JAKARTA – Hampir memasuki usia keemasan, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) baru saja mengadakan Soft Launching Buku SejarahSMBRpada Selasa (24/10) di Hotel Bidakara, Jakarta. Acara peluncuran buku ini juga bersamaan dengan Public Expose SMBR Tahun 2023 di dalam satu rangkaian acara yang sama.

Peluncuran buku ini dihadiri oleh Komisaris dan Direksi SMBR diantaranya Komisaris Independen Chowadja Sanova, Komisaris Hadi Daryanto yang hadir via Online lalu Direktur Utama Daconi Khotob, Direktur Fungsi Keuangan & SDM Rahmat Hidayat, Direktur Fungsi Operasi Suherman Yahya dan didampingi oleh Vice President of Corporate Secretary Bashtony Santri beserta Tim Penyusun Buku Sejarah SMBR.

Singkat cerita, buku yang diberi judul “Sang Tiga Gajah: Merayakan Sejarah, Melanjutkan Kisah” yang mengkisahkan tentang sejarah kolosal sebuah pabrik semen yang didirikan di Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Bagaimana sebuah pabrik yang bahan baku, dan pengolahannya hingga menjadi klinker berada di Baturaja. Namun juga memiliki grinding plant dan packaging plant di Kota Palembang dan Bandar Lampung.

Ide awal pembangunan pabrik yang berada di tiga lokasi ini terbilang unik. Pembangunan pabrik semen yang berada di Baturaja dimaksudkan agar memanfaatkan jalur kereta api untuk pendistribusiannya. Oleh pemerintah, SMBR memang dibangun untuk memenuhi kebutuhan semen di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Dalam perjalanannya, SMBR sudah mengalami fase yang sulit. Pembangunan pabrik sempat tertunda lantaran situasi ekonomi dalam negeri yang tidak menentu. Pembangunan pabrik sempat tersendat, imbas dari krisis dan situasi global di akhir 1970an. Pada tahun 1998, SMBR sempat akan dilego ke pihak asing, di buku ini diceritakan detail bagaimana jajaran manajemen waktu itu berhasil menyelamatkan aset perusahaan dari ‘rumah sakit’ bernama BPPN dan cengkraman pihak asing.

Pada 28 Juni 2013, SMBR juga berhasil mencatatkan saham perdananya ke Bursa Efek sehingga berstatus perusahaan terbuka. Hingga pada akhirnya, di tahun 2022, SMBR sebagai perusahaan BUMN diintergrasikan ke dalam ekosistem besar Industri Semen dan tergabung dalam SIG. Perjalanan selama hampir setengah abad SMBR terangkum dalam buku ini.

Untuk merangkum Sejarah setengah abad dalam satu buku yang memuat 364 halaman ini, penulis dan tim penyusun telah mewawancarai lebih dari 30 narasumber, baik dari jajaran direksi lintas generasi, mantan karyawan, komisaris, stakeholder dan lapisan masyarakat.

Tokoh-tokoh beken yang diwawancarai antara lain Tokoh Nasional Azwar Anas, mantan Direktur dan pendiri SMBR. Mantan Anggota DPR/RI Marzuki Alie, Pamudji Rahardjo Direktur Utama yang berhasil membawa SMBR melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga Daconi Khotob yang membawa perusahaan di masa transisi ke SIG.

“Sang Tiga Gajah adalah julukan yang merujuk kepada tiga tempat lokasi operasional SMBR yang berdiri tegak seperti gajah – gajah yang Kokoh dan Tahan Lamo sesuai tagline SMBR. Buku ini merupakan saksi sejarah, pencapaian, dan peran strategis serta kontribusi SMBR dalam pembangunan infrastruktur dan perekonomian nasional, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan,” ungkap Daconi dalam sambutannya.

