BATURAJA – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1446 H, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), mengadakan kegiatan ‘Berbagi Takjil’ untuk 27 Masjid di Wilayah Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Kegiatan ini telah berlangsung dari tanggal 3 – 21 Maret 2025 dan bekerja sama dengan Badan Pengembangan Olahraga dan Kesenian (Baporkes) SMBR.

Sebanyak 100 porsi takjil gratis disalurkan ke setiap masjid untuk membantu jamaah berbuka puasa. Selain itu, SMBR juga membagikan takjil kepada pengendara dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Pembagian dilakukan di beberapa titik strategis, seperti persimpangan jalan utama dan area sekitar pabrik.

Senior Manager of Corporate Social Responsibility SMBR Kristan Teguh menegaskan bahwa program berbagi takjil ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat dan mempererat hubungan yang telah terjalin. “Ramadan adalah bulan penuh berkah, dan SMBR ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar. Kami berharap inisiatif ini dapat memberikan manfaat nyata bagi jamaah dan pengendara yang tengah menjalankan ibadah puasa,” ujar Teguh.

Tak hanya itu, Kegiatan ini melibatkan partisipasi langsung dari para pegawai SMBR yang secara sukarela turun langsung ke jalan dan masjid untuk membagikan takjil. Masyarakat Baturaja menyambut dengan antusias, terbukti dari respons positif yang diberikan.

Salah satu warga, Agus menyampaikan rasa terima kasihnya. “Takjil ini sangat membantu, terutama bagi kami yang masih di perjalanan saat azan Magrib berkumandang,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan oleh Herman Pengurus Masjid Ajrul Amilin Desa Laya, yang mengapresiasi kepedulian SMBR terhadap jamaah di bulan Ramadan. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

Melalui program ini, SMBR terus berupaya memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL). Kegiatan berbagi takjil ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian SMBR terhadap lingkungan sekitar. (*)

BATURAJA  – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali mencatat pencapaian positif dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG), dimana sejak tahun 2023 Penilaian terkait Tata Kelola Perusahaan terhadap SMBR telah berdasarkan standar ASEAN yakni ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).

Berdasarkan hasil asesmen ACGS 2024, SMBR meraih skor 92,84 poin dengan predikat “Very Good” (Level 4). Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2023, di mana SMBR memperoleh skor 88,51 poin dengan predikat “Good” (Level 3). Penilaian tahun 2024 telah menggunakan standar asesmen versi 2023, sementara asesmen sebelumnya masih mengacu pada versi 2017.

Hasil asesmen ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penilaian dilakukan oleh Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD), yang mengukur berbagai aspek tata kelola perusahaan berdasarkan standar internasional.Pencapaian ini menandakan bahwa implementasi tata kelola korporasi SMBR telah mematuhi seluruh persyaratan internasional sesuai dengan standar  ACGS.

Mengacu pada hasil penilaian pada ACGS 2023 sebagai pembanding, maka skor total yang didapatkan oleh SMBR berada di atas skor rata-rata untuk emiten atau perusahaan publik (Tbk) yang masuk dalam kategori Big Cap (100 perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di bursa) yang nilainya mencapai sebesar 82,94.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Raihan predikat Very Good ini merupakan bukti nyata dari komitmen SMBR dalam menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, khususnya dalam aspek keberlanjutan dan Manajemen Risiko. Skor kami juga berada di atas rata-rata emiten lain dalam kategori Big Cap, yang menunjukkan daya saing dan komitmen SMBR dalam menjaga standar tata kelola perusahaan yang unggul. Kami akan terus meningkatkan praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik agar sejalan dengan standar internasional dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Hari.

Penilaian ACGS saat ini mencakup berbagai topik material, termasuk aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), isu perubahan iklim serta pengelolaan risiko dan peluang terkait iklim. Selain itu, asesmen juga mempertimbangkan keterlibatan pemangku kepentingan, efektivitas saluran komunikasi terkait ESG, peran pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris dalam keberlanjutan, serta keberadaan unit pengelola khusus yang bertanggung jawab terhadap aspek keberlanjutan di SMBR. Kualitas laporan keberlanjutan perusahaan juga menjadi salah satu aspek yang dinilai dalam asesmen ini.

