanya saja, untuk pembangunan pabrik di kawasan Baturaja memang membutuhkan perhatian berbeda dibanding dua pabrik lainnya di Palembang dan Panjang. Karena di Baturaja para perintis itu harus membabat alas, maklum kawasan itu masih berupa hutan belukar dengan berbagai binatang buas di dalamnya,” ungkap Iwan.

Kisah perjalanan SMBR dirangkum dalam satu buku yang memuat 364 halaman ini, penulis dan tim penyusun telah mewawancarai lebih dari 30 narasumber, baik dari jajaran direksi lintas generasi, mantan karyawan, komisaris, stakeholder dan lapisan masyarakat.

Tokoh-tokoh beken yang diwawancarai antara lain Tokoh Nasional Azwar Anas, mantan Direktur dan pendiri SMBR. Mantan Anggota DPR/RI Marzuki Alie, Pamudji Rahardjo Direktur Utama yang berhasil membawa SMBR melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga Daconi Khotob yang membawa perusahaan di masa transisi ke SIG.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menyebutkan buku sejarah ini menandakan usia SMBR telah masuk setengah abad. Kisah ini bukan hanya sekedar dokumentasi melainkan sebagai bentuk penghargaan daan penghormatan bagi para pelopor berdirinya SMBR.

Sekilas Kinerja SMBR, sampai dengan triwulan III tahun 2023, kinerja keuangan SMBR sangat baik, dimana pendapatan 10% lebih tinggi berbanding tahun lalu dan Laba bersih mencapai Rp54 Miliar atau meningkat 25% berbanding tahun lalu. Kinerja keuangan yang baik tentu saja ditunjang oleh kinerja pemasaran, dimana volume penjualan semen meningkat 9% dibandingkan tahun lalu, penjualan white clay berhasil dicapai sama dengan pencapaian tahun lalu. Dengan peningkatan penjualan tersebut, Perseroan berhasil meningkatkan market share sebesar 1% di wilayah Sumbagsel.(*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Sari Pacific, Jakarta, pada Rabu (8/11) dengan agenda Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

Pemegang saham menyetujui pengunduran diri Franciscus M.A. Sibarani sebagai Komisaris Utama. RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Daconi Khotob sebagai Direktur Utama.

Selanjutnya, dalam keputusan rapat, pemegang saham mengangkat Alex Iskandar Munaf sebagai Komisaris Utama dan Inosentius Samsul sebagai Komisaris. Dalam RUPSLB mengangkat Suherman Yahya yang sebelumnya Direktur (Fungsi Operasi) menjadi Direktur Utama dan mengangkat Muhammad Syafitri menjadi Direktur (Fungsi Operasi).

Dalam sambutannya Daconi Khotob mengucapkan rasa terima kasih kepada setiap insan SMBR yang telah bekerjasama selama 7 tahun terakhir. “Saya berharap yang terbaik untuk SMBR dimasa yang akan datang dengan jajaran pengurus yang baru, semoga SMBR semakin maju semakin jaya dan semakin sukses, saya juga berharap agar kesejahteraan karyawan semakin meningkat,” ujarnya.

Dengan keputusan tersebut, maka susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseoan menjadi sebagai berikut :

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama/Independen : Alex Iskandar Munaf
Komisaris Independen : Chowadja Sanova
Komisaris : Inosentius Samsul
Komisaris : Hadi Daryanto Direksi:

Direktur Utama : Suherman Yahya
Direktur (Fungsi Operasi) : Muhammad Syafitri
Direktur (Fungsi Keuangan dan SDM) : Rahmat Hidayat

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil meraih penghargaan ‘Gold Rank’ dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRAT) Tahun 2023 yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta pada Senin (6/11). Penghargaan ini diterima langsung oleh Vice President of Corporate Secretary SMBR Basthony Santri.

Penghargaan ASRRAT merupakan ajang penilaian kualitas laporan keberlanjutan atau sustainability report yang didasarkan pada standar Global ReportingInitiative (GRI). Penilaian dilakukan oleh para assessor yang berkompeten (Certified SR Specialist). Penghargaan ini diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) dan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP) yang diikuti oleh perusahaan dalam dan luar negeri.

VP of Corporate Secretary SMBR Basthony Santri mengatakan penghargaan ini merupakan kali kedua bagi SMBR, pada tahun sebelumnya SMBR juga meraih penghargaan yang sama. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen SMBR dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang secara konsisten terus di implementasikan melalui berbagai inovasi yang dijalankan setiap tahunnya.

“Apresiasi ini tentunya mendorong SMBR untuk selalu meningkatkan prinsip SDGs (Sustainable Development Goals) serta kinerja ESG (Environment, Social, Governance) di dalam setiap kegiatan operasional, hal ini sejalan untuk mewujudkan visi perusahaan Menjadi Green Cement Based Building Material Company terdepan di Indonesia,” pungkas Basthony.”

