
PALEMBANG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperoleh penghargaan sebagai The 2nd Best State Owned Enterprise (SOE) Subholding dalam ajang 13th Infobank-Isentia Digital Brand Recognition 2024 yang digelar oleh Infobank Media Group di Shangri – La Hotel, Jakarta pada Senin (1/4). Penghargaan diterima langsung oleh Vice President of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu.
Penghargaan yang diraih oleh SMBR atas keberhasilan kepada program – program inovasi dan transformasi digital yang dilakukan perusahaan.
Hari Liandu mengatakan penghargaan ini menjadi bukti transformasi digital yang dilakukan oleh SMBR berjalan dengan optimal sesuai dengan era digitalisasi dan revolusi industri 5.0. “SMBR telah melakukan transformasi digital sejak 2019, diawali dari mengimplementasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) terdepan berbasis System Application and Product In Data Processing (SAP) untuk mengintegrasikan proses bisnis perusahaan yang semakin kompleks,” ujarnya.
Selain itu, Hari menambahkan digitalisasi yang diterapkan diperusahaan mencakup sejumlah bidang, termasuk produksi, distribusi, sistem keuangan, sistem pengadaan, pelayanan kepada pelanggan serta sistem pengembangan dan pengelolaan HR/SDM.
“Proses bisnis menjadi lebih cepat, lalu sistem keuangan dan sistem pengadaan menjadi lebih efisien serta keandalan operasi pabrik semakin meningkat dengan teknologi berbasis AI, selain itu kami pun memanfaatkan platform digital guna memperkuat brand perusahaan dan brand produk melalui media sosial, website perusahaan hingga portal berita agar para pelanggan mengenal perusahaan,” paparnya.
Atas apresiasi tersebut, ia menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang luar biasa ini. “Dibalik pencapaian berkat dukungan dan perjuangan dari seluruh Insan SMBR yang telah bekerja keras dalam mewujudkan transformasi digital diperusahaan,” ungkap Hari. (*)


PALEMBANG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan bantuan untuk Penyandang Disabilitas, Anak Yatim, Dhuafa dan Santri Tahfidz serta Peralatan Masjid di sekitar perusahaan. Penyerahan bantuan tersebut bersamaan dengan Kegiatan Pengajian Ramadan 1445 Hijriah SMBR Bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Kamis (28/3).
Kegiatan pengajian ini dihadiri oleh PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni, Forkopimda, BUMN, BUMD, Instansi Pemerintah lainnya dan seluruh jajaran Direksi SMBR diantaranya Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur (Fungsi Operasi) Muhammad Syafitri dan Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat beserta karyawan/ti dan penerima bantuan.
Acara diawali dengan shalat Isya dan Tarawih Berjamaah dilanjutkan dengan tausiyah dan penyerahan bantuan kepada penyandang disabilitas, masjid, anak yatim dhuafa dan santri tahfidz yang serahkan secara simbolis oleh Direksi SMBR yang disaksikan PJ Gubernur Sumsel.
Dalam sambutannya Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya mengatakan mengungkapkan rasa bahagianya karena dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan para tamu undangan. “Alhamdulillah kita dapat bertemu dikegiatan Safari Ramadhan ini, yang merupakan wadah yang sangat berarti bagi kita semua untuk menjalin silaturahmi, meningkatkan keimanan, dan memperkokoh tali persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dalam kegiatan ini perusahaan menyalurkan berbagai bantuan ramadan senilai Rp152,5 juta. Diantaranya bantuan kepada penyandang disabilitas senilai Rp20 juta dan peralatan masjid senilai Rp80 juta.
“Kami juga memberikan bantuan untuk anak yatim, dhuafa dan santri tahfidz senilai Rp52,5 juta yang berasal dari Dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) SMBR yang dikelola dan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan,” jelasnya.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni menjelaskan kegiatan ini adalah kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama dengan Forkopimda, BUMN, BUMD se-Sumatera Selatan.
“Alhamdulillah pada hari ini PT Semen Baturaja menjadi tuan rumah dan kita pun malam ini bisa bersama – sama dan bersilaturahmi, yang lama tidak bertemu bisa berjumpa, yang tidak kenal menjadi kenal, Ini lah salah satu makna hikmah dari safari ramadan,” jelasnya.
Agus Fatoni mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda, BUMN, BUMD se-Sumatera Selatan yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam melaksanakan kegiatan ini. (*)

PALEMBANG – Kontribusi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam mendukung jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga kerja mendapatkan apresiasi positif dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel). SMBR meraih penghargaaan Paritrana Award Tahun 2023 tingkat Pemprov Sumsel dalam kategori Badan Usaha Sektor Pertambangan, Manufaktur dan Konstruksi.
