PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) ikut serta dalam event Sriwijaya Expo yang diselenggarakan pada tanggal 2-6 Juli 2022 di Plaza Venue Dempo Jakabaring Sport City (JSC).

Event Sriwijaya Expo yang diselenggarakan tiap tahun oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kali ini sengaja diselenggarakan bersamaan dengan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) ke VI. Sehingga Sriwijaya Expo dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia karena dalam ajang FORNAS diikuti oleh para peserta dari 34 provinsi.

Dalam event Sriwijaya Expo kali ini, SMBR melakukan display Produk Semen dan produk turunan seperti Beton Porous dan Semen Mortar. Selain itu, SMBR juga memberikan informasi pembelian Semen secara online melalui marketplace Tokopedia di Official Account Semen Baturaja. Banyak penawaran menarik dan diskon yang bisa didapatkan pembeli dengan pemesanan melalui Tokopedia.

Tak hanya produk unggulan Semen Baturaja yang Kokoh dan Tahan Lamo, tapi produk UMKM Mitra Binaan SMBR pun ikut menyemarakan event. Ada yang menarik lainnya dari booth SMBR dalam Sriwijaya Expo adalah produk Madu hasil budidaya dari konservasi lahan tambang Semen Baturaja. Produk tersebut menjadi salah satu bukti jika SMBR merupakan Perusahaan yang peduli dengan lingkungan sesuai dengan visi yaitu Menjadi Green Cement Based Building Material Company Terdepan di Indonesia.

Kemeriahan Event Sriwijaya Expo tak luput dari kehadiran pengunjung yang mayoritas masyarakat Kota Palembang. Sejak pandemi Covid-19 ini menjadi awal dimulainya event-event besar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Palembang. Sampai hari terakhir penyelenggaraan Expo, booth SMBR telah dikunjungi sebanyak 1.591 orang. SMBR juga membagikan souvenir kepada para pengunjung dengan berpartisipasi pada games yang telah disiapkan.

Sebagai salah satu perusahaan semen di Sumatera Selatan, SMBR menjaga brand image dalam pagelaran Sriwijaya Expo terhadap pelanggan loyal di Kota Palembang. Tak hanya itu, ini juga menjadi sisi positif SMBR dalam mendukung kemajuan perekonomian di Provinsi Sumatera Selatan. SMBR berharap melalui event ini, masyarakat Indonesia semakin mengenal Semen Baturaja.

Di penghujung acara, SMBR juga meraih penghargaan Stand Terbaik II Kategori BUMN, BUMD dan Perusahaan Swasta dalam Event Sriwijaya Expo 2022. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan yang diterima secara simbolis oleh Senior Manager Corporate Social Responsibilty SMBR Gili Aprial Braja pada Rabu (6/7) ditempat acara tersebut.

“Penghargaan ini tak lepas dari konsep menarik dan juga promosi – promosi yang SMBR berikan” tambah Gili.

PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) sukses meraih capaian skor sangat memuaskan hingga 99,87% dalam pemenuhan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari 8 produk yang didaftarkan melalui Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian.

Ada delapan produk SMBR yang telah tersertifikat TKDN diantaranya, White Clay (skor 99,87%), Klinker (skor 97,62%), OPC Tipe V Curah (skor 92,78%), OPC Tipe I Curah (skor 92,59%), Semen PCC Curah (skor 92,06%), OPC Tipe II Curah (skor 91,08%), OPC Tipe I Zak 50 Kg (skor 83,91%), dan Semen PCC Zak 50 Kg (skor 81,01%).

Dalam mendukung upaya pemerintah untuk memperkuat kemajuan industri dan produk-produk dalam negeri, SMBR sebagai salah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah memberikan konsistensi produk dengan capaian skor TKDN sangat memuaskan.

“Peningkatan penggunaan TKDN ini diharapkan mampu mengakselerasi tingkat produktivitas nasional demi mendukung pemulihan ekonomi pasca Covid 19.” Ujar Daconi Direktur Utama SMBR.

Sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi, Perseroan berkomitmen penuh untuk membangun dan mendukung industri dalam negeri.

BUMN sendiri diharapkan menjadi pelopor peningkatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri yang telah menjadi prioritas pemerintah ke depan. Sesuai dengan target pemerintah terkait peningkatan TKDN dalam RJPMN pada tahun 2020 sebesar 43,3% naik menjadi 50% pada tahun 2024.

