BATURAJA – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) melalui program TJSL menyalurkan bantuan berupa 200 Paket sembako kepada korban bencana banjir di Kabupaten OKU. Bencana Banjir ini terjadi pada Hari Kamis (9/6) di Kabupaten OKU.

Penyerahan bantuan ini diberikan secara simbolis oleh Dept. Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR kepada Dinas Sosial Kabupaten OKU pada Selasa (15/6). SMBR memberikan bantuan 200 paket sembako senilai Rp.10.000.000,-

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian SMBR terhadap korban yang terdampak bencana. Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat bagi warga yang terkena bencana.{}

PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) sukses meraih capaian skor sangat memuaskan hingga 99,87% dalam pemenuhan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari 8 produk yang didaftarkan melalui Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian.

Ada delapan produk SMBR yang telah tersertifikat TKDN diantaranya, White Clay (skor 99,87%), Klinker (skor 97,62%), OPC Tipe V Curah (skor 92,78%), OPC Tipe I Curah (skor 92,59%), Semen PCC Curah (skor 92,06%), OPC Tipe II Curah (skor 91,08%), OPC Tipe I Zak 50 Kg (skor 83,91%), dan Semen PCC Zak 50 Kg (skor 81,01%).

Dalam mendukung upaya pemerintah untuk memperkuat kemajuan industri dan produk-produk dalam negeri, SMBR sebagai salah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah memberikan konsistensi produk dengan capaian skor TKDN sangat memuaskan.

“Peningkatan penggunaan TKDN ini diharapkan mampu mengakselerasi tingkat produktivitas nasional demi mendukung pemulihan ekonomi pasca Covid 19.” Ujar Daconi Direktur Utama SMBR.

Sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi, Perseroan berkomitmen penuh untuk membangun dan mendukung industri dalam negeri.

BUMN sendiri diharapkan menjadi pelopor peningkatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri yang telah menjadi prioritas pemerintah ke depan. Sesuai dengan target pemerintah terkait peningkatan TKDN dalam RJPMN pada tahun 2020 sebesar 43,3% naik menjadi 50% pada tahun 2024.

“Kami juga telah memberikan sosialisasi tentang TKDN kepada seluruh karyawan dalam optimalisasi P3DN BUMN dengan harapan skor TKDN di SMBR mampu meningkat lebih baik lagi.”pungkasnya.{}

PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) Menandatangani Kerjasama (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan tentang Penanganan Permasalahan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara di Kantor Pusat SMBR, Palembang pada Kamis (16/06).

Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan oleh Direktur Utama SMBR Daconi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Drs. Muhammad Naim, S.H. yang didampingi dan disaksikan langsung oleh Direktur Umum dan SDM SMBR Gatot Mardiana, Direktur Produksi dan Pengembangan SMBR Suherman Yahya sekaligus beserta Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Pipuk Firman Priyadi, S.H., M.H., Asisten Pengawasan Raja Ulung Padang, S.H., M.H., Asisten Pidana Umum Sutikno, S.H., M.H., Kabag Tata Usaha Tatang Darmi, SH, Koordinator Bidang Datung Nurmajayani, S.H., M.H. dan Para Kasi di Bidang Datun Kejati Sumsel.

Dalam sambutannya, Direktur Utama SMBR Daconi mengatakan MoU dengan Kejati Sumsel merupakan tindak lanjut dari Audiensi pada tanggal 10 Juni 2022 di Kantor Kejati Sumsel, Jakabaring, Kota Palembang.

“MoU ini untuk meningkatkan penanganan dalam penyelesaian permasalahan hukum yang dihadapi oleh Perseroan.” ujar Daconi

Semen Baturaja sebagai salah satu Perusahaan BUMN yang bergerak di bidang industri semen dan merupakan aset negara yang terdaftar sebagai salah satu objek vital nasional, sehingga posisinya menjadi sangat penting.

