Optimis rebut 5% pangsa pasar semen di Pontianak sepanjang 2020
PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) baru saja melakukan pengiriman perdana produk semennya ke Pontianak. Produk semen SMBR diangkut dari Pelabuhan Boom Baru, Palembang menuju Pontianak pada Rabu, 10 Juni 2020.
Direktur Pemasaran SMBR, Dede Parasade, mengemukakan pengiriman produk
semennya ke Pontianak kali ini merupakan tindak lanjut dari market trial yang
telah dilakukan Perseroan sejak 2019 lalu. Pada pengiriman perdana ini telah
diangkut sebanyak 750 ton semen.
Dede menjelaskan bahwa di bulan Juni ini akan dilakukan 2 kali
pengiriman dengan kapasitas total sebanyak 2.750 ton.
“Apabila pengiriman perdana ini berhasil dengan baik, SMBR telah
menyiapkan kontrak jangka panjang dengan distributor lokal” katanya.
Pengiriman perdana produk semen SMBR ini bekerjasama dengan PT
Pelabuhan Tanjung Priok yang merupakan anak perusahaan PT Pelindo II (Persero)
yang berperan sebagai perusahaan bongkar muat yang ditunjuk SMBR untuk jasa
handling.
Dede mengemukakan bahwa SMBR melakukan ekspansi ke pasar semen di
Pontianak sebagai salah satu langkah strategis Perseroan untuk meningkatkan
utilisasi pabrik yang ada. Selain itu, kata Dede, Perseroan menilai pasar semen
di Kalimantan khususnya di Pontianak masih sangat prospektif untuk dikembangkan
walaupun industri semen nasional oversupply.
“Kami optimis mampu merebut 5% pangsa pasar semen di Pontianak
sepanjang 2020” ujarnya.
Dede menjelaskan bahwa selain fokus pada penjualan semen di pasar
Sumbagsel, SMBR kedepannya akan terus gencar menggarap wilayah pasar baru
walaupun kondisi industri semen nasional saat ini masih oversupply dan
pertumbuhannya cenderung negatif karena terdampak pandemi Covid-19.
“Dengan masuknya produk semen SMBR di Pontianak, kami ingin membuktikan
bahwa SMBR juga mampu merambah pasar baru di luar Sumatera” tambahnya.
Selain Pontianak, SMBR pun sudah menyiapkan sejumlah wilayah pasar baru
di luar Sumatera yang siap digarap untuk pemasaran produk semennya guna
mencapai target Perseroan di 2020.
“Bahkan saat ini, kami sudah mulai melirik peluang di pasar ekspor semen dan klinker” tutup Dede.{}
https://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2020/06/Semen-Baturaja-Mulai-Pasarkan-Produk-Semennya-di-Pontianak-3.jpg13652048Admin SMBRhttps://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2026/01/LOGO-SMBR-BARU-Persero.pngAdmin SMBR2020-06-10 13:34:552020-06-12 14:29:39Semen Baturaja Mulai Pasarkan Produk Semennya di Pontianak
PALEMBANG – Semen Baturaja (SMBR) kembali menyalurkan sejumlah bantuan alat kesehatan kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palembang, pada Rabu (13/05) sebagai salah satu bentuk kesiagaan perusahaan atas dikeluarkannya Surat Keputusan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari Kementerian Kesehatan RI.
Disusul oleh adanya laporan peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 di
Sumatera Selatan per tanggal 14 Mei 2020 oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19
Sumatera Selatan yang telah mencapai 441 orang.
“Dengan meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19, garda terdepan
tersebut harus memiliki pertahanan yang kuat.” Ujar Fuad Azizi selaku Senior
Manager Corporate Social Responsibility yang mewakili Manajemen SMBR ketika
menyerahkan bantuan kepada Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa di Rumah
Dinas Walikota Palembang.
Bantuan alat kesehatan yang disalurkan berupa Masker Medis sebanyak 1