Ia menambahkan SMBR menjalankan komitmen tersebut dengan merilis laporan berkelanjutan yang digunakan untuk menilai pencapaian program yang telah dilaksanakan dalam berbagai aspek berkelanjutan diantaranya aspek lingkungan, sosial ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga perusahaan dapat memberikan dampak yang lebih besar dan melalukan evaluasi serta peningkatan secara komprehensif kedepannya untuk memperkuat kinerja perusahaan semakin positif.

“Program yang telah SMBR lakukan diantaranya program Gerakan Pelestarian Lingkungan yang meliputi penurunan emisi karbon, efisiensi pemakaian air, pengelolaan limbah B3 dan melaksanakan sistem 4R (Reduce, Recycle, Reuse, Recovery) serta perlindungan keanekaragaman hayati, lalu penerapan tata kelola yang baik serta pemberdayaan masyarakat melalui Program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan),” pungkas Basthony. (*)

JAKARTA – Hampir memasuki usia keemasan, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) baru saja mengadakan Soft Launching Buku SejarahSMBRpada Selasa (24/10) di Hotel Bidakara, Jakarta. Acara peluncuran buku ini juga bersamaan dengan Public Expose SMBR Tahun 2023 di dalam satu rangkaian acara yang sama.

Peluncuran buku ini dihadiri oleh Komisaris dan Direksi SMBR diantaranya Komisaris Independen Chowadja Sanova, Komisaris Hadi Daryanto yang hadir via Online lalu Direktur Utama Daconi Khotob, Direktur Fungsi Keuangan & SDM Rahmat Hidayat, Direktur Fungsi Operasi Suherman Yahya dan didampingi oleh Vice President of Corporate Secretary Bashtony Santri beserta Tim Penyusun Buku Sejarah SMBR.

Singkat cerita, buku yang diberi judul “Sang Tiga Gajah: Merayakan Sejarah, Melanjutkan Kisah” yang mengkisahkan tentang sejarah kolosal sebuah pabrik semen yang didirikan di Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Bagaimana sebuah pabrik yang bahan baku, dan pengolahannya hingga menjadi klinker berada di Baturaja. Namun juga memiliki grinding plant dan packaging plant di Kota Palembang dan Bandar Lampung.

Ide awal pembangunan pabrik yang berada di tiga lokasi ini terbilang unik. Pembangunan pabrik semen yang berada di Baturaja dimaksudkan agar memanfaatkan jalur kereta api untuk pendistribusiannya. Oleh pemerintah, SMBR memang dibangun untuk memenuhi kebutuhan semen di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Dalam perjalanannya, SMBR sudah mengalami fase yang sulit. Pembangunan pabrik sempat tertunda lantaran situasi ekonomi dalam negeri yang tidak menentu. Pembangunan pabrik sempat tersendat, imbas dari krisis dan situasi global di akhir 1970an. Pada tahun 1998, SMBR sempat akan dilego ke pihak asing, di buku ini diceritakan detail bagaimana jajaran manajemen waktu itu berhasil menyelamatkan aset perusahaan dari ‘rumah sakit’ bernama BPPN dan cengkraman pihak asing.

Pada 28 Juni 2013, SMBR juga berhasil mencatatkan saham perdananya ke Bursa Efek sehingga berstatus perusahaan terbuka. Hingga pada akhirnya, di tahun 2022, SMBR sebagai perusahaan BUMN diintergrasikan ke dalam ekosistem besar Industri Semen dan tergabung dalam SIG. Perjalanan selama hampir setengah abad SMBR terangkum dalam buku ini.

Untuk merangkum Sejarah setengah abad dalam satu buku yang memuat 364 halaman ini, penulis dan tim penyusun telah mewawancarai lebih dari 30 narasumber, baik dari jajaran direksi lintas generasi, mantan karyawan, komisaris, stakeholder dan lapisan masyarakat.

Tokoh-tokoh beken yang diwawancarai antara lain Tokoh Nasional Azwar Anas, mantan Direktur dan pendiri SMBR. Mantan Anggota DPR/RI Marzuki Alie, Pamudji Rahardjo Direktur Utama yang berhasil membawa SMBR melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga Daconi Khotob yang membawa perusahaan di masa transisi ke SIG.

“Sang Tiga Gajah adalah julukan yang merujuk kepada tiga tempat lokasi operasional SMBR yang berdiri tegak seperti gajah – gajah yang Kokoh dan Tahan Lamo sesuai tagline SMBR. Buku ini merupakan saksi sejarah, pencapaian, dan peran strategis serta kontribusi SMBR dalam pembangunan infrastruktur dan perekonomian nasional, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan,” ungkap Daconi dalam sambutannya.

Ia menyebutkan dengan peluncuran buku sejarah ini menandakan usia SMBR telah masuk setengah abad. Kisah ini bukan hanya sekedar dokumentasi melainkan sebagai bentuk penghargaan daan penghormatan bagi para pelopor berdirinya SMBR.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tinggi kepada semua pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam pembuatan buku sejarah ini. kami mengharapkan semua masyarakat luas untuk dapat menjelajahi isi buku sejarah ini, yang berisikan wawasan, informasi, dan sejarah berdirinya SMBR sebagai sumber motivasi dan gagasan inovatif untuk mencapai tujuan bersama” tutupnya. (*)