Ia menyebutkan dengan peluncuran buku sejarah ini menandakan usia SMBR telah masuk setengah abad. Kisah ini bukan hanya sekedar dokumentasi melainkan sebagai bentuk penghargaan daan penghormatan bagi para pelopor berdirinya SMBR.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tinggi kepada semua pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam pembuatan buku sejarah ini. kami mengharapkan semua masyarakat luas untuk dapat menjelajahi isi buku sejarah ini, yang berisikan wawasan, informasi, dan sejarah berdirinya SMBR sebagai sumber motivasi dan gagasan inovatif untuk mencapai tujuan bersama” tutupnya. (*)

JAKARTA – Ditengah kondisi industri semen nasional yang masih mengalami kontraksi, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), mampu mencatatkan kinerja positif pada Kuartal III – 2023. Hasil tersebut dipaparkan langsung pada acara Public Expose (Pubex) SMBR Tahun 2023 yang dilaksanakan secara hybrid pada Selasa (24/10) di Hotel Bidakara, Jakarta, serta live streaming via platform Ms Teams.

Dalam kesempatan ini, paparan disampaikan langsung oleh Direktur Utama SMBR Daconi Khotob yang didampingi oleh Direktur Fungsi Keuangan & SDM Rahmat Hidayat, Direktur Fungsi Operasi Suherman Yahya dan Vice President of Corporate Secretary Basthony Santri.

Daconi menyebutkan hingga akhir September 2023, SMBR berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 1,45 Triliun atau meningkat 10% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Pendapatan ini didorong dari penjualan semen sebesar Rp 1,42 Triliun, ditambah dengan penjualan White Clay sebesar Rp 27,62 Miliar yang tumbuh 13% dari periode yang sama di tahun lalu.

“Hal ini mendorong peningkatan laba bersih yang tumbuh signifikan menjadi Rp. 53,96 Miliar atau naik 25% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Laba bersih yang meningkat didukung juga oleh penurunan beban bunga sebagai dampak dari refinancing hutang bank dan percepatan pembayaran pokok pinjaman kredit sindikasi,” kata Daconi saat paparan.

SMBR juga menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan melalui program efisiensi operasi dan penurunan emisi, antara lain mengimplementasi Total Productive Maintenance (TPM), mengadakan kompetisi SMBR Innovation Award, serta Penyegaran K3 Tambang. Hal ini membuktikan hingga September 2023, SMBR berhasil menekan Intensitas emisi karbon (cakupan 1) turun menjadi 0,572 Ton CO2/t cem eq, realisasi 2022 (0,588 Ton CO2/t cem eq) dan peningkatan thermal substitution rate mencapai 3,57%, di atas realisasi 2022.

Dari sisi Tanggungjawab Sosial & Lingkungan (TJSL), realisasi Penyaluran Dana Program TJSL hingga September 2023 mencapai Rp. 2,68 Miliar, naik 61% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Beberapa program TJSL yang telah direalisasikan diantaranya Pelatihan melalui Rumah BUMN Baturaja, Pameran UMKM di Jakarta dan Palembang serta penyaluran bantuan ke masyakarat dan pemerintahan.(*)

LAMPUNG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) sangat peduli dan ingin terus meningkatkan hubungan industrial yang baik bersama Serikat Karyawan-nya. Hal ini diwujudkan dengan kehadiran manajemen SMBR yang diwakili oleh Direktur Utama Daconi Khotob dan juga Fitria Margaretha selaku Vice President of Human Resource & General Affair pada Musyawarah Besar (Mubes) V Serikat Karyawan Semen Baturaja (SKSB) Tahun 2023 di Kantor SMBR Site Panjang, Kota Bandar Lampung pada Kamis (12/10). Mubes V SKSB ini mengusung tema “Bersama SKSB Wujudkan Solidaritas untuk SMBR yang Semakin Berintegritas”.

Acara ini dihadiri secara langsung oleh pengurus dan anggota SKSB serta para tamu undangan, di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Dr. Agus Nompitu; Ketua DPN Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Seluruh Indonesia, Faisal Arif; serta rekan-rekan dari serikat pekerja industri semen lainnya.