“Kami juga telah memberikan sosialisasi tentang TKDN kepada seluruh karyawan dalam optimalisasi P3DN BUMN dengan harapan skor TKDN di SMBR mampu meningkat lebih baik lagi.”pungkasnya.{}

Best State Owned Enterprises & Top 50 Mid Capitalization of Public Listed Company (Mid Cap PLCs)” dengan Praktek Tata Kelola yang baik

JAKARTA – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) berhasil mewujudkan komitmen Good Corporate Governance (GCG) dengan meraih penghargaan “Best State Owned Enterprise” sekaligus memperoleh “Top 50 Mid Capitalization of Public Listed Company (Mid Cap PLCs)” dengan Praktek Tata Kelola yang baik di Ajang 13th Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD) Corporate Governance Award 2022 yang diselenggarakan di Financial Hall, Graha CIMB Niaga, Jakarta pada Jumat (27/05).

Penghargaan diserahkan oleh Vice Chairman Research IICD Lukas Setia Atmaja dan diterima langsung oleh Direktur Utama SMBR Daconi. SMBR dinilai sebagai salah satu perusahaan publik terbaik dalam komitmennya menjalankan tata Kelola perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG).

Dalam ajang tersebut turut dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2009 – 2014 Boediono, Menteri Komunikasi dan Informatika Periode 2014-2019 Rudiantara, dan Chairman IICD Sigit Pramono.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran SMBR dalam membangun dan menerapkan prinsip – prinsip GCG diseluruh unit kerja. Kami akan terus menjaga dan meningkatkan tata kelola yang baik sehingga kami mampu memelihara kepercayaan stakeholder dan selalu menjadi perusahaan publik terdepan dalam penerapan GCG” ujar Daconi.

Ajang IICD kembali memberikan penghargaan kepada emiten yang telah mengimplementasikan praktik tata kelola perusahaan yang baik (GCG) pada tahun sebelumnya dan tidak terkait kasus serius yang bertentangan dengan prinsip-prinsip GCG pada acara The 13th IICD Corporate Governance Awards.

Penilaian dilakukan kepada 200 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar dan menengah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dimana dalam melakukan penilaian dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 100 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar (big cap) dan 100 emiten dengan kapitalisasi pasar menengah (mid cap), yang didukung oleh 10 asesor.

SMBR masuk dalam kelompok kapitalisasi pasar menengah (Mid Cap PLCs) dan telah mendapatkan skor penilaian berdasarkan Asean CG Scorecard. Hasil penilaian terhadap 200 emiten ini dipaparkan oleh James Simanjuntak setelah pembukaan acara.

Praktek GCG di Perseroan telah mendapatkan penghargaan dari tahun ke tahun. Tahun 2021 SMBR meraih Best Overall & Top 50 Mid Capitalization The 12th IICD Corporate Governance Award 2021 dan Top 50 Mid Capitalization Public Listed Company The 11th IICD Corporate Governance Award 2019.

“Terima kasih atas dukungan dari seluruh pihak, sehingga SMBR mampu menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang baik dengan harapan, SMBR selalu menjadi perusahaan dengan praktek GCG terbaik setiap tahunnya.” pungkasnya.{}

BATURAJA – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) telah melakukan kegiatan reklamasi dan revegetasi dengan menggunakan sistem silvikultur sebagai dampak dari penambangan bahan baku pembuatan semen. Dengan melakukan pemanfaatan area bekas tambang, Beeyond Team SMBR melakukan inovasi ramah lingkungan yaitu pengelolaan ekosistem pada Area Lahan Bekas Tambang Quarry dengan Sistem Silvikultur Menjadi Habitat Budidaya Koloni Lebah Trigona.

Area hijau yang dihasilkan dari progam reklamasi menumbuhkan banyak jenis tanaman. Tanah seluas 30,14 Ha di lahan bekas tambang tersebut diisi dengan berbagai tanaman buah-buahan, tanaman hias berbunga, dan tanaman dengan pohon sedang hingga yang tinggi.

Jenis tanaman hias yang banyak mengandung nectar dan pollen inilah yang sangat disukai oleh koloni lebah, sehingga muncullah ide untuk pemanfaatan tanaman tersebut sebagai habitat budidaya koloni lebah Trigona.