Penghargaaan ini diserahkan langsung oleh PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni kepada Senior Manager of HR Operation SMBR Andika Lestantyo di Acara Penganugerahan Paritrana Award 2023 yang digelar Hotel Aryaduta, Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Selasa (26/3).
Paritrana Award merupakan penghargaan yang diberikan oleh presiden dan diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten/kota, dan pelaku usaha yang berskala besar, menengah, usaha sektor layanan publik, dan usaha mikro yang mendukung penuh pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
SMBR meraih penghargaan terbaik kedua karena dinilai konsisten dalam memberikan jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang diterapkan oleh perusahaan kepada para tenaga kerja.
Dalam sambutannya PJ Gubernur Sumsel, Agus Fatoni mengatakan dengan adanya Paritrana Award ini diharapkan dapat meningkatkan Kepatuhan dan Kepedulian Pemberi Kerja Badan Usaha terhadap peraturan jaminan sosial ketenagakerjaan dan kepedulian dalam memberikan perlindungan bagi Pekerja rentan dilingkungan sekitar.
“ini kita harapkan dapat memacu semangat untuk melindungi para pekerja formal maupun informal,” katanya.
Selain itu, Kepala Wilayah Sumbagsel BPJS Ketenagakerjaan, Muhyidin mengatakan Paritrana Award Tahun 2023 ini merupakan ajang ajang penghargaan yang diberikan oleh Presiden RI kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kota dan pelaku usaha yang mendukung penuh pelaksanaan Jamsostek.
“Paritrana Award ini sudah berjalan ke 7 kali nya, dan para pemenang sudah terseleksi melalui proses yang panjang,” ujarnya.
Andika Lestantyo mengatakan SMBR sangat memperhatikan hak – hak tenaga kerja yang diakomodir sesuai dengan perjanjian kerjasama salah satunya empat program jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan. “Ada empat program jaminan sosial yang kami jalankan diantaranya program jaminan kecelakaan kerja (JKK), program jaminan kematian (JKM), program jaminan hari tua (JHT) dan program jaminan pension (JP),” tuturnya.
Sementara itu, Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu menambahkan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Pemprov Sumsel ini kepada SMBR atas upaya perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada para tenaga kerja. “Terima kasih atas penghargaan yang diberikan sehingga makin memotivasi kami untuk memberikan perlindungan terbaik untuk sosial ketenagakerjaan para tenaga kerja kami,” katanya.(*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melakukan pelaksanaan overhaul terhadap Pabrik Baturaja II, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Pelaksanaan overhaul pabrik tersebut, dilaksanakan selama 17 hari yang dimulai dari tanggal 22 Februari 2024.
Pabrik yang beroperasi sejak 2017 ini memiliki kapasitas produksi hingga 1,85 juta ton dan merupakan pabrik termutakhir milik SMBR yang pembangunannya memakan waktu selama 26 bulan, diklaim sebagai proyek pembangunan pabrik semen terintegrasi tercepat di Indonesia.
Direktur Fungsi Operasi SMBR, Muhammad Syafitri menjelaskan pelaksanaan overhaul ini dilakukan guna mempertahankan kinerja mesin produksi agar tetap dalam kondisi optimal serta menjaga efisiensi operasi peralatan produksi pabrik.
“Tiap tahun, pabrik harus menjalani proses overhaul atau pemeliharaan menyeluruh secara rutin. Proses ini bertujuan untuk mengatasi kerusakan atau abnormalitas pada peralatan dengan melakukan perbaikan atau mengganti komponen yang rusak,” tutur Syafitri.
Selain itu, untuk menghindari terjadinya kecelakaan kerja selama overhaul, SMBR menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sehingga sukses mencapai nihil kecelakaan kerja (zero accident) selama kegiatan overhaul berakhir.
Vice President of Maintenance SMBR, Eko David Irawan menegaskan bahwa keberhasilan mencapai zero accident selama pelaksanaan overhaul tidak lepas dari komitmen perusahaan terhadap prinsip K3, serta kepatuhan seluruh karyawan dalam mengidentifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja dan pelaksanaan tindakan mitigasi yang sesuai, disertai dengan penyampaian safety briefing yang dilaksanakan secara rutin.
“Kita berharap semua pihak berperan aktif untuk mengingatkan sesama rekan kerja, memperhatikan setiap prosedur yang sesuai dan menjadikan K3 sebagai perilaku yang melekat di dalam diri masing-masing,” tandas Eko.
