PALEMBANG –  Setelah berintegrasi, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) menggelar Town Hall Meeting yang berlangsung di Kantor Pusat SMBR Kota Palembang secara hybrid pada Selasa (7/2). Hadir dalam kesempatan itu jajaran Direksi SIG, antara lain Direktur Supply Chain SIG Adi Munandir, Direktur Produksi Yosviandri, Direktur Bisnis dan Pemasaran Aulia Mulki Oemar, serta Direktur SDM dan Umum Agung Wiharto.

Direktur Utama SIG Donny Arsal serta Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Andriano Hosny Panangian mengikuti jalannya acara secara online. Sementara Direksi SMBR hadir lengkap, yaitu Direktur Utama Daconi Khotob, Direktur (Fungsi Operasi) Suherman Yahya, dan Direktur (Fungsi Keuangan dan SDM) Tubagus M Dharury.

Town Hall Meeting diisi dengan pengenalan BOD SIG kepada manajemen dan para karyawan SMBR, paparan program SIG dalam menghadapi tantangan bisnis ke depan , dan diakhiri dengan tanya jawab.

Dirut SMBR Daconi Khotob mengatakan, bergabung dengan SIG merupakan kesempatan emas yang sudah lama ditunggu-tunggu. Karena pihaknya yakin SMBR akan semakin berkembang setelah menjadi keluarga besar SIG. “Town hall meeting ini bertujuan agar insan SMBR mendapat insight tentang informasi terbaru serta rencana sinergi ke depan,” katanya.

Selanjutnya Daconi mengungkapkan tiga keunggulan SMBR yang diharapkan bisa dimanfaatkan secara maksimal setelah bersinergi dengan SIG. Pertama Semen Baturaja berada di tengah-tengah lumbung energi, tepatnya batu bara. “Mungkin kita satu-satunya perusahaan semen yang dikelilingi sumber batubara. Dampak positifnya, biaya energi menjadi rendah. Terutama batu bara,” sebutnya.

Pada kesempatan sama, Dirut SIG Donny Arsal mengatakan tahun 2022 merupakan tahun penuh tantangan bagi perusahaan. Di samping biaya energi—terutama batu bara—yang naik, pasar domestik juga mengalami kelebihan pasokan hingga hampir 100 persen. Situasi pasar kian menantang menyusul masuknya dua pemain baru. “Saya memberikan apresiasi kepada manajemen. Meskipun kondisi berat, tapi alhamdulillahj kinerja kita lebih bagus dibanding tahun lalu,” beber Donny saat memberikan sambutan secara virtual.

Menurutnya, sinergi SIG-SMBR diharapkan bisa menghasilkan keunggulan-keunggulan baru yang pada akhirnya mendongkrak kinerja perusahaan. “Market coverage yang lebih baik, serta biaya produksi yang lebih efisien. Sinergi ini diharapkan juga bisa memberikan benefit kepada seluruh stakeholder, termasuk karyawan,” sebut Donny Arsal.{}

Palembang – Mempertahankan kemitraan strategis dengan para stakeholder, Direksi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) melakukan audiensi dengan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru pada Rabu (1/2) yang bertempat di Ruang Tamu Kantor Gubernur, Kota Palembang.

Dihadiri oleh Direktur Utama SMBR Daconi Khotob bersama Direktur SMBR Suherman Yahya serta didampingi oleh VP Corporate Secretary SMBR Doddy Irawan dan SM Secretarial & Stakeholder SMBR M. Mu’ammar Syah Reza. Selain itu, turut hadir Asisten II Pemprov Sumsel Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Dharma Budhy. Daconi Khotob menjelaskan bahwa audiensi ini dalam rangka silahturahmi pasca integrasi SMBR ke SIG. 

Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengungkapkan sinergi yang harmonis antara pemerintah provinsi dan BUMN diperlukan agar pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga dengan baik dan tetap menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumsel. Saya juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang telah dilakukan oleh SMBR selama ini, “Jelas Gubernur Sumsel. 

Selanjutnya Daconi Khotob menyampaikan bahwa SMBR resmi bergabung ke SIG yang ditandai dengan Penandatanganan Akte Inbreng pada tanggal 19 Desember 2022 lalu dan melaporkan Hasil RUPSLB pada tanggal 24 Januari 2023. Integrasi ini memperkuat posisi industri semen pelat merah di wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel). 