Inovasi ini sangat mendukung visi dan misi SMBR untuk menjadi Green Cement Based Building Material Company Terdepan di Indonesia. Kegiatan seperti ini membantu SMBR untuk menciptakan Pabrik Semen yang ramah lingkungan serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitarnya.

Lingkungan bekas tambang SMBR sangat mendukung untuk dilakukan kegiatan ternak lebah. Perseroan melihat adanya potensi dari inovasi ini untuk membantu proses reklamasi dan pasca tambang Mining SMBR secara umum dan secara khusus akan membantu proses reproduksi vegetative dari tumbuhan yang ditanam pada area reklamasi.

“Kami melakukan kegiatan pembenihan, penyapihan, pembibitan di lokasi Nursery Green House Division Mining. Setelah bibit siap untuk ditanam terlebih dahulu area yang akan ditanami tanaman untuk tempat berkembang biak lebah trigona dilakukan penebaran LCC (Legume Cover Crop) agar tanah lebih subur kembali.” ujar Hendri Irawan Manuhutu Vice Presiden Mining.

Selain itu, SMBR berencana akan memberdayakan peternak lebah lokal berpengalaman di wilayah Baturaja untuk mengembangkan inovasi ini. Sehingga diharapkan mampu mengedukasi masyarakat lain untuk ikut melakukan budidaya lebah secara mandiri, dan dapat menjadi salah satu kegiatan yang mendukung Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Lebah Trigona atau sering kita sebut sebagai lebah kelulut, klancing, klenceng, lonceng, dll merupakan salah satu genus lebah tanpa sengat terbesar. Trigona menjadi jenis lebah madu yang paling banyak dipelihara secara tradisional oleh masyarakat pedesaan sekitar kawasan hutan se-Indonesia.

Pada bulan September 2021 telah dilakukan panen pertama yang dihadiri oleh Direktur Produksi & Pengembangan dan Direktur Umum & SDM. Vice President Mining SMBR Hendry Irawan Manuhutu mengatakan jika hasil yang didapatkan pada panen pertama sangat memuaskan.

“Madu dipanen secara langsung dengan menggunakan mesin penyedot madu yang dibuat dengan memodifikasi pompa vakum aquarium sehingga bisa digunakan sebagai penyedot madu lebah trigona panen juga telah disiapkan untuk dibawa pulang para Direksi dan karyawan/ti yang hadir dengan packaging yang menarik.” ujarnya.

Saat ini luas area yang sudah dilakukan kegiatan reklamasi sekitar 30 Ha. Berdasarkan referensi sebuah hasil penelitian, untuk satu hektar lokasi hijau dapat ditempatkan sebanyak 15 kotak koloni lebah. Sehingga jika semua lahan reklamasi tersebut dapat dioptimalkan untuk produksi madu trigona, maka produksi madu bisa berpotensi mencapai 45 – 90 liter madu per bulan dengan parameter asumsi 0,1 – 0,2 liter per kotak per bulan. Namun untuk saat ini, belum semua area reklamasi bisa dioptimalkan dikarenakan masih dalam tahap penelitian dan pengamatan, total kotak yang dimiliki SMBR saat ini adalah 40 kotak koloni lebah dan Alhamdulillah saat ini produksi madu trigona telah mencapai 3 – 5 liter per 1,5 bulan.

“Budidaya Lebah Trigona ini menjadi Role Mode Ekonomi Hijau (Green Economy) yang diterapkan pada area bekas tambang yang tidak ekonomis lagi menjadi penghasil madu dengan nilai ekonomi tinggi. Semoga dengan berjalannya program ini mampu memberdayakan ekonomi pasca tambang dan memberikan manfaat kesehatan dengan mengonsumsi madu trigona.” imbuhnya. {}

JAKARTA – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2021 di Wisma Antara, Jakarta Pusat pada Jumat (25/03) dipimpin langsung oleh Komisaris Utama Perseroan, Franky Sibarani.