Dengan capaian ini, SMBR semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik serta praktik keberlanjutan yang bertanggung jawab. Ke depan, SMBR akan terus berinovasi dan meningkatkan implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik terhadap semua kegiatan yang ada di SMBR untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui pemanfaatan Alternative Fuel & Raw Material (AFR).

Bahan bakar dan bahan baku alternatif yang dimanfaatkan SMBR meliputi sludge oil, spent bleaching earth, oli bekas, majun bekas, popok bekas, serta insulasi bekas. “Pemanfaatan material ini tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi limbah industri dan dampak lingkungan, tetapi juga meningkatkan efisiensi energi dalam proses produksi semen” ujar Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu.

Sepanjang tahun 2024, SMBR berhasil memanfaatkan AFR sebesar 9.401 ton, meningkat 41% dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 6.661 ton. Dengan upaya ini, SMBR sukses meningkatkan nilai Thermal Substitution Rate (TSR) hingga 3,18%, melampaui target perusahaan sebesar 2,63%. Capaian ini menegaskan komitmen SMBR dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus mendukung target dekarbonisasi industri semen di Indonesia.

“Kami terus mengembangkan inovasi dalam pemanfaatan bahan bakar alternatif guna mengurangi emisi karbon dan mendukung program transisi energi nasional,” tambahnya.

Langkah SMBR dalam memanfaatkan AFR sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mempercepat transisi energi dan mendukung pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, serta sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam aspek energi bersih dan terjangkau, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta aksi terhadap perubahan iklim.

Selain itu, upaya ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus mempercepat penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.  

“Transisi menuju energi bersih bukan hanya sebuah kebutuhan industri, tetapi juga sebuah tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan,” tambahnya.

Ke depannya, SMBR juga akan memanfaatkan biomassa sebagai sumber energi alternatif. Salah satu inisiatifnya adalah penanaman pohon kaliandra merah yang nantinya akan dikelola menjadi wood pellet sebagai sumber energi hijau bagi industri semen. “Saat ini, perusahaan telah menanam sebanyak 1.500 pohon kaliandra merah sebagai langkah awal dalam implementasi energi hijau,” tutup Hari. (*)

BATURAJA – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) menyalurkan sebanyak 1.117 bantuan paket sembako kepada Masyarakat yang berada disekitar wilayah operasional SMBR di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Penyerahan bantuan paket sembako ini dilakukan secara simbolis di Kantor Camat Baturaja Barat pada Rabu (27/2) oleh Manager of Public, Government & Media Relation SMBR Aprizal Fajri mewaliki manajemen kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKU Syaiful Kamal, memberian bantuan sembako ini juga disaksikan oleh perwakilan dari warga setempat dan turut dihadiri oleh   Kepala Bidang Linjamsos di Dinas Sosial Kabupaten OKU Dedy Munandar beserta Camat Baturaja Barat Yan Kurniawan. Selanjutnya, paket sembako disalurkan oleh Dinas Sosial Kabupaten OKU kepada warga yang membutuhkan di berbagai desa dan kelurahan secara tepat sasaran.

Setiap paket sembako yang diberikan berisi Beras 5 kg, satu paket Mie Goreng isi 10, serta Minyak Goreng 1 Liter. Adapun distribusi sembako mencakup warga di dua desa di Baturaja Barat, yaitu Laya sebanyak 51 paket dan Pusar sebanyak 131 paket. Selain itu, lima kelurahan di Baturaja Barat turut menerima dukungan ini, yakni Air Gading dengan 146 paket, Batu Kuning 277 paket, Saung Naga 199 paket, Talang Jawa 223 paket, dan Tanjung Agung 46 paket. Sementara itu, satu kelurahan di Baturaja Timur, yaitu Sukajadi, menerima sebanyak 44 paket sembako.