Daconi Khotob juga mengungkapkan, sepanjang tahun 2022, kinerja Semen Baturaja meningkat dari tahun sebelumnya. Hal ini karena berkat dukungan Pemda dalam pembangunan dan perizinin bagi perusahaan, Semoga kerjasama ini dapat terus terjalin untuk pembangunan Sumsel kedepannya.” cetusnya. 

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan akan terus mendukung pengembangan SMBR. Pasalnya, perusahaan tersebut adalah perusahaan kebanggan masyarakat OKU Raya (OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan) serta Sumsel pada umumnya.

“Ini sangat bersejarah sehingga harus tetap kita dukung agar SMBR ini menjadi perusahaan kebanggaan masyarakat Sumsel dan jangan sampai merek Semen Baturaja jadi hilang,” kata Gubernur Sumsel.

Jakarta – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) turut berpartisipasi dalam kegiatan Bazar UMKM untuk Indonesia 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN pada 26 – 29 Januari 2023 di Gedung Sarinah, Jakarta, dengan menghadirkan 32 jenis produk dari 14 UMKM yang mengembangkan usaha di bidang kuliner, kriya, hingga fesyen dan kecantikan.

Senior Manager CSR SMBR, Gili Aprial Braja mengatakan 32 jenis produk UMKM yang dihadirkan itu diproduksi oleh UMKM binaan Rumah BUMN Baturaja. Tidak hanya memenuhi kriteria, seluruh produk tersebut juga telah behasil melewati kurasi ketat, baik dari sisi kualitas maupun packaging.

“hingga Mei 2022, Rumah BUMN Baturaja telah memiliki sebanyak 261 UMKM binaan yang berasal dari Kabupaten OKU,” tambah Gili.

Selain itu, ada juga produk madu Beeyond Honey yang dikelola oleh binaan Rumah BUMN Baturaja. Madu Beeyond Honey diproduksi oleh lebah Trigona. Jenis lebah ini merupakan spesis primitif yang hanya menghasilkan sedikit madu tetapi kualitasnya merupakan yang terbaik karena mengandung bee pollen paling tinggi. Budidaya madu ini dilakukan di lahan reklamasi pasca tambang SMBR yang pengelolaannya dilakukan oleh UMKM binaan.

Di Rumah BUMN Baturaja, para pelaku UMKM tidak hanya diberikan bantuan pendanaan, tetapi juga mendapatkan bantuan dalam proses perizinan, beragam pelatihan sesuai dengan bidangnya masing-masing, packaging dan pemasaran produk, hingga yang terbaru adalah bantuan untuk sertifikasi halal.

“Sebagai bukti atas keberpihakan terhadap pengembangan UMKM, Rumah BUMN Baturaja berhasil meraih penghargaan Rumah BUMN Terinspiratif pada ajang penghargaan BUMN Award 2018,” tutup Gili.

“Kami senang dapat berkolaborasi dengan SIG dalam menyukseskan kegiatan Bazar UMKM untuk Indonesia 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN. Ini merupakan komitmen dan upaya kami mendorong UMKM binaan agar dapat berkembang dan terus bertumbuh,” tutup Gili.{}

Jakarta, 24 Januari 2023 – Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) yang dilaksanakan di Hotel Sari Pacific Jakarta (24/01).

Rapat yang dilaksanakan ini berlangsung secara tatap muka di Istana Ballroom Hotel Sari Pacific dan secara elektronik menggunakan fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (system eASY KSEI). Pada RUPSLB ini mengagendakan 2 (dua) mata acara utama yaitu perubahan Anggaran Dasar Perseroan dan Perubahan Pengurus Perseroan.

RUPSLB yang dimulai pukul 14.35 WIB tersebut dihadiri oleh para pemegang saham mayoritas dan minoritas. Acara dibuka oleh Komisaris Utama Franky Sibarani dan dilanjutkan dengan pembahasan mata acara pertama, perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Perubahan Anggaran Dasar Perseroan didasari atas bergabungnya SMBR dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam holding subklaster semen. Akhir tahun 2022 menjadi milestone bersejarah bagi SMBR, di mana proses integrasi SMBR ke SIG berhasil diselesaikan dan telah melengkapi seluruh tahapan pembentukan holding BUMN Sub klaster semen yang ditandai dengan penandatanganan Akta Perjanjian Pengalihan Saham pada tanggal 19 Desember 2022 antara Negara Republik Indonesia dan SIG. Dimana sebanyak 7.499.999.999 (tujuh miliar empat ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan) Saham Seri B milik Negara RI di SMBR beralih kepemilikannya kepada SIG, sehingga status SMBR berubah menjadi Non-Persero dan menjadi salah satu anak perusahaan SIG.