Sebagai salah satu perusahaan BUMN di Sumatera Selatan yang bergerak di industri semen, SMBR mencatatkan kinerja positif pada tahun 2021 dengan mengantongi laba bersih Perseroan sebesar Rp 51,8 miliar. Laba bersih tahun 2021 ditetapkan sebagai cadangan lainnya yang digunakan untuk investasi perusahaan sesuai dengan pertimbangan kondisi perekonomian Indonesia, kebutuhan dana untuk investasi pengembangan dan untuk menjaga likuiditas Perseroan dalam kondisi baik.

RUPST kali ini juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Perubahan susunan pengurus perseroan dilandasi oleh kebutuhan dalam menghadapi tantangan terhadap BUMN ke depannya. Perseroan mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi pengurus perseroan yang diganti dalam menjaga kinerja keuangan dan operasional SMBR.

Perubahan Susunan Pengurus Perseroan adalah sebagai berikut :

  1. Jobi Triananda Hasjim yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama digantikan oleh Daconi.
  2. Daconi yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Produksi & Pengembangan digantikan oleh Suherman Yahya.
  3. M. Jamil yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko digantikan oleh Tubagus Muhammad Dharury.
  4. Amrullah yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Umum & SDM digantikan oleh Gatot Mardiana.
  5. Pemberhentian Endang Tirtana sebagai Komisaris Independen.
  6. Pengangkatan kembali Oke Nurwan sebagai Komisaris

Maka susunan Pengurus Perseroan yang baru berdasarkan keputusan RUPST Tahun Buku 2021 :

Komisaris Utama                                            : Franky Sibarani

Komisaris                                                          : Oke Nurwan

Komisaris Independen                    : Darusman Mawardi

Komisaris Independen                    : Chowadja Sanova

Direktur Utama                               : Daconi

Direktur Produksi & Pengembangan         : Suherman Yahya

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko                               : Tubagus Muhammad Dharury

Direktur Umum & SDM                 : Gatot Mardiana

Direktur Pemasaran                                      : Mukhamad Saifudin

Para pemegang saham menghadiri acara RUPST secara luring maupun daring sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Kali ini, pemegang saham memberikan persetujuan untuk 7 (tujuh) mata acara. Mata acara yang pertama mengenai persetujuan laporan tahunan direksi, laporan pelaksanaan tugas pengawasan dewan komisaris, dan pengesahan laporan keuangan tahun buku 2021. Sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja yang telah dijalankan selama tahun buku 2021.

Pada laporan yang disampaikan oleh Direktur Keuangan & Manajemen Risiko M. Jamil, melaporkan jika perseroan berhasil melalui situasi sulit di masa Pandemi Covid-19 dengan membukukan volume penjualan sebesar 1,9 juta ton atau meningkat 1% dari tahun 2020. Perseroan juga mampu mempertahankan pangsa pasar di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yakni 31%. Selain itu peningkatan pangsa pasar terjadi di wilayah Lampung yang mencapai 29% atau naik 1% (yoy).

Dari sisi kinerja keuangan, Perseroan mampu memaksimalkan penjualan dengan capaian 1,8 triliun atau meningkat 2% dari realisasi tahun 2020. Sehingga kinerja laba bersih Perseroan tumbuh 372% menjadi Rp 51,8 miliar tahun 2021.

“Meskipun industri semen masih mengalami kondisi over supply, namun kinerja positif Perseroan tak luput dari inisiatif strategis yang kami terapkan di perusahaan untuk terus melakukan efisiensi melalui program SMBRGO45 dan meningkatkan produktivitas melalui SMBRGO3T.” tambah Jamil.

SMBRGO45 adalah inisiatif strategis perusahaan melalui pelaksanaan program efisiensi biaya produksi antara lain peningkatan penggunaan batubara dari sumber paling ekonomis, menjaga kelancaran operasi dengan program Predictive Maintenance dan Preventive Maintenance, optimalisasi produksi semen, optimalisasi penggunaan limbah B3 sebagai bahan baku dan energi, dan optimalisasi metode blasting berbanding metode surface mining.

Dalam meningkatkan produktivitas karyawan, Perseroan menerapkan strategis SMBRGO3T melalui program restrukturisasi organisasi. Dengan adanya perubahan organisasi akan mengoptimalkan kinerja karyawan sesuai dengan bidangnya.