Berkat komitmen perusahaan terhadap prinsip K3, pada awal bulan maret SMBR berhasil meraih dua Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) Tingkat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) Tahun 2024. Dua penghargaan yang diterima SMBR atas pretasinya dalam melaksanakan Program K3 Tahun 2024, khususnya kepada dua wilayah operasional SMBR, yaitu Pabrik Penggilingan dan Pengantongan Semen di Kota Palembang dan Pabrik Baturaja yang terletak di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). (*)

PALEMBANG – Keberhasilan dan konsistensi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam mengimplementasikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh lini operasional, membuahkan apresiasi positif. SMBR berhasil meraih dua Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) Tingkat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) Tahun 2024.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) Afriansyah Noor yang didampingi oleh Deliar Rizqon selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumsel kepada Senior Manager of Secretarial & Stakeholder Management SMBR Pramaja Gusnady, yang bertepatan pada Upacara Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2024 Provinsi Sumsel di Halaman Griya Agung, Kota Palembang pada Jumat (8/3).
Dua penghargaan yang diterima SMBR atas pretasinya dalam melaksanakan Program K3 Tahun 2024, khususnya kepada dua wilayah operasional SMBR, yaitu Pabrik Penggilingan dan Pengantongan Semen di Kota Palembang dan Pabrik Baturaja yang terletak di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Pada sambutannya, Wakil Menteri Kemnaker RI menyampaikan harapan kepada semua pihak dalam penerapan program K3. “Saya mengharapkan kepada semua pihak untuk ikut mengawal agar program dan strategi nasional K3 tersebut dapat berjalan efektif. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, Serikat pekerja, dan pihak lain yang potensial juga wajib memberi perhatian dan mendorong agar K3 dapat dijalankan secara efektif,” harapnya.
Pramaja menyampaikan ucapan terima kasih kepada Provinsi Sumsel dan Kemnaker atas penghargaan yang diterima. “Kami mengucapkan terima kasih banyak atas penghargaan yang diberikan oleh Provinsi Sumsel ini. Penghargaan ini merupakan bukti dari konsistensi perusahaan dalam menerapkan nilai-nilai K3 dan Sistem Manajemen K3 yang diikuti oleh seluruh karyawan,” ujarnya.
Sementara itu, Senior Manager of Health, Safety & Environment SMBR Meriadi menambahkan SMBR senantiasa melaksanakan aspek – aspek K3 di semua lini usaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman. “Dalam meningkatkan pelayanan K3 diperusahaan, SMBR memiliki dua program utama yaitu Safety Observation System dan Baturaja Risk Containment, kedua program ini untuk menekan potensi bahaya yang ada di seluruh wilayah kerja SMBR serta tentunya dengan mengimplementasikan peraturan perundangan yang wajib terkait SMK3,” tambahnya. (*)

PALEMBANG – Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Rahmat Hidayat menjadi narasumber dalam acara kegiatan Forum Calon Investor yang diselenggarakan oleh Indonesia Stock Exchange (IDX) Sumsel.
Kegiatan yang bertajuk “PDKT : Pendekatan dengan yang punya slogan Kokoh & Tahan Lamo SMBR” diadakan di Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Sumatera Selatan, Kota Palembang pada Kamis (29/2). Dihadiri oleh 51 peserta dari beragam kalangan diantaranya mahasiswa dan pelaku bisnis di Kota Palembang. Acara dibuka oleh Hari Mulyono selaku Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Sumatera Selatan.
Pada kesempatan tersebut, Rahmat Hidayat memaparkan peluang bisnis yang dihadirkan oleh SMBR meliputi kinerja bisnis, kinerja ESG (Environment, Social and Government) serta pencapaian. Ia menjelaskan SMBR telah menunjukan pertumbuhan yang signifikan setelah bergabungnya dengan SIG pada tahun 2022.
“Kami merasakan dampak positif yang besar setelah bergabung dengan SIG karena disupport dengan supply chain management yang terkonsolidasi. Kita simak dari kinerja produksi ditahun 2023, volume terak tumbuh 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lalu volume produksi semen juga tumbuh 7,5 persen. Lalu kinerja penjualan, volume penjualan semen terus tumbuh sebesar 7,6 persen hal ini seiring dengan sinergi jaringan logistik dalam grup yang membuka peluang bagi SMBR untuk meningkatkan utilitas pabrik,” ungkapnya.
Dalam market share, Rahmat mengungkapkan SMBR berhasil mempertahankan market share di wilayah Sumbagsel sebesar 33%. “Kita masih menjadi market leader termasuk di pasar utama yaitu Provinsi Sumsel dan Lampung,” tegasnya.