Negara Republik Indonesia masih memegang 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna, SIG memiliki sebanyak 7.499.999.999 Saham Seri B dan Masyarakat memiliki sebanyak 2.432.534.336 Saham Seri B. Selain perubahan nama, RUPSLB juga memutuskan perubahan beberapa  pasal dalam anggaran dasar Perseroan, antara lain terkait modal, saham, tugas, wewenang dan kewajiban direksi, rapat direksi, rencana kerja dan anggaran tahunan, dan pasal lainnya yang mengatur anggaran dasar.

Pada mata acara kedua terdapat perubahan Susunan Pengurus Perseroan. Memberhentikan dengan hormat anggota Dewan Komisaris yaitu Komisaris Independen Darusman Mawardi dan Komisaris Oke Nurwan dan mengangkat Hadi Daryanto sebagai Komisaris Perseroan.

Selain itu, RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat anggota Direksi SMBR yaitu Direktur Pemasaran, Mukhamad Saifudin dan Direktur Umum & SDM, Gatot Mardiana. Selanjutnya terdapat perubahan nomenklatur Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menjadi Direktur (Fungsi Keuangan dan SDM), Direktur Produksi dan Pengembangan menjadi Direktur (Fungsi Operasi Perseroan), sehingga susunan kepengurusan pun berubah menjadi sebagai berikut :

Berikut susunan Dewan Komisaris SMBR terkini :

Komisaris Utama                                                        : Franciscus M.A Sibarani

Komisaris Independen                                                : Chowadja Sanova

Komisaris                                                                    : Hadi Daryanto

Berikut susunan Direksi Semen Baturaja terkini :

Direktur Utama                                                            : Daconi Khotob

Direktur (Fungsi Keuangan dan SDM Perseroan)     : Tubagus Muhammad Dharury

Direktur (Fungsi Operasi Perseroan)                         : Suherman Yahya

Sedikit menggambarkan kinerja pada tahun 2022, ditengah penurunan demand di wilayah Sumatera terutama Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang merupakan wilayah pasar basis, SMBR mampu meningkatkan volume penjualan semen sebesar 4% sehingga pangsa pasar SMBR di Sumbagsel menjadi 34% atau tumbuh 3%. Pertumbuhan kinerja tersebut tidak terlepas dari konsistensi Manajemen SMBR dalam menerapkan inisiatif strategis seperti memperkuat posisi pasar, cost leadership melalui program SMBRGO45 dan upaya peningkatan kompetensi karyawan.{}

Pembentukan Holding (holdingisasi) BUMN sektoral merupakan bagian perencanaan strategis pemerintah dalam mengoptimalkan peran BUMN sebagai agent of development atau garda terdepan dalam inisiatif-inisiatif pemerintah. Holdingisasi sektoral dilakukan melalui restrukturisasi BUMN dengan cara pemetaan secara lebih tajam dan regrouping/konsolidasi untuk mencapai jumlah dan skala usaha BUMN yang lebih ideal. Restrukturisasi pengelolaan BUMN termasuk anak perusahaannya dilakukan agar fokus pada core business sehingga kinerja lebih optimal dan terciptanya iklim usaha yang lebih kondusif pada sektor swasta.

Akhir tahun 2022 mencatatkan momen bersejarah yang melengkapi seluruh tahapan pembentukan holding BUMN Sub klaster semen, integrasi Semen Baturaja (SMBR) dalam holding SIG. BUMN Sub klaster semen tercatat sebagai holding BUMN yang pertama kali dibentuk sejak tahun 1995 melalui konsolidasi Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa. Holdingisasi BUMN klaster semen dilanjutkan dengan pembentukan strategic holding company Semen Indonesia (SIG) pada tanggal 7 Januari 2013. Integrasi SMBR merupakan salah satu milestone penting dari keseluruhan rencana transformasi BUMN untuk streamlining dan clustering Sub Klaster semen.