Acara RUPST berjalan dengan lancar, adapun mata acara lainnya yang disetujui dalam RUPST meliputi : Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil Tahun 2021, sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2021;

Penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan yang ditetapkan untuk cadangan investasi perusahaan, dilanjutkan dengan mata acara penetapan tantiem untuk direksi dan dewan komisaris perseroan tahun buku 2021 dan penghasilan direksi serta dewan komisaris untuk tahun buku 2022;

Penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2022 dan terakhir Ratifikasi Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia. {}

PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) telah melaksanakan Asesmen Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) dengan hasil skor penilaian 3,0 berdasarkan expose hasil verifikasi INDI 4.0 pada tanggal 10 Desember 2021 oleh Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T). Skor tersebut menunjukan SMBR berada pada level Kesiapan Matang.

Asesmen tersebut dalam rangka mengukur tingkat kesiapan perusahaan guna bertransformasi menuju industri 4.0 sesuai dengan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman antara Kementerian BUMN dan Kementerian Perindustrian tentang Pelaksanaan Asesmen Indonesia Industri 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) untuk BUMN.

SMBR saat ini sedang mempersiapkan pengembangan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI). Program ini merupakan salah satu upaya Perseroan dalam mempersiapkan perusahaan untuk bertransformasi menuju industri 4.0 dan merupakan bentuk dukungan terhadap Program Making BUMN 4.0 sebagai bagian dari Program Making Indonesia 4.0.

Pada tahun 2021, SMBR telah mengimplementasikan Intelligence Process Control System pada proses pyroprocessing (pembakaran) dan direncanakan untuk dilanjutkan pada proses penggilingan. Selain itu, pada tahun 2022, SMBR juga merencanakan akan mengimplementasikan Predictive Maintenance berbasis AI untuk peralatan-peralatan utama pabrik.

“Pengembangan Predictive Maintenance berbasis AI ditargetkan siap untuk diaplikasikan pada Desember 2022.” ujar Direktur Produksi dan Pengembangan SMBR Daconi.

Saat ini SMBR telah membentuk tim Transformasi Industri 4.0 yang bertujuan untuk mempersiapkan SMBR dalam bertransformasi menuju industri 4.0 dengan target skor 3,5 pada tahun 2024.

Perseroan mendukung program transformasi industri 4.0 ini karena seiring dengan perkembangan zaman, maka Perseroan harus mampu mengikuti perkembangan teknologi. Melalui implementasi industri 4.0 ini, Perseroan akan dapat memperbaiki kualitas produk, meningkatkan produktifitas, dan proses produksi yang lebih efisien sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan lebih lanjut dapat menjadi penunjang kemajuan perekonomian Indonesia.

“Kami berusaha untuk membangun sistem operasi pabrik yang cerdas dan efisien untuk menghasilkan produk semen yang berkualitas.” tambahnya.

Tak hanya itu, dengan implementasi proses industri 4.0 lewat pengembangan teknologi berbasis AI ini akan memperkuat sistem operasional IT maupun keamanan siber, serta mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten, dengan tetap mengedepankan pelayanan prima dalam menjamin kepuasan pelanggan.{}

Palembang – Dalam upaya menjaga situasi keamanan yang kondusif dalam kegiatan operasional dan Objek Vital Nasional perusahaan, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) menandatangani nota kesepahaman dengan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan pada Rabu (09/03) di Mapolda Sumsel.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan langsung oleh Direktur Utama SMBR Jobi Triananda Hasjim dan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Irjen Toni Harmanto.

Acara tersebut juga dihadiri oleh pejabat utama di jajaran Mapolda Sumsel, PJU Polda Sumsel, sedangkan untuk perwakilan manajemen SMBR dihadiri oleh Direktur Umum dan SDM Amrullah, Vice President Corporate Secretary Doddy Irawan, Vice President HR & GA Fitria Margaretha beserta jajaran lainnya.

“Saya berharap dengan adanya kerjasama ini dan bantuan pengamanan dari Polda Sumsel dapat meningkatkan sinergi dalam hal pengamanan objek vital yang ada di SMBR.” ujar Jobi

Melalui kerjasama ini diharapkan pihak Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dapat memastikan berjalannya kegiatan pengamanan, antisipasi terhadap potensi gangguan dan penegakan hukum terkait kegiatan operasional SMBR di wilayah Sumatera Selatan.