“Harapan dengan adanya penandatanganan MoU ini, rencana investasi dan operasional Perseroan dapat berjalan lancar dan terjaga.”pungkasnya. {}



PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) kembali meraih Zero Accident Award (Penghargaan Kecalakaan Nihil) di Tahun 2022 oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia. Acara digelar secara daring dan offline di Bidakara Hotel, Jakarta pada Selasa (24/05). Penghargaan diterima secara daring oleh Dept. Safety & Environment SMBR.

Zero Accident Award (Penghargaan kecelakaan nihil) merupakan tanda penghargaan K3 yang diberikan pemerintah kepada manajemen perusahaan yang telah berhasil dalam melaksanakan Program K3 sehingga mencapai kecelakaan nihil (Zero Accident), tahun ini Semen Baturaja kembali mendapatkan penghargaan atas prestasinya melaksanakan Program Keselamatan kerja (K3) tanpa Kecelakaan Kerja (Zero Accident) di 3 Site yaitu Site Baturaja, Site Lampung dan Site Palembang

Site Baturaja berhasil mencapai 4.782.296 Jam Kerja Orang Tanpa Kecelakaan Kerja (Zero Accident), terhitung sejak 1 Januari 2019 hingga 31 Desember 2021. Untuk Site Palembang berhasil mencapai 6.921.288 Jam Kerja Orang Tanpa Kecelakaan Kerja (Zero Accident) terhitung sejak 1 Januari 2014 hingga 31 Desember 2021. Lalu Site Panjang berhasil mencapai 3.922.659 Jam Kerja Orang Tanpa Kecelakaan Kerja (Zero Accident) terhitung sejak 1 Januari 2012 hingga 31 Desember 2021.

Pencapaian penting ini akan terus ditingkatkan dengan menjalankan Sistem Manajemen K3 (SMK3), tentu saja dengan dukungan dan pembinaan dari seluruh Manajemen SMBR.

Penghargaan ini juga merupakan apresiasi atas kerja nyata seluruh pekerja maupun mitra perusahaan untuk penerapan Safety di setiap lingkungan kerja di SMBR, pencapaian dan kerja nyata ini secara continue terus kita lakukan bersama-sama untuk masa depan perusahaan yang lebih baik, dan akhir kata “Don’t Forget Safety Today”.{}

PALEMBANG – Pada Hari Kamis (09/06) Jajaran Direksi PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) melakukan audiensi dengan Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Drs. Muhammad Naim, SH yang bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Prov. Sumsel, Jakabaring, Kota Palembang.

Audiensi ini diterima dengan baik oleh Plt Kepala Kejati Prov Sumsel. Pada kesempatan tersebut, Daconi Direktur Utama SMBR menyampaikan terkait perkembangan perseroan dan proyek Infrastruktur di Sumsel yang semakin membaik.

Selain itu, beliau juga meminta dukungan dari Kejati Prov Sumsel untuk senantiasa mendukung langkah-langkah yang diambil manajemen dalam pengembangan perusahaan kedepannya. Sebelumnya, SMBR telah bekerjasama dengan Kejati Prov Sumsel melalui MoU yang rencananya akan kembali diperpanjang dalam waktu dekat.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Kepala Kejati Prov. Sumsel menyatakan bahwa mereka siap bersinergi dengan SMBR dalam mengawal bentuk penanganan masalah hukum di Bidang Perdata & Tata Usaha Negara yang ruang lingkupnya adalah pemberian bantuan hukum; pemberian pertimbangan hukum; serta tindakan hukum lainnya yang diperlukan oleh SMBR.

Pihak Kejati Prov Sumsel mengucapkan terima kasih kepada Semen Baturaja atas kepercayaan dan kerja samanya.{}

Best State Owned Enterprises & Top 50 Mid Capitalization of Public Listed Company (Mid Cap PLCs)” dengan Praktek Tata Kelola yang baik

JAKARTA – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) berhasil mewujudkan komitmen Good Corporate Governance (GCG) dengan meraih penghargaan “Best State Owned Enterprise” sekaligus memperoleh “Top 50 Mid Capitalization of Public Listed Company (Mid Cap PLCs)” dengan Praktek Tata Kelola yang baik di Ajang 13th Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD) Corporate Governance Award 2022 yang diselenggarakan di Financial Hall, Graha CIMB Niaga, Jakarta pada Jumat (27/05).