Dari sisi kinerja keuangan SMBR mencatatkan kinerja keuangan yang terus tumbuh dan solid dalam tiga tahun terakhir. “Sampai tahun 2023 terjadi peningkatan pendapatan yang didorong oleh pertumbuhan volume penjualan semen dan kontribusi atas penjualan produk derivative seperti white clay sehingga laba bersih SMBR terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini berdampak positif pada EBITDA yang terus tumbuh,” ujar Rahmat dalam paparannya.
Lanjutnya, Ia menyampaikan SMBR juga memiliki produk turunan yaitu white clay sebagai bahan baku dari pembuatan pupuk NPK (Nitrogen, Phospat, Kalium) yang merupakan salah satu strategis bisnis SMBR. White clay ini dihasilkan dari riset dan pengembangan yang dilakukan oleh Tim SMBR dan sudah ada hak patennya. “Alhamdullilah produk white clay yang kita hasilkan ini sudah ada hak patennya yang diterbitkan oleh Kemenkumham, kita juga sebagai industri semen pertama di Indonesia yang berhasil menghasilkan white clay,” tutur Rahmat.
Selain itu, dalam paparannya ia juga menjelaskan kinerja ESG sebagai bagian dari keberlanjutan perusahaan. Dari sisi lingkungan, SMBR berhasil menurunkan emisi karbon berkat pengunaan bahan bakar alternatif melalui pengelolaan limbah sebagai pengganti batubara.
“Kita bekerjasama dengan mitra penghasil limbah, dari limbah itu kita kelola dan kita manfaatkan menjadi bahan bakar alternatif ini juga bagian dari efisiensi operasi yang menghasilkan nilai tambah bagi SMBR dan tentunya pelestarian lingkungan. Lalu kita juga meraih PROPER Hijau, penghargaan ini sulit didapatkan, tapi kita berhasil artinya kita melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik,” kata Rahmat.
Pada program tanggung jawab sosial dan lingkungan, SMBR melalukan beberapa program antara lain Rumah BUMN Baturaja dan pengelolaan ekosistem pada area lahan bekas dengan pengelolaan sistem silvikultur menjadi habitat budidaya koloni lebah trigona. “Kita bantu UMKM di Baturaja lewat Rumah BUMN Baturaja, apalagi salah satu UMKM kita sudah menerapkan pelestarian lingkungan lewat Bayar Kopi Pakai Sampah yang bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Kabupaten OKU”.
Pada sesi penutup acara, Rahmat mengingatkan kembali bahwa secara fundamental, produksi dan keuangan SMBR terus tumbuh serta adanya pengembangan lahan tambang untuk bahan baku serta diperkuat dengan bergabungnya SMBR ke SIG, maka peluang bisnis semakin luas. “Sekarang ini, SMBR tidak akan hanya fokus pada industri semen saja, tapi menjadi penyedia solusi bahan bangunan karena dukungan dari SIG yang memiliki sekitar 42 perusahaan, mulai dari anak usaha hingga cicit usahanya yang beragam industri, hal ini memberikan peluang bagi SMBR untuk melebarkan sayap bisnis kedepannya,” tutup Rahmat. (*)

PALEMBANG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menerima kunjungan dari PT Sucofindo, anak usaha BUMN yang bergerak dibidang jasa sertifikasi, pemeriksaan, pengawasan, pengujian dan pengkajian di Indonesia.
Kedatangan PT Sucofindo yang dipimpin oleh Direktur Utama Jobi Triananda Hasjim ini disambut baik oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya pada Jumat (16/2) di Kantor Pusat SMBR Kota Palembang, Sumatra Selatan.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Direksi SMBR yaitu Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat, Direktur Operasi Muhammad Syafitri serta didampingi oleh Vice President dan staff.
Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya, menyambut baik kunjungan ini dan berharap dapat memperkuat kerja sama yang baik dan berkelanjutan antara SMBR dan Sucofindo.
“SMBR bersinergi dengan Sucofindo telah terjalin sejak lama. Kami berharap sinergi ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak. Melalui jasa yang diberikan oleh Sucofindo, kolaborasi ini membantu kami dalam mencapai standar nasional hingga internasional demi meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk SMBR, karena kami terus mengutamakan dan meningkatkan mutu, kualitas, serta pelestarian lingkungan,” ungkap Suherman.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sucofindo, Jobi Triananda Hasjim mengatakan kunjungan ini selain silaturahmi juga sekaligus membahas berbagai aspek terkait inspeksi, sertifikasi dan menjaga mutu kualitas produk SMBR.