SMBR sendiri telah terdaftar sebagai objek vital nasional sektor industri sesuai dengan Keputusan Menteri Perindustrian RI Nomor 466/M-IND/Kep/8/2014 sehingga kawasan industri perseroan layak untuk mendapatkan perlindungan keamanan.

“Dengan adanya kerjasama ini akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan berinvestasi di Indonesia serta memberikan rasa aman bagi stakeholder dan karyawan.” pungkasnya.{}

PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) kembali mencetak kinerja positif pada tahun 2021 di mana SMBR tercatat mampu menembus kenaikan laba bersih sebesar 372% dibandingkan tahun sebelumnya.

Ditengah over supply industri semen nasional dan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung serta tekanan kenaikan komoditas batubara, Perseroan bekerja keras dengan melakukan berbagai inisiatif strategis untuk memberikan kinerja terbaiknya pada tahun 2021.

“Membaiknya ekonomi nasional pada tahun 2021, yang ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 3,69% dan pertumbuhan sektor konstruksi sebesar 2,81% telah mendorong adanya peningkatan permintaan semen di Sumatera yang merupakan wilayah pasar SMBR sebesar 2,5% sepanjang 2021” ujar M. Jamil Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMBR.

SMBR membukukan peningkatan volume penjualan sebesar 1%, dan pendapatan senilai Rp1,75 triliun atau naik sebesar 2% dari pendapatan tahun 2020.

Perseroan pun berhasil menekan cost per ton pada tahun 2021 sebesar 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Keberhasilan program cost leadership yang dilaksanakan Perseroan pada tahun 2021 merupakan salah satu kunci utama suksesnya Perseroan meningkatkan EBITDA sebesar 7% dengan nilai Rp 446 Miliar dari tahun sebelumnya.

“Strategi cost leadership memberikan dampak positif bagi Perseroan. Kami telah berhasil menjalankan cost leadership ini dengan melakukan efisiensi dan optimalisasi pabrik untuk menghasilkan produk dengan cost yang efisien.” tambahnya.

Beban keuangan SMBR menurun menjadi Rp 180,4 Miliar. Hal ini menyebabkan laba bersih perusahaan melonjak dan mencatatkan laba bersih senilai Rp 51,82 Miliar menembus 372% (yoy) dibanding tahun 2020.{}

PALEMBANG – Dalam upaya memutus rantai Covid-19 melalui Program Vaksinasi Nasional, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMB) bersinergitas dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar “Keroyok Vaksinasi Covid-19”. 

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Pusat Semen Baturaja di Kertapati, Kota Palembang, yang sebelumnya berlangsung selama 5 Hari dari tanggal 15 – 17 Desember 2021 dan selanjutnya dilanjutkan pada tanggal 20 – 21 Desember 2021 lalu diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Desember 2021 karena tingginya animo masyarakat untuk mendapatkan Vaksinasi Covid-19.

Adapun jenis vaksin yang disuntikan yakni Pfizer, AstaZeneca dan Sinovac. Sasaran Vaksinasi ini adalah Masyarakat umum kategori lansia, remaja dan anak berusia 12 tahun ke atas. Dosis yang disediakan sebanyak 5000 dosis vaksin. Kegiatan ini juga diperuntungkan bagi Peserta Vaskin Kedua.

Kegiatan vaksini ini dihadiri secara langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Drs. Toni Harmanto, M.H dan Direktur Umum & SDM SMBR Amrullah.

Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan Kerjasama antara SMBR dengan Polda Sumsel, sebagai bentuk kepedulian terhadap Kesehatan masyarakat serta dukungan program pemerintah dalam upaya memberikan kekebalan tubuh dan meningkatkan Herd Immunity (Kekebalan Kelompok)untuk memutus Penularan Covid-19.

Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Drs. Toni Harmanto mengapreasiasi SMBR yang telah mendukung menyediakan sarana dan prasana dalam kegiatan ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Semen Baturaja yang telah menyukseskan percepatan Herd Immunity melalui Vaksinasi,” Ujar Toni, Selasa (21/12).

Sebelumnya SMBR telah menggelar Program Vaksinasi untuk Karyawan/ti dan Masyarakat Umum di Baturaja dan Palembang dari hasil Kerjasama pihak Dinas Kesehatan, Polda dan Polres setempat. Hal ini merupakan wujud kontribusi SMBR sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam membantu Masyarakat sekitar terutama yang berada di ring 1.