Aprizal Fajri menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari kepedulian SMBR terhadap masyarakat sekitar. Ia menambahkan bahwa inisiatif ini juga mendukung tujuan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di daerah. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang berada disekitar wilayah operasional perusahaan. SMBR terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Sumatera Selatan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan program ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo. “Program ini juga sejalan dengan Asta Cita yang tercantum di poin 6, yaitu Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKU Syaiful Kamal mengapresiasi inisiatif SMBR dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “Dukungan dari SMBR sangat berarti bagi warga, dan kami akan memastikan bantuan ini tersalurkan secara merata kepada yang berhak menerimanya. Kami juga mengapresiasi gerak cepat SMBR dalam mendukung program pemerintah ini,” ungkapnya.

Selain itu, SMBR juga menjalankan program kewirausahaan untuk mendukung melalui Rumah BUMN Baturaja, yang telah berdiri sejak 14 November 2017, untuk mendukung perekonomian masyarakat. Saat ini, program ini telah membina 597 pelaku usaha dari berbagai sektor, seperti kuliner, kriya, dan lainnya. Di Rumah BUMN Baturaja, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak hanya mendapat bantuan pendanaan, tetapi juga dukungan dalam proses perizinan, sertifikasi halal, berbagai pelatihan, hingga pengemasan dan pemasaran produk

Melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL), SMBR terus berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali meraih Penghargaan peringkat Hijau dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia atas komitmennya dalam praktik ramah lingkungan yang melampaui kepatuhan (beyond compliance).

Penghargaan ini diterima Direktur Operasi SMBR, Muhammad Syafitri, pada Senin (24/2) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Capaian ini menandai keberhasilan dua tahun berturut bagi SMBR setelah penghargaan serupa diraih pada 2023, mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan SMBR dan dukungan para pemangku kepentingan. Keberlanjutan bukan sekadar kewajiban, tetapi tanggung jawab kami untuk menjaga lingkungan,” ujar Syafitri.

Ia juga menyampaikan harapannya agar SMBR dapat mencapai hasil yang lebih baik di tahun ini. “Kami berharap dapat mempertahankan PROPER Hijau tahun ini setelah dua tahun berturut-turut meraihnya. Semoga upaya kami membuahkan hasil terbaik,” tambahnya.

Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, SMBR telah menerapkan berbagai inisiatif, seperti penggunaan bahan bakar alternatif, pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.

Diantaranya keberhasilan SMBR dalam pengelolaan lingkungan adalah pemanfaatan bahan bakar alternatif (Alternative Fuel & Raw Material/AFR) seperti Sludge oil, Spent Bleaching Earth (SBE), Diapers Expired, kantong rusak, bungkus oli bekas, dan limbah lainnya. Sepanjang 2023, total AFR yang dimanfaatkan mencapai 6.661 ton. Inisiatif ini berhasil meningkatkan nilai Thermal Substitution Rate (TSR) hingga 3,01%, melampaui target perusahaan sebesar 2,40%.

Selain itu, SMBR telah mengadopsi teknologi Artificial Intelligence (AI) berupa Expert Optimizer (EO), sebuah sistem Intelligent Process Control System (IPCS) yang diimplementasikan pada peralatan pabrik di area Raw Mill, Kiln, dan Cement Mill sejak tahun 2023.

Teknologi ini berfungsi untuk memantau, menganalisis, dan mengontrol proses produksi secara real-time, sehingga membantu mengoptimalkan penggunaan bahan bakar dan energi. Hasilnya, konsumsi energi panas dan listrik dapat turun sebesar 2–5% tanpa mengurangi kualitas produk.