Semen Baturaja didirikan pada tanggal 14 November 1974 dengan kepemilikan saham oleh Semen Gresik dan Semen Padang. SMBR terus mengalami perkembangan dan menjadi Perseroan terbuka pada tanggal 14 Maret 2013. Selama hampir setengah abad, SMBR telah menjadi kebanggaan masyarakat Sumatra Selatan. Produk SMBR telah digunakan dalam proyek-proyek strategis nasional, salah satunya adalah mahakarya Light Rail Transit (LRT) Palembang, jalan tol Palembang-Indralaya, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumsel 8, dan banyak lainnya

Direktur SIG Donny Arsal menegaskan bahwa SMBR adalah kekuatan di Sumatra Bagian Selatan. Integrasi Semen Baturaja ke SIG memiliki potensi sinergi yang sangat besar untuk mendukung posisi dan melengkapi footprint BUMN Sub Klaster Semen, khususnya di wilayah Sumatra yang merupakan pasar domestik terbesar kedua, memenangkan persaingan ketat dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan Negara, serta memantapkan langkah SIG untuk menjadi perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di regional.

Semen Baturaja telah bergabung dalam holding dengan menjadi anak perusahaan SIG melalui penambahan modal negara berupa inbreng pada SIG berdasarkan PP 72/2016 dengan mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Menurut Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo dalam Penandatanganan Akta Inbreng saham SMBR ke dalam saham SIG pada tanggal 19 Desember 2022 lalu, BUMN Sub Klaster Semen akan mendorong pemulihan industri semen dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun ke depan melalui inovasi, optimalisasi dan efisiensi untuk mengatasi beban biaya, menjaga struktur biaya dan konsistensi EBITDA.

Mekanisme HMETD ini juga memberikan tambahan modal dari masyarakat/publik yang ikut serta dalam pembeliaan HMETD melalui right issue. Seluruh proses right issue telah sukses dilaksanakan pada tanggal 28 Desember 2022 dengan total pemesanan mencapai 96,9% dari keseluruhan transaksi. Penyerapan rights issue ini menunjukkan tingginya minat dan partisipasi pemegang saham publik dan tingkat kepercayaan terhadap BUMN.

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa aksi korporasi dalam bentuk rights Issue dimaksudkan untuk menjaga permodalan BUMN agar tidak bergantung terlalu besar pada hutang. Strategi ini penting untuk mendorong potensi perluasan bisnis BUMN ke depan. Penambahan modal ditujukan bagi BUMN dengan industri yang memiliki prospek dan potensi baik ke depan.

Di tengah pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19, momentum integrasi ini diharapkan dapat membantu mewujudkan agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, yaitu memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas melalui pertumbuhan ekspor non-migas dan memperkuat infrasatruktur pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar dengan memastikan kelancaran penyediaan dan distribusi pasokan semen yang memadai untuk pembangunan bangsa yang lebih baik dan berkelanjutan.

PALEMBANG – Akhir tahun 2022 ditutup dengan berita positif untuk PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR). Setelah resmi transaksi penandatanganan akta inbreng pada Senin (19/12) antara Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Utama SIG, Donny Arsal, SMBR telah resmi bergabung dengan Semen Indonesia Group.

Direktur Utama SMBR Daconi Khotob melihat adanya value creation yang didapatkan melalui integrasi dengan SIG. Keberadaan SMBR dirasa mampu memperkuat dan mengisi pasar di wilayah Sumbagsel.

“Kedekatan perseroan dengan wilayah pasar ini menciptakan efisiensi, sehingga kami siap bersama-sama dengan SIG untuk mencapai target mendatang.” ujarnya.

Integrasi ini juga menciptakan efisiensi pada sistem procurement di industri semen. Pasalnya, peralatan yang dipakai untuk kebanyakan pabrik semen menyerupai satu sama lain. Sehingga dengan adanya penyatuan dalam sistem order akan memberikan posisi tawar yang lebih baik secara grup.

Dari sisi produksi, SMBR dan SIG dapat melakukan benchmark untuk pengoptimalan bahan klinker yang lebih sedikit dan efektif. Hal ini juga membawa dampak positif untuk kedua belah pihak. Volume produksi semen dapat meningkat dengan tetap menerapkan efisiensi.