Direktur Utama SMBR Daconi Khotob dalam sambutannya menyebut karyawan adalah aset berharga bagi perusahaan, SMBR memberikan komitmen penuh untuk membina hubungan industrial dengan karyawan demi menciptakan suasana kerja yang lebih produktif, berkelanjutan, dan harmonis.

“Kita harus mengakui bahwa tanpa dedikasi dari karyawan, pencapaian-pencapaian besar yang telah SMBR raih selama ini tidak mungkin terjadi. Saya berharap SKSB akan terus berperan aktif menjadi mitra yang baik bagi perusahaan untuk menampung dan menyampaikan aspirasi karyawan/ti kepada perusahaan terutama yang berkaitan denganketenagakerjaan, saling bertukar fikiran, dalam mendukung pelaksaan program – program kerja perusahaan serta merealisasikan gagasan/ide untuk kemajuan perusahaan kedepannya.,” tutur Daconi dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Dr. Agus Nompitu, SE, M.T.P, mengatakan bahwa sangat senang dengan hubungan industrial harmonis yang terjadi di SMBR. Dimana serikat pekerja dan manajemen berada pada forum yang sama dengan tujuan yang sama untuk memajukan perusahaan yang nantinya akan dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan di dalamnya.

Agenda utama Mubes V ialah Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Pusat SKSB Periode 2020-2023, pembahasan AD/ART, dan Peraturan Organisasi yang dibahas bersama oleh pengurus, MPO dan perwakilan anggota dari masing-masing unit kerja. Agenda lainnya adalah penyampaian hasil Pemilihan Langsung Calon Ketua Umum tahun 2023 oleh Komisi Pemilihan Langsung dan Serah Terima Jabatan kepada Ketua Umum SKSB 2023-2026, M. Ariansyah.

Musyawarah Besar V ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi jalannya kepengurusan yang baru serta semakin dapat mengayomi anggotanya dan terus dapat menjalin hubungan industrial yang harmonis untuk bersama-sama memajukan perusahaan sehingga kesejahteraan karyawan ikut meningkat. (*)

PALEMBANG –  Kabar menggembirakan datang dari PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk SIG), prestasi gemilang diraih oleh salah satu karyawan SMBR sekaligus atlet tenis meja, yaitu Hendri Radilah. Ia berhasil meraih 3 Medali dalam ajang Peparprov (Pekan Paralympic Provinsi) Sumsel ke-IV yang digelar di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel) yang telah berlangsung dari tanggal 27 hingga 30 September 2023.

Keberhasilan Hendri mengharumkan nama SMBR dan Provinsi Sumsel tak lepas dari usaha dan kerja keras yang dilakukan oleh Hendri dan rekan-nya, Hendri yang mewakili kontigen Kabupaten Lahat berhasil membawa pulang 3 Medali dalam Cabang Olahraga Tenis Meja diantaranya 1 Emas Kategori Single Putra, 1 Perak Kategori Beregu Putra, dan 1 Perunggu Kategori Ganda Putra.

Hendri menceritakan, hasil yang ia dapatkan ini tak lepas dari persiapan dan dukungan dari SMBR. “Alhamdulliah dukungan dan support dari SMBR sangat luar biasa, baik itu dukungan moral serta dalam persiapan karena kami butuh waktu latihan dan SMBR memberikan support akan hal itu, sehingga kami bisa berkonsentrasi di ajang tersebut,” kata Hendri, karyawan SMBR yang bertugas di Unit of Corporate Social Repsonsibility (CSR) SMBR.

Lalu, Vice President of Corporate Secretary SMBR Bashtony Santri mengucapkan rasa bangga atas pencapaian gemilang Hendri. “Prestasi yang ditorehkan oleh Hendri adalah bukti bahwa tidak ada batasan bagi kemampuan dan tekad seseorang, terlepas dari kondisi fisik. Mewakili manajemen SMBR, kami sangat bangga kepada Hendri. SMBR akan terus mendukung para karyawan, termasuk mereka yang memiliki disabilitas, untuk mencapai prestasi luar biasa seperti ini,” ucap Basthony.