“Perseroan selalu support program pemerintah dalam pengecahan Penularan Covid -19 di Indonesia karena itu sudah menjadi tugas sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara.  ” jelas Amrullah.

Pada kesempatan yang sama, SMBR juga membagikan paket sembako sebanyak 2000 paket kepada Masyarakat yang telah mengikuti Vaskinasi. Hal ini merupakan wujud kontribusi SMBR sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam membantu Masyarakat sekitar terutama yang berada di ring 1.

Selama masa pandemi Covid-19, SMBR telah menerapkan berbagai tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 seperti menerapkan protokol kesehatan 5M, mewajibkan pengukuran suhu tubuh saat memasuki kantor dan Kewajiban memakai Aplikasi Peduli Lindungi di lingkungan perusahaan bagi internal maupun eksternal, dan melakukan screening test melalui aplikasi SMBR Survey.{}

PALEMBANG – BATURAJA – PANJANG, Tepat di tanggal 14 November 2021 PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) memperingati hari ulang tahunnya, dimana tahun ini SMBR genap berusia 47 tahun. Sejak berdiri sampai dengan usianya saat ini, Semen Baturaja telah banyak menghadapi tantangan dan berbagai dinamika bisnis. Namun berkat dukungan dari semua pihak, SMBR mampu melewati dan beradaptasi dengan perubahan-perubahan tersebut.

Salah satu perubahan yang paling kita rasakan selama dua tahun terakhir ini adalah bagaimana kita tetap dapat menjalankan proses bisnis di tengah kondisi Pandemi yang masih berlangsung. SMBR memanfaatkan kemajuan teknologi dengan cukup baik di semua lini, dari sisi produksi kita telah berhasil menerapkan proses produksi yang ramah lingkungan, di sisi penjualan kita telah berkolaborasi dengan Tokopedia untuk penjualan secara online dan beberapa waktu yang lalu kita juga telah melakukan softlaunching aplikasi Build Id yaitu sebuah aplikasi yang kita yakini akan mampu menjadi solusi penyedia bahan bangunan bagi konsumen dan saat ini masih dalam tahap penyempurnaan. Serta pemanfaatan teknologi digital lainnya diunit-unit supporting.

Untuk capaian kinerja SMBR sampai dengan kuartal ketiga tahun 2021. Dari sisi pendapatan, SMBR mengalami kenaikan sebesar 5,5%, jika dibandingkan dengan kuartal ketiga tahun 2020. Pada tahun ini terjadi kenaikan harga batubara yang cukup signifikan. Harga Batubara Acuan (HBA) bulan September 2021 mengalami kenaikan 97,8% atau hampir dua kali lipat terhadap harga bulan Januari 2021, dimana hal ini sangat mempengaruhi biaya produksi. Perusahaan dituntut untuk melakukan efisiensi disegala bidang agar tetap bersaing. Kita berharap SMBR bisa menutup tahun 2021 dengan kinerja positif dan tumbuh dari tahun sebelumnya.

Pada kesempatan ini jajaran Manajemen mengajak seluruh insan Semen Baturaja untuk terus bekerja lebih keras, lebih cerdas dan tetap mengedepankan
cost efficiency di semua lini, sehingga target-target yang telah dicanangkan dapat tercapai.

Tak lupa pada momen Ulang Tahun SMBR ke-47 ini terdapat 136 orang penerima Tanda Jasa dan Penghargaan Setya Karya atas masa kerjanya selama 35, 25, 20 dan 10 tahun. Di site Palembang terdapat 49 orang, Baturaja 81 orang dan Panjang 6 orang.

Jajaran direksi dan segenap keluarga besar SMBR mengucapkan selamat kepada karyawan/ti yang mendapatkan Tanda Jasa dan Penghargaan Setya Karya pada momen ulang tahun ini, semoga kinerja dan kontribusi karyawan/ti selama bergabung di SMBR dapat menjadi amal ibadah serta mendapatkan pahala dan ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Semoga Penghargaan dan Tanda Jasa yang telah diberikan, dapat menjadi motivasi bagi seluruh karyawan/ti untuk bekerja dan berkarya lebih baik lagi dalam mendukung peningkatan kinerja Perusahaan.