“Kedatangan kami ke SMBR untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan dan sinergi yang kuat antara Sucofindo dan SMBR. Sudah banyak jasa dibidang sertifikasi yang telah kami terbitkan diantaranya SNI/ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berdasarkan PP Nomor 50 Tahun 2012 dan saat ini yang sedang dalam proses sertifikasi yaitu SNI/ISO 50001:2018 Sistem Manajemen Energi,” kata Jobi mantan Direktur Utama SMBR.
Ia menjelaskan ini merupakan komitmen Sucofindo untuk terus mendukung industri di Indonesia dengan layanan jasa inspeksi dan sertifikasi terbaik yang Sucofindo berikan, serta berkolaborasi dalam pengembangan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan daya saing produk-produk Indonesia di pasar global. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran (Damkarmat) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) di Kantor Damkarmat Kabupaten OKU, Sumatra Selatan pada Jumat (2/2).
Bantuan yang diserahkan berupa 2 Unit Mesin Pompa, 5 Unit Nozzle Gun, dan 5 Unit Nozzle Jet. Penyerahan bantuan yang diserahkan langsung secara simbolis melalui Unit of CSR SMBR kepada Kepala Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Kabupaten OKU, Aminilson.
Vice President of Corporate Secretary SMBR, Basthony Santri mengatakan bantuan yang diberikan merupakan salah satu bentuk pelaksanaan CSR SMBR, dalam upaya mendukung keberlanjutan operasional Damkarmat dalam menjalankan tugasnya untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana terutama bencana kebakaran karena OKU masuk dalam zona rawan karhutla. Hal ini juga sebagai salah satu bentuk antisipasi dalam persiapan menghadapi kondisi karhutla yang sering terjadi.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meningkatkan kapasitas operasional Damkarmat di Kabupaten OKU dan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Damkarmat Kabupaten OKU mengucapkan terima kasih kepada SMBR, dimana bantuan tersebut sangat membantu dalam ketersediaan dan kelancaran operasional Damkarmat di Kabupaten OKU ini.
“Bantuan dari Semen Baturaja ini sangat ditunggu dan bermanfaat untuk masyarakat dimana akhir akhir ini sangat sering sekali musibah kebakaran dan banjir yang diakibatkan tingginya intensitas hujan yang terjadi di Kabupaten OKU,” pungkasnya. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar Seminar K3 dan Penyegaran K3 tahun 2024 dengan judul “Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan & Pengelolaan Keselamatan dan Lingkungan Pertambangan Dalam Upaya Pencegahan Kecelakaan Tambang”. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mendukung Bulan Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2024.
Seminar ini mengundang Armaya Sentanu Pasek selaku Kepala Bidang Teknik dan Penerimaan Minerba Dinas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia (RI) dan Fiterman Aris selaku Kepala Bidang Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palembang sebagai narasumber.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Wisma Ganesha, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan pada Selasa (30/1) ini, diikuti karyawan SMBR, anak usaha hingga vendor dan dihadiri Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri.
Dalam sambutannya, Muhammad Syafitri, Direktur Operasi SMBR, menekankan bahwa peringatan Bulan K3 memiliki manfaat yang baik bagi para pekerja dan perusahaan. Menurutnya, pelaksanaan Seminar K3 ini diharapkan mampu memotivasi pekerja untuk patuh terhadap peraturan K3 yang telah ditetapkan perusahaan.
“Kami berkomitmen untuk mencegah terjadinya kejadian fatality di lingkungan kerja, dan mengidentifikasi sumber risiko kecelakaan tersebut. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja dengan mematuhi aturan dan prosedur yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Selanjutnya, dilanjutkan dengan sosialisasi program BPJS ketenagakerjaan yang disampaikan oleh Fiterman Aris. Menurutnya Perlindungan sosial di tempat kerja adalah hak setiap pekerja. Melalui program BPJS Ketenagakerjaan, ia mengatakan kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan menyeluruh dan manfaat yang nyata bagi para pekerja.
“Bekerjalah dengan aman dan nyaman tapi tetap diutamakan jaminan Ketenagakerjaan agar semua pekerja terlindungi dari resiko kecelakaan kerja ” tuturnya.
Sementara itu, pada sesi selanjutnya Armaya Sentanu Pasek menjelaskan keselamatan adalah prioritas utama dalam lingkungan tambang. Upaya pencegahan kecelakaan dan perlindungan kesehatan para pekerja adalah komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman.
“Kerja aman dan nyaman merupakan Impian kita bersama tapi utamakan keselamatan dalam bekerja itulah yang utama khususnya pekerja tambang yang mempunyai resiko kecelakaan lebih banyak dari area lainnya,” kata Armaya. (*)