Dia menambahkan, perusahaan telah berkomitmen untuk tidak membeda-bedakan karyawan. “SMBR memberikan peluang kepada individu yang memiliki kemampuan dan potensi luar biasa. Langkah ini adalah bagian dari komitmen SMBR untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan beragam,” tegasnya. (*)

BANDAR LAMPUNG –  PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menerima dua penghargaan sekaligus dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia. Penghargaan pertama sebagai Responden yang Responsif memberikan data dalam kegiatan Survei Statistik Industri Manufaktur. Sebelumnya, penghargaan pertama telah diterima pada Jumat (22/9) di Kantor SMBR Site Panjang, Kota Bandar Lampung yang diberikan langsung oleh BPS Kota Bandar Lampung.

Lalu, penghargaan kedua diberikan oleh Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dan didampingi Kepala BPS Kota Bandar Lampung Ir. Akhmad Nasarudin kepada perwakilan Manajamen SMBR yang diwakili oleh Senior Manager of  Palembang & Panjang Plant SMBR Kristan Teguh pada acara Seminar Hari Statisik Nasional (HSN) 2023 pada Rabu (27/9) di Hotel Sheraton, Kota Bandar Lampung. SMBR didaulat sebagai Perusahaan Terkooperatif dalam rangkaian kegiatan statistik lingkungan Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung Tahun 2023.

Kepala BPS Kota Bandar Lampung Ir. Akhmad Nasarudin dalam kegiatan ini mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak telah kooperatif dengan memberikan data – data pada survei dan sensus BPS, karena data yang diberikan merupakan peran bapak/ibu membangun data statistik yang berkualitas untuk perencanaan pembangunan di Kota Bandar Lampung. 

Penghargaan ini diberikan kepada SMBR atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia melalui dukungan data statistik secara tepat waktu. BPS memberikan penghargaan ini sebagai penghormatan atas komitmen SMBR dalam mendukung inisiatif pemerintah untuk memahami dan mengelola data statistik untuk mendukung pembangunan nasional.

Vice President of Corporate Secretary SMBR mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari BPS atas ketaatan perusahaan dalam memberikan data statistik kepada BPS  secara tepat waktu. kami merasa sangat terhormat menerima penghargaan ini.

“Sebagai perusahaan industri, kami selalu berkomitmen untuk berperan aktif dalam menyediakan data yang akurat dan berkualitas kepada BPS. Kami yakin bahwa statistik yang baik sangat penting bagi pengambilan keputusan yang tepat, dan kami akan terus berkontribusi dalam upaya memajukan Indonesia.” ungkap Basthony. (*)

BATURAJA –  PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar acara Total Productive Maintenance (TPM) Award Periode Semester I 2023 untuk Direktorat Operasi. Kegiatan dipusatkan di Aula Wisma Ganesha, Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan pada Kamis (27/9).

Dalam kegiatan TPM Award ini diberikan apresiasi kepada personil dan kelompok kerja Small Group Activity (SGA) dalam 4 Kategori diantaranya Plant Operation, Plant Support, Umum dan Achivement. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direksi SMBR diantaranya Direktur Utama Daconi Khotob dan Direktur Fungsi Operasi Suherman Yahya serta para Vice President yang hadir.

Direktur Utama SMBR Daconi Khotob dalam sambutannya menyampaikan SMBR berkomitmen tinggi untuk mengimplementasikan TPM secara berkelanjutan dengan penerapan program TPM.

Tujuan dari TPM ini adalah untuk mengurangi gangguan operasional sejak dini, meningkatkan efisiensi dalam pengeluaran biaya pemeliharaan, serta meningkatkan penggunaan peralatan melalui optimalisasi aktivitas 5R (ringkas, rapi, resik, rawat, dan rajin), autonomous maintenance, planned maintenance, dan focus improvement, yang melibatkan seluruh karyawan di bawah Direktorat Operasi.