Penghargaan diserahkan oleh Vice Chairman Research IICD Lukas Setia Atmaja dan diterima langsung oleh Direktur Utama SMBR Daconi. SMBR dinilai sebagai salah satu perusahaan publik terbaik dalam komitmennya menjalankan tata Kelola perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG).

Dalam ajang tersebut turut dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2009 – 2014 Boediono, Menteri Komunikasi dan Informatika Periode 2014-2019 Rudiantara, dan Chairman IICD Sigit Pramono.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran SMBR dalam membangun dan menerapkan prinsip – prinsip GCG diseluruh unit kerja. Kami akan terus menjaga dan meningkatkan tata kelola yang baik sehingga kami mampu memelihara kepercayaan stakeholder dan selalu menjadi perusahaan publik terdepan dalam penerapan GCG” ujar Daconi.

Ajang IICD kembali memberikan penghargaan kepada emiten yang telah mengimplementasikan praktik tata kelola perusahaan yang baik (GCG) pada tahun sebelumnya dan tidak terkait kasus serius yang bertentangan dengan prinsip-prinsip GCG pada acara The 13th IICD Corporate Governance Awards.

Penilaian dilakukan kepada 200 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar dan menengah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dimana dalam melakukan penilaian dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 100 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar (big cap) dan 100 emiten dengan kapitalisasi pasar menengah (mid cap), yang didukung oleh 10 asesor.

SMBR masuk dalam kelompok kapitalisasi pasar menengah (Mid Cap PLCs) dan telah mendapatkan skor penilaian berdasarkan Asean CG Scorecard. Hasil penilaian terhadap 200 emiten ini dipaparkan oleh James Simanjuntak setelah pembukaan acara.

Praktek GCG di Perseroan telah mendapatkan penghargaan dari tahun ke tahun. Tahun 2021 SMBR meraih Best Overall & Top 50 Mid Capitalization The 12th IICD Corporate Governance Award 2021 dan Top 50 Mid Capitalization Public Listed Company The 11th IICD Corporate Governance Award 2019.

“Terima kasih atas dukungan dari seluruh pihak, sehingga SMBR mampu menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang baik dengan harapan, SMBR selalu menjadi perusahaan dengan praktek GCG terbaik setiap tahunnya.” pungkasnya.{}

BATURAJA – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) telah melakukan kegiatan reklamasi dan revegetasi dengan menggunakan sistem silvikultur sebagai dampak dari penambangan bahan baku pembuatan semen. Dengan melakukan pemanfaatan area bekas tambang, Beeyond Team SMBR melakukan inovasi ramah lingkungan yaitu pengelolaan ekosistem pada Area Lahan Bekas Tambang Quarry dengan Sistem Silvikultur Menjadi Habitat Budidaya Koloni Lebah Trigona.

Area hijau yang dihasilkan dari progam reklamasi menumbuhkan banyak jenis tanaman. Tanah seluas 30,14 Ha di lahan bekas tambang tersebut diisi dengan berbagai tanaman buah-buahan, tanaman hias berbunga, dan tanaman dengan pohon sedang hingga yang tinggi.

Jenis tanaman hias yang banyak mengandung nectar dan pollen inilah yang sangat disukai oleh koloni lebah, sehingga muncullah ide untuk pemanfaatan tanaman tersebut sebagai habitat budidaya koloni lebah Trigona.

Inovasi ini sangat mendukung visi dan misi SMBR untuk menjadi Green Cement Based Building Material Company Terdepan di Indonesia. Kegiatan seperti ini membantu SMBR untuk menciptakan Pabrik Semen yang ramah lingkungan serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitarnya.

Lingkungan bekas tambang SMBR sangat mendukung untuk dilakukan kegiatan ternak lebah. Perseroan melihat adanya potensi dari inovasi ini untuk membantu proses reklamasi dan pasca tambang Mining SMBR secara umum dan secara khusus akan membantu proses reproduksi vegetative dari tumbuhan yang ditanam pada area reklamasi.