Implementasi EO ini berhasil menurunkan emisi sebesar 5.414,05 ton CO₂-eq, yang berkontribusi langsung terhadap pengurangan konsumsi energi dalam proses produksi pada tahun 2023. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat SMBR dalam menghadirkan operasional yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya mendukung target keberlanjutan nasional. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), resmi menjalin kemitraan strategis dengan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat keterkaitan dunia akademik dengan industri guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang lebih kompetitif dan inovatif. MoU ini ditandatangani oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya, dan Rektor ITERA, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha di Ganesha Arena SMBR, Baturaja, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan pada Rabu (12/2).

Turut hadir dalam acara ini Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri beserta jajaran staf, serta dari ITERA dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Eng Khairurrijal, M.Si., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Ir. Arif Rohman, S.T, M.T. beserta jajaran staf.

Dalam sambutannya, Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam mempersiapkan generasi yang kompetitif dan inovatif di era globalisasi, terutama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Oleh karena itu, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan industri. Kami berharap alumni ITERA tidak hanya memiliki pemahaman teori yang kuat, tetapi juga pengalaman praktis yang relevan dengan perkembangan industri,” ucap Suherman

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kemitraan ini selaras dengan Asta Cita Pemerintah Prabowo-Gibran yang saat ini sedang digiatkan. “Asta Cita tersebut tercantum dalam poin keempat yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), Sains, teknologi, pendidikan, dan kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, penyandang distabilitas,” tegasnya.

Kerja sama ini mencakup berbagai bidang strategis, seperti pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan program pendidikan, riset dan inovasi teknologi material konstruksi, pengabdian masyarakat berbasis penelitian, serta pengelolaan dan konservasi sumber daya alam. Selain itu, SMBR dan ITERA juga berkomitmen untuk memanfaatkan fasilitas dan keahlian masing-masing dalam mendukung pengembangan produk turunan semen dan material bangunan, serta pertukaran informasi dan pengalaman di bidang teknologi.

Suherman juga menyampaikan bahwa sudah banyak mahasiswa ITERA yang menjalani kerja praktik di Semen Baturaja. “Selain itu, banyak anak karyawan SMBR yang juga berkuliah di ITERA,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor ITERA, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan ini. “Kolaborasi antara ITERA dan SMBR merupakan langkah nyata dalam mendukung pembangunan SDM yang unggul, khususnya di bidang teknologi dan industri,” ujarnya.

Prof. Nyoman juga menegaskan bahwa ITERA berkomitmen untuk terus menjalin kemitraan strategis dengan berbagai sektor industri guna menghasilkan inovasi dan riset yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami berharap dukungan dalam berbagai aspek moral, fisik, maupun finansial terutama melalui kolaborasi dengan mitra industri yang memiliki sinergi kuat sebagai mitra ITERA ke depan. SDM yang kami siapkan tidak hanya berpotensi mengisi posisi strategis dalam perkembangan industri semen, tetapi juga memiliki kompetensi di berbagai bidang ilmu yang terkait dengan keteknikan dan rekayasa. Selain itu, disiplin ilmu sains di ITERA juga berperan penting dalam mendukung industri persemenan, sehingga ITERA dan SMBR bisa menjadi mitra strategis untuk membangun negeri ini lebih baik ke depannya,” tutup Prof. Nyoman. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar Seminar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian dari peringatan Bulan K3 Nasional 2025. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen SMBR dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh karyawan serta mitra kerja.

Seminar yang diselenggarakan pada Rabu (5/2) di Ganesha Arena SMBR, Baturaja, Kabupaten OKU, Sumatra Selatan ini mendapat sambutan antusias dari 265 peserta, yang terdiri dari karyawan, mitra kerja, dan mahasiswa program magang.