“TPM Award ini rutin dilakukan per quartal (3 bulan) yang saat ini baru diikuti oleh 29 peserta SGA terdiri dari 26 SGA Pabrik Baturaja dan 3 SGA Pabrik Panjang. Keberadaan SGA di tiap unit kerja memiliki peran yang sangat penting. Tiap-tiap SGA memiliki fokus area yang harus dijaga dan dirawat masing-masing. Hal ini agar unit kerja dapat memberikan hasil kerja berkualitas, biaya lebih efisien, dan pelayanan lebih cepat. Diharapkan pencapaian target produksi, efisiensi biaya pemeliharaan dan operasional dapat tercapai serta sebagai bentuk nyata usaha SMBR dalam mewujudkan visi misi perusahaan,” ungkap Daconi saat sambutannya.

Ia mengucapkan selamat kepada semua SGA yang ada, baik kepada leader maupun anggota SGA yang berhasil meraih penghargaan TPM Award Periode Semester I 2023. “Terima kasih kepada TPM Officer dan SGA serta pihak-pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini. Semoga kedepannya SGA dapat terbentuk tidak hanya di Pabrik panjang dan pabrik Baturaja tetapi juga di pabrik Palembang dalam melaksanakan perbaikan dan peningkatan berkelanjutan dalam meningkatkan performanya,” tegasnya. (*)

PALEMBANG – Dalam menjaga jaminan dan mutu kualitas produk, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) merampungkan audit surveillance SNI ISO/IEC 17025 : 2017. ISO ini merupakan standar internasional persyaratan kompetensi untuk laboratorium pengujian dan kalibrasi.

Menggandeng lembaga Komite Akreditasi Nasional (KAN), pelaksanaan audit ini berlangsung dari tanggal 18 – 20 September 2023 di 3 site laboratorium SMBR yaitu Palembang, Baturaja dan Panjang.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Basthony Santri menjelaskan bahwa sebagai laboratorium pengujian yang telah terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017, audit surveillance ini menjadi kewajiban penting untuk memastikan konsistensi penerapan sistem manajemen mutu laboratorium SMBR. Kami terus berkomitmen untuk menjaga mutu produk dengan menerapkan quality control yang ketat dan didukung oleh kualitas data hasil pengujian laboratorium yang baik. Ruang lingkup akreditasi kami mencakup Akreditasi Laboratorium Pengujian Semen dan Akreditasi Laboratorium Pengujian Kuat Tekan Beton.

“Dengan akreditasi tersebut, hal ini membuktikan SMBR mampu untuk memastikan kualitas produk-produk yang dihasilkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur seperti konstruksi jalan, konstruksi penghasil energi, konstruksi pelabuhan dan konstruksi gedung dan lain sebagainya,” tegas Basthony.

Ia juga menambahkan kami terus mendorong pengembangan riset dan teknologi, serta penerapan prinsip-prinsip berkelanjutan, untuk memastikan pelanggan mendapatkan nilai tambah dari produk dan solusi yang memiliki kekuatan tahan lama serta ramah lingkungan.(*)

PALEMBANG –  Badan Pembina Olahraga Kerohanian dan Kesenian (BAPORKES) PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) kembali menggagas event olahraga antar instansi. Kali ini BAPORKES mengadakan olahraga sepakbola yang dikemas dalam tajuk “Trofeo Sparing Partner” yang digelar pada Sabtu (16/9) di Stadion Atletik Jakabaring, Kota Palembang.

Adapun lawan tanding SMBR kali adalah Jurnalis FC yang terdiri dari rekan-rekan jurnalis (Jurnalis FC) dan Sinergi FC gabungan komunitas sepakbola dari BUMN dan BUMD di Kota Palembang. Laga ini digelar bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara instansi yang ada di Palembang supaya tercipta komunikasi yang baik.

Ketua BAPORKES SMBR Rian Alfiana Assega mengatakan Trofeo yang terdiri dari tiga tim ini dapat menjadi bagian dari budaya perusahaan yang positif bagi masing-masing instansi.

“Dalam lingkungan kerja yang semakin terfragmentasi, kegiatan olahraga bersama dapat membantu mengatasi isolasi sosial. Karyawan dapat merasa lebih terhubung dengan rekan-rekan kerja mereka di luar lingkungan kerja,” kata Rian.