“Kami melakukan kegiatan pembenihan, penyapihan, pembibitan di lokasi Nursery Green House Division Mining. Setelah bibit siap untuk ditanam terlebih dahulu area yang akan ditanami tanaman untuk tempat berkembang biak lebah trigona dilakukan penebaran LCC (Legume Cover Crop) agar tanah lebih subur kembali.” ujar Hendri Irawan Manuhutu Vice Presiden Mining.

Selain itu, SMBR berencana akan memberdayakan peternak lebah lokal berpengalaman di wilayah Baturaja untuk mengembangkan inovasi ini. Sehingga diharapkan mampu mengedukasi masyarakat lain untuk ikut melakukan budidaya lebah secara mandiri, dan dapat menjadi salah satu kegiatan yang mendukung Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Lebah Trigona atau sering kita sebut sebagai lebah kelulut, klancing, klenceng, lonceng, dll merupakan salah satu genus lebah tanpa sengat terbesar. Trigona menjadi jenis lebah madu yang paling banyak dipelihara secara tradisional oleh masyarakat pedesaan sekitar kawasan hutan se-Indonesia.

Pada bulan September 2021 telah dilakukan panen pertama yang dihadiri oleh Direktur Produksi & Pengembangan dan Direktur Umum & SDM. Vice President Mining SMBR Hendry Irawan Manuhutu mengatakan jika hasil yang didapatkan pada panen pertama sangat memuaskan.

“Madu dipanen secara langsung dengan menggunakan mesin penyedot madu yang dibuat dengan memodifikasi pompa vakum aquarium sehingga bisa digunakan sebagai penyedot madu lebah trigona panen juga telah disiapkan untuk dibawa pulang para Direksi dan karyawan/ti yang hadir dengan packaging yang menarik.” ujarnya.

Saat ini luas area yang sudah dilakukan kegiatan reklamasi sekitar 30 Ha. Berdasarkan referensi sebuah hasil penelitian, untuk satu hektar lokasi hijau dapat ditempatkan sebanyak 15 kotak koloni lebah. Sehingga jika semua lahan reklamasi tersebut dapat dioptimalkan untuk produksi madu trigona, maka produksi madu bisa berpotensi mencapai 45 – 90 liter madu per bulan dengan parameter asumsi 0,1 – 0,2 liter per kotak per bulan. Namun untuk saat ini, belum semua area reklamasi bisa dioptimalkan dikarenakan masih dalam tahap penelitian dan pengamatan, total kotak yang dimiliki SMBR saat ini adalah 40 kotak koloni lebah dan Alhamdulillah saat ini produksi madu trigona telah mencapai 3 – 5 liter per 1,5 bulan.

“Budidaya Lebah Trigona ini menjadi Role Mode Ekonomi Hijau (Green Economy) yang diterapkan pada area bekas tambang yang tidak ekonomis lagi menjadi penghasil madu dengan nilai ekonomi tinggi. Semoga dengan berjalannya program ini mampu memberdayakan ekonomi pasca tambang dan memberikan manfaat kesehatan dengan mengonsumsi madu trigona.” imbuhnya. {}

PALEMBANG – Walaupun sudah sepekan berlalu, suasana Idul Fitri masih terasa di lingkungan kerja PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR). Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 H Keluarga Besar SMBR kembali menggelar Halal Bihalal yang rutin diadakan setiap tahunnya di tiga site yaitu Baturaja, Palembang, dan Lampung.

Acara digelar di tiap site pada Selasa (17/05) yang dilaksanakan secara hybrid (Offline dan Online) dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

Tema dari Halal Bihalal kali ini adalah “Satukan Hati Perkokoh Silaturahmi”. Acara ini dihadiri oleh Seluruh Dewan Komisaris, Jajaran Direksi serta seluruh Karyawan/ti SMBR.

Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur Utama SMBR Daconi. Dalam sambutannya beliau mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Beliau juga memberikan dukungan sekaligus apresiasi terhadap hasil kinerja yang baik sejauh ini dan meminta seluruh jajaran manajemen dan karyawan/ti untuk bisa meningkatkan performa demi tercapainya kinerja perusahaan agar lebih maksimal.