SMBR menghadirkan dua narasumber ahli, yakni Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan, Brigjen Pol. Dr. Drs. Guruh Achmad Fadiyanto, M.H., serta Inspektur Tambang Ahli Madya, Yoan Desianda, S.T keduanya berbagi wawasan mengenai penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta strategi pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) di lingkungan kerja.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu dalam sambutannya mewakili Direksi menekankan bahwa standar K3 bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, tetapi merupakan bagian dari budaya perusahaan. “Kami percaya bahwa lingkungan kerja yang aman dan sehat akan mendukung produktivitas serta keberlanjutan bisnis perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Brigjen Pol. Guruh Achmad Fadiyanto menyoroti pentingnya peran perusahaan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di tempat kerja. “Narkoba tidak hanya merugikan individu, tetapi juga berdampak langsung pada keselamatan kerja dan produktivitas perusahaan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan penggunaan narkotika diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,. “Dimana Pasal 7 menyatakan bahwa Narkotika hanya dapat digunakan untuk pelayanan kesehatan dan/atau pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Oleh karena itu, penting bagi seluruh pihak untuk memahami batasan hukum terkait penggunaan narkotika guna menjaga lingkungan kerja yang aman dan produktif,” jelasnya.

Senada dengan itu, Yoan Desianda menekankan bahwa penerapan prosedur K3 yang ketat adalah investasi bagi keberlanjutan bisnis. Dalam seminar ini, ia memaparkan materi berjudul ‘Langkah-langkah Penanggulangan Kecelakaan, Kejadian Berbahaya, Kejadian Akibat Penyakit Tenaga Kerja (KAPTK), dan Penyakit Akibat Kerja (PAK)’ yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap upaya mitigasi risiko di tempat kerja. “Kepatuhan terhadap regulasi dan inovasi dalam keselamatan kerja dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan meningkatkan efisiensi operasional,” terang Yoan.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, dilakukan pembagian hadiah kepada pemenang lomba Bulan K3 Nasional yang diikuti oleh karyawan dan mitra kerja.

Melalui seminar ini, SMBR berharap dapat terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja serta mendukung upaya menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkoba. (*).

LAMPUNG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali hadir menunjukkan kepeduliannya kepada warga terdampak banjir di sekitar wilayah operasional perusahaan di Panjang, Bandar Lampung. Pada Senin (27/1), SMBR menyalurkan bantuan tambahan untuk dua kelurahan yang terdampak banjir, yaitu Kelurahan Way Lunik dan Kelurahan Pidada di Bandar Lampung.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Senior Manager of Palembang & Panjang Plant SMBR Kristan Teguh sebagai perwakilan perusahaan. Bantuan ini diterima langsung oleh Lurah Way Lunik Doddy Marthalaga, dan Lurah Pidada Usmansyah.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti beras 200 kg, mie instan 100 dus, susu kental manis 100 kaleng, telur 100 kg, teh 100 kotak, gula 100 kg, kopi 5 kg, sarden 100 kaleng, air mineral 100 dus, serta 2 unit pompa air untuk dua kelurahan tersebut.  

Selain itu, SMBR juga memberikan bantuan kepada Kelurahan Way Laga berupa 1 unit pompa air untuk membantu proses pemulihan wilayah yang terdampak banjir. Seluruh total bantuan senilai Rp47,8 Juta.

Kristan Teguh menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan kali kedua SMBR hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana banjir. “Sebelumnya, pada 23 Januari yang lalu, kami bersama Baznas Sumsel telah menyalurkan 500 paket sembako untuk warga Kelurahan Way Lunik dan Pidada. Bantuan kali ini adalah upaya lanjutan kami untuk meringankan beban warga yang terdampak,” jelas Teguh.

SMBR berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca-banjir.

“Kehadiran Semen Baturaja dalam momen seperti ini tidak hanya menjadi wujud komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial, tetapi juga bukti nyata kepedulian kepada masyarakat sekitar. Kami akan terus mendukung upaya pemulihan bencana ini dan berharap kondisi segera membaik,” tambahnya.