Vice President of Corporote Secretary SMBR sekaligus pembina BAPORKES SMBR Basthony Santri menambahkan dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi SMBR untuk  berinteraksi dengan perusahaan lain dalam suasana yang lebih santai daripada pertemuan bisnis formal. Di samping perusahaan juga dapat mempromosikan gaya hidup sehat di kalangan karyawan mereka.

Herdian selaku perwakilan Jurnalis FC menyampaikan agar kegiatan ini rutin dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan ini akan menimbulkan kesan yang baik bagi media massa. Herdian yang juga Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Palembang mengatakan akan selalu objektif dalam pemberitaannya. Namun, objektifitas juga akan lahir dari komunikasi yang baik.(*)

BATURAJA –  Sebagai wujud komitmen terhadap peningkatan gerakan ekonomi UMK yang berwawasan lingkungan, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Rumah BUMN Baturaja menyelenggarakan pelatihan Roasting Kopi dan Sosialisasi Program SMBR Eco Cafe Ngopi Bayar Pakai Sampah bagi UMK (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) mitra binaan.

Pelatihan yang dilaksanakan pada Kamis (14/9) di Rumah BUMN Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan ini menggandeng Deni selaku pemilik Cafe Ngupi Kuday yang merupakan salah satu mitra binaan UMK Rumah BUMN Baturaja yang telah mandiri untuk memberikan pengalaman dan transfer knowledge tentang Roasting Kopi sekaligus sosialisasi Program Eco Cafe yang telah diterapkan di cafe miliknya.

Pelatihan Roasting Kopi atau memanggang kopi ini menyasar para pelaku UMK yang telah terdaftar di Rumah BUMN Baturaja, khususnya di bidang kopi, masyarakat umum dan pelaku UMK lainnya yang memiliki minat untuk mengetahui proses pembuatan kopi. 

Dalam penjelasannya, Deni menyampaikan roasting kopi merupakan proses penting untuk mengubah biji kopi hijau (Green Bean) yang keras dan sulit diminum menjadi biji kopi siap minum yang menghadirkan kenikmatan bagi penikmat kopi. Proses ini melibatkan pemanasan biji kopi pada suhu tertentu, dan waktu tertentu untuk mencapai cita rasa yang diinginkan. Proses pemanggangan ini menciptakan reaksi kimia kompleks pada biji kopi yang mengubah karakteristiknya secara drastis.

Ia menambahkan salah satu kunci utama dalam menyangrai kopi adalah pengaturan suhu yang tepat, suhu yang tepat akan menginduksi reaksi yang diinginkan pada biji kopi, menciptakan rasa, aroma, dan kompleksitas yang diinginkan. Pemanggang tingkat lanjut memantau suhu dengan cermat dan menyesuaikan dengan tahap pemanggangan yang diinginkan, baik itu light roast, medium roast, atau dark roast.

“Proses penyangraian juga memerlukan kepekaan terhadap aroma dan rasa dari kopi tersebut, seorang roaster kopi harus mampu membedakan secara akurat aroma dan rasa kopi mentah dan kopi yang sudah di panggang,” Ujar Deni, Pemilik Cafe Ngupi ku-day.

Selain itu, Deni juga mengajak para pelaku UMK meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan pengembangan usaha dengan bersama – sama untuk mengurangi penggunaan plastik maupun sampah lainnya di lingkup masyarakat dengan menerapkan konsep kedai ramah lingkungan di masing – masing usaha mereka, dengan memberlakukan SOP melalui penerapan 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replacement) sehingga membatasi penggunaan plastik dari sedotan, kantong plastik, cup minuman.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Basthony Santri menjelaskan pelatihan ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap pelaku UMK khususnya di bidang kopi, untuk meningkatkan pengetahuannya dalam proses pengolahan kopi dan memberikan pembekalan kepada pelaku UMK dan masyarakat di Baturaja dengan gerakan peduli lingkungan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat pelaku UMK di Baturaja untuk berinovasi dan memulai gerakan positif dengan mengurangi penggunaan kemasan plastik, kantong plastik, botol plastik, dan gelas plastik, serta memanfaatkan sampah. Gerakan ini sejalan dengan tiga pilar yang ditetapkan oleh SIG, yaitu mendorong solusi dan inovasi berkelanjutan, melindungi lingkungan, serta menciptakan nilai bagi karyawan dan komunitas,” ungkap Basthony.