Melalui integrasi antara SMBR dan SIG membawa dampak positif bagi keduanya. Langkah besar ini memperkuat posisi BUMN Sub Klaster Semen untuk menghadapi pasar yang kompetitif. Kekuatan SMBR di pasar Sumbagsel menjadi potensi yang sangat besar untuk memantapkan penguasaan pasar domestik terbesar kedua di wilayah Sumatera.

“Selain itu potensi penciptaan nilai atau value creation di bidang pengembangan SDM tentunya juga akan mendongkrak pertumbuhan kinerja SMBR dan group,” imbuhnya.

SMBR mencatatkan peningkatan pendapatan naik 9% yoy, dilanjutkan dengan laba bersih Perseroan naik 160% pada sampai dengan Q3 2022 dibandingkan Q3 2021. Ini membuktikan jika SMBR masih menunjukan kinerja positifnya di tahun 2022, ditengah kondisi industri semen masih dibarengi dengan kenaikan batubara serta kenaikan biaya logistik yang memiliki dampak peningkatan biaya operasi perusahaan.

Perseroan optimis dapat menutup tahun 2022 dengan kinerja yang positif. Hal ini tidak lepas dari kerjasama dan kerja keras seluruh jajaran manajemen dan karyawan yang telah melakukan usaha terbaiknya.

Berita menggembirakan lainnya pada tahun 2022, SMBR menerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat, dimana SMBR telah mendapatkan hasil sebagai perusahaan dengan kategori “Informatif”. Hal ini merupakan capaian yang luar biasa dengan penghargaan tertinggi Informatif bersama 19 BUMN lainnya dalam penilaian Monev Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2022.

“Transformasi perusahaan perlu dilakukan. Kami optimis di tahun 2023 akan mampu mencapai target yang melebihi target tahun ini dengan kerjasama dan kerja cerdas dari manajemen dan karyawan. Bersama dengan SIG, SMBR siap bertindak beda dan melebihi jangkauan” pungkasnya.

JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi melakukan inbreng saham dengan mengalihkan saham Negara Republik Indonesia (“Negara RI”) sejumlah 7.499.999.999 saham Seri B dengan nilai seluruhnya sebesar Rp2.848.672.369.646 atau mewakili 75,51% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Semen Baturaja ke dalam saham SIG, sebagai kelanjutan Program Integrasi BUMN Sub Klaster Semen melalui proses Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Penandatanganan Akta Inbreng dilakukan oleh Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Utama SIG, Donny Arsal, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (19/12/2022). Transaksi inbreng saham ini tidak mengubah porsi kepemilikan Negara RI atas saham pengendali di SIG. Negara RI juga tetap memiliki 1 saham Seri A Dwiwarna di Semen Baturaja.

Direktur Utama SIG, Donny Arsal mengatakan, integrasi Semen Baturaja ke SIG merupakan langkah besar untuk memperkuat posisi BUMN Sub Klaster Semen dalam menghadapi tantangan pasar yang  kompetitif. Hingga saat ini, SIG telah terbukti mampu menciptakan nilai atas sinergi dari berbagai entitas di dalam grup sehingga menjadi competitive advantage dalam persaingan di industri semen.

“Semen Baturaja adalah kekuatan di Sumatra Bagian Selatan. Integrasi Semen Baturaja ke SIG memiliki potensi sinergi yang sangat besar untuk mendukung posisi dan melengkapi footprint BUMN Sub Klaster Semen, khususnya di wilayah Sumatra yang merupakan pasar domestik terbesar kedua, memenangkan persaingan ketat dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan Negara, serta memantapkan langkah SIG untuk menjadi perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di regional,” kata Donny Arsal.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, hari ini kita menyelesaikan salah satu milestone penting dari keseluruhan rencana transformasi BUMN untuk streamlining dan clustering Sub Klaster semen. Sebagai sektor strategis, kita ingin mendorong BUMN Sub Klaster Semen sebagai penggerak industri semen yang berkelanjutan melalui optimalisasi distribusi, pemasaran, dan efisiensi produksi yang terkoordinasi secara regional dan nasional.