Selanjutnya dilanjutkan dengan sambutan dari Komisaris Utama SMBR Franky Sibarani yang senada dengan Direktur Utama SMBR menyampaikan apresiasinya pada seluruh karyawan yang terus menjalankan tanggung jawabnya masing-masing.

Halal Bihalal ditutup dengan saling bersalam-salaman antara manajemen SMBR dengan tamu undangan yang hadir dan santap siang bersama. Semoga Halal Bihalal dapat merekatkan tali silaturahmi di antara Keluarga Besar Semen Baturaja.{}

BANYUASIN – Satgas Bencana Peduli PT Semen Baturaja (Persero) Tbk melalui Program TJSL BUMN menyalurkan bantuan berupa Uang dan sembako kepada korban kebakaran di Lorong Kerangga Desa Sungsang Kabupaten Banyuasin pada Rabu (27/04). Penyerahan bantuan ini diberikan secara simbolis oleh Dept. Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR dan Baznas Provinsi Sumatera Selatan kepada Camat Banyuasin II Salinan. SMBR memberikan bantuan dana kepada korban kebarakan.

Musibah kebakaran ini telah menghanguskan Rumah Warga Desa Sungsang 1, kejadian ini bertepatan pada malam pertama bulan ramadan.

SMBR memberikan bantuan dana dan juga paket sembako yang bekerjasama dengan Baznas Prov Sumatera Selatan, yang merupakan sebagian zakat karyawan SMBR. Paket sembako tersebut berisi Kecap Manis 225 ml, Minyak Goreng 1 liter, Beras 5kg, Terigu 1 kg, Gula 1 kg, Susu Kental Manis 1 kg, Teh 1 Kotak.

“Terima kasih atas bantuan Semen Baturaja yang telah memberikan bantuan kepada kami, bantuan ini sangat berarti bagi kami” Ujar Budiman salah satu korban kebakaran.

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian SMBR terhadap korban yang terdampak bencana. Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat bagi warga yang terkena bencana kebakaran.{}

BATURAJA – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) memberikan Bantuan Paket Perlengkapan Alat Tulis Sekolah kepada Anak kurang mampu di Kabupaten Ogan Komering Ulu (Baturaja) yang bertepatan pada bulan suci Ramadan dalam rangka Acara Safari Ramadan 1443 H Bersama PLH Bupati OKU H.Teddy Meilwansyah.

Kegiatan Safari Ramadan dilakukan di 3 wilayah di Kab.OKU :

1. Kecamatan Baturaja Timur bertempat di Masjid Al Jannah desa Air paoh pada hari Jum’at 08 April 2022 SMBR memberikan Bantuan untuk anak kurang mampu sebanyak 10 Parsel.

2. Kecamatan Baturaja Barat, bertempat di Masjid Ar Ruhamah keluran Air Gading pada hari Sabtu 16 April 2022 SMBR memberikan bantuan untuk anak kurang mampu sebanyak 16 Parsel.

3. Kecamatan Semidang Aji bertempat di Masjid Sainan Sagiman pada hari Selasa 26 April 2022 SMBR memberikan bantuan untuk anak kurang mampu sebanyak 9 Parsel.

Acara juga dihadiri oleh Asisten 1 Setda OKU, Kepala OPD dan Kabag Terkait, Camat Baturaja Timur, Camat Baturaja Barat, Camat semidang Aji, Muspida, Para Lurah Kecamatan Baturaja (Timur, Barat, Semidang Aji) BPR Baturaja, , Ketua MUI Kab OKU, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Undangan Lainnya.

Penyerahan bantuan diserahkan SMBR kepada Anak kurang mampu yang diwakili Senior Manager Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Harrie Cahyanto. “Semoga dengan perlengkapan alat tulis ini, anak-anak bisa semakin antusias menuntut ilmu,” ucapnya.

Penerima bantuan mengucapkan terima kasih atas kepedulian SMBR untuk menunjang kegiatan belajar para siswa. Diharapkan bantuan tersebut bisa menambah semangat anak – anak untuk belajar demi menggapai cita citanya.{}