Sementara itu, Penyerahan bantuan ini disambut baik oleh Lurah setempat, mereka mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Semen Baturaja. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Semen Baturaja. Semoga bantuan ini, terutama alat pompa air, dapat membantu warga kami dalam menghadapi situasi banjir dan mempercepat proses pemulihan,” ungkap Doddy Marthalaga selaku Lurah Way Lunik (*)

BATURAJA – Masih dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2025, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar aksi donor darah di tiga lokasi operasional, yaitu di Baturaja, Palembang dan Panjang.

Aksi donor darah ini diselenggarakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat diantaranya PMI Kabupaten OKU, Kota Palembang, dan Lampung, yang diikuti oleh karyawan dan mitra kerja. Kegiatan donor darah di Baturaja dan Palembang dilaksanakan pada Rabu (22/01), sedangkan di Panjang pada Jumat (24/01).

Pada kegiatan donor darah kali ini, berhasil terkumpul sebanyak 120 kantong. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Suherman Yahya dan Direktur Operasi Muhammad Syafitri, yang turut memberikan dukungan serta apresiasi kepada peserta donor darah di Baturaja.

Donor darah merupakan program rutin perusahaaan yang digelar setiap Kegiatan Bulan K3 Nasional. Senior Manager of Health, Safety & Environment SMBR Meriadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata perusahaan dalam mendorong budaya peduli sesama di lingkungan kerja.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian Semen Baturaja terhadap masyarakat sekaligus kontribusi perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga ketersediaan darah di PMI. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan tanggung jawab sosial perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan bersama,” ucap Meriadi.

Selain donor darah, SMBR juga telah menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangkaian Bulan K3 Nasional, di antaranya Lomba Fotografi Safety, Lomba Pasang–Bongkar Perancah, Lomba Safety Rescue, Lomba Pengisian Isi Kotak P3K, dan Lomba Rangking 1. Rangkaian kegiatan ini nantinya akan ditutup dengan Seminar sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

Salah seorang pendonor, Musep Priana, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan donor darah ini. “Awalnya saya sempat ragu untuk donor darah, tapi setelah dijelaskan manfaatnya oleh tim medis, saya jadi lebih percaya diri. Ternyata prosesnya juga cepat dan tidak sakit seperti yang Saya bayangkan. Rasanya senang bisa berbagi untuk orang lain,” ujarnya. (*)

LAMPUNG – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir di Bandar Lampung, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumatera Selatan menyalurkan bantuan kepada para korban. Bantuan ini bersumber dari dana zakat yang dihimpun dari karyawan SMBR sebagai wujud solidaritas dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Bantuan yang disalurkan untuk dua kelurahan, yaitu Way Lunik dan Pidada yang berada disekitar wilayah operasional SMBR di Panjang. Bantuan yang diberikan mencakup 500 paket untuk masing-masing jenis kebutuhan pokok, di antaranya beras 5 kg, tepung 1 kg, gula 1 kg, kecap 265 gr, minyak goreng 1 kg, sarden kaleng, teh kotak, susu kental manis, dan biskuit. Setiap kelurahan menerima 250 paket dari setiap jenis bantuan yang disalurkan.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Senior Manager of Palembang & Panjang Plant Kristan Teguh kepada kedua kelurahan tersebut, yakni Lurah Way Lunik Doddy Marthalaga dan Lurah Pidada Usmansyah pada (23/1). Penyerahan bantuan ini disaksikan oleh warga masing-masing kelurahan untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran dan menjangkau warga setempat.

Kristan Teguh menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen SMBR dalam membantu masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak banjir dan semoga kondisi segera pulih,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Panjang Hendry Satria Jaya turut mengapresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Semen Baturaja. “Terima kasih untuk Semen Baturaja atas bantuan cepat tanggap ini, semoga hal seperti ini juga sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat kita,” ucap Hendry yang hadir saat pemberian bantuan di Kelurahan Way Lunik.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga penerima bantuan, Jumi Akristini Warga RT 031 Kelurahan Way Lunik, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Terima kasih kepada Semen Baturaja yang telah peduli terhadap kami di tengah kondisi sulit seperti ini,” ujarnya. (*)