SMBR senantiasa mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) melalui implementasi program-program berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance) di seluruh wilayah operasionalnya. Hal ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Lingkungan dan Sosial (TJSL), demi mewujudkan manfaat ekonomi di masyarakat. (*)

BATURAJA – Guna meningkatkan kesadaran akan keamanan dan kenyamanan serta menambah pemahaman akan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan kampus, Fakultas Teknik Lingkungan Universitas Baturaja (UNBARA) mengadakan kuliah umum di Auditorium UNBARA, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan pada Sabtu (9/9).

Dalam kuliah ini, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di dapuk sebagai salah satu narasumber yang diwakili oleh Manager Health & Safety SMBR Masagus Fatahillah serta didampingi oleh narasumber yang lainnya diantaranya Rektor Universitas Prabumulih Dr. Yuniar Pratiwi, S.Si, M.Si dan Guru Besar Teknik Lingkungan UNBARA Prof. Dr. Hasmawaty AR, M.T

Kuliah umum yang bertajuk “Penerapan Sistem Manajemen K3 Dalam Upaya Peningkatan Safety Awareness di Lingkungan Kampus Merdeka Universitas Baturaja” ini dihadiri oleh 150 orang mahasiswa. Pada kesempatan itu juga hadiri oleh Rektor UNBARA Ir. Lindawati MZ, M.T.

Acara dibuka oleh sambutan dari Rektor UNBARA Ir. Lindawati MZ, M.T, beliau mengatakan perguruan tinggi sebagai sebuah lembaga pendidikan formal yang salah satu tujuannya adalah mencetak lulusan siap kerja, sangat penting menanamkan nilai safety sejak dini kepada para mahasiswa.

“Bukan hanya safety terkait K3 saja yang dikonsep, melainkan safety sebagai nilai, jiwa, dan kultur dalam semua bidang,” ungkap Lindawati.

Dalam materinya Masagus Fatahillah selaku praktisi K3 di lingkungan SMBR memberikan pesan agar safety dapat menjadi budaya sehingga Kampus UNBARA menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh kalangan.

“Di beberapa Sektor industri sudah memiliki regulasi dan standar keselamatan yang harus dipatuhi untuk melindungi pekerja, asset perusahaan dan lingkungan masyarakat. Penerapan serta peningkatan safety awarness bertujuan untuk memastikan bahwa organisasi dan individu dapat mematuhi peraturan dan regulasi ini. Saya berharap Universitas UNBARA memiliki pemahaman yang sama terkait hal ini, sehingga kelak dapat melahirkan lulusan2 terbaik yg saat terjun ke dunia kerja dan industri sudah paham dalam penerapan K3,” papar Fatahillah.

Rektor UNBARA Ir. Lindawati MZ, M.T menyampaikan terimakasih kepada instansi dan perusahaan yang telah memberikan edukasi kepada para Mahasiswa terkait K3. Edukasi ini diharapkan dapat membuat para Mahasiswa lebih memahami apa itu K3 dan dapat menerapkannya dimanapun berada.

“Kedepannya Universitas Baturaja akan menerapkan budaya K3 dan SMK3 di lingkungan kampus,” ujar Lindawati dihadapan ratusan siswanya.

Terpisah, Vice President of Corporate Secretary SMBR Basthony Santri mengatakan hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat salah satunya di bidang pendidikan.

“Disini peran perusahaan dalam mendukung pendidikan menjadi sangat penting untuk melahirkan para personil yang sungguh-sungguh memahami mengenai prosedur dan implementasi K3,” pungkas Basthony.(*)