“Indonesia memiliki proyeksi pertumbuhan ekonomi 2023 yang paling sehat pada kisaran 4,5-5%, dimana pada kuartal IV tahun ini daya beli masyarakat berjalan cukup cepat. Pada tahun 2023 juga akan menjadi momen realisasi pembangunan IKN sebagai katalis infrastruktur dan properti, serta berkontribusi pada pemulihan ekonomi. Kita berharap dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun, industri semen pun segera pulih melalui inovasi, optimalisasi dan efisiensi untuk mengatasi beban biaya, menjaga struktur biaya dan konsistensi EBITDA”, ujar Kartika Wirjoatmodjo.{}

JAKARTA – Penilaian Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2022 telah diumumkan. PT Semen Baturaja (Persero) Tbk berhasil meraih hasil “Informatif” yang diumumkan pada acara Anugerah Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Badan Publik (BP) tahun 2022 oleh Komisi Informasi Pusat (KI Pusat)

Direktur Utama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Daconi Khotob, hadir secara langsung untuk menerima penghargaan Badan Publik Informatif dengan hasil nilai 91,70. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Samrotujannah Ismail Komisioner Ketua Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi Komisi Informasi Pusat RI di Hotel Atria Gading Serpong Tangerang, Rabu (14/12/2022).

“Apresiasi ini diberikan kepada tim PPID SMBR yang telah memberikan capaian luar biasa dengan penghargaan tertinggi Informatif dalam Penilaian Monev Keterbukaan Informasi Publik tahun ini.” Ujar Daconi.

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk pada tahun 2020 telah memulai dalam penilaian Monev Keterbukaan Informasi yang diinisasi oleh Komisi Informasi Pusat. Hasil penilaiannya Tidak Informatif dengan nilai 28.35. Tahun 2021 Perseroan memulai melakukan perubahan dan evaluasi, tapi masih disayangkan, SMBR mendapatkan hasil Kurang Informatif dengan nilai 58.87.

Pada tahun ini, Manajemen fokus mengaplikasikan standar pelayanan informasi public sesuai dengan UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Ada 5 (lima) tingkatan hasil Monev KIP antara lain Informatif, Menuju Informatif, Cukup Informatif, Kurang Informatif dan Tidak Informatif.

Dengan usaha yang maksimal dan memberikan kepercayaan kepada para stakeholder dan masayarakat untuk menjadi Badan Publik Terbuka, SMBR berhasil naik tingkat menjadi Badan Publik Informatif Bersama 19 BUMN lainnya yang ada dalam tingkatan tersebut.

“Ini menjadi komitmen kita sebagai Perusahaan untuk memberikan pelayanan informasi dan dokumentasi sesuai dengan standar pelayanan informasi public.” Tambahnya.

Penanggungjawab (PJ) Monev KI Pusat Handoko Agung Saputro menyampaikan bahwa terjadi peningkatan signifikan terhadap pelaksanaan Anugerah Monev tahun 2022, karena terdapat 122 BP berhasil menjadi Informatif dari tujuh kategori BP. “Capaian BP Informatif sebanyak seratus duapuluh dua itu telah melampaui target rencana pembangunan jangka menengah nasional dari Bappenas, yakni sebanyak sembilanpuluh delapan BP Informatif,” katanya menjelaskan.

Berdasarkan penilaian Monev 2022 masih terdapat Badan Publik yang tidak mencapai predikat informatif, yaitu Kurang Informatif’ sebanyak 29 Badan Publik, ‘Cukup Informatif’ 24 Badan Publik, dan ‘Menuju Informatif’ 39 Badan Publik.

Untuk penerima Badan Publik Informatif Terbaik dalam tiap kategorinya, penghargaan diberikan langsung oleh Menkopolhukam Mahfud MD mewakili Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin yaitu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kementerian Pertanian, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), PT. Kereta Api Indonesia (KAI) dan Universitas Negeri Malang.{}


CIANJUR – Bekerjasama dengan Serikat Karyawan Semen Baturaja (SKSB) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) Kembali salurkan bantuan untuk Korban Bencana Gempa Cianjur.

Dana dan Zakat Karyawan yang telah terkumpul diserahkan kepada BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan sebagai bantuan kemanusiaan untuk para korban bencana Gempa Cianjur. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Tim BAZNAS Respon Bencana Gempa Bumi Kabupaten Cianjur pada Selasa (6/12) di tempat.

Bantuan ini merupakan bentuk komitmen SMBR melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) untuk terus hadir bersama masyarakat yang terkena bencana. Semoga bantuan yang diterima bermanfaat dan dapat meringankan beban bagi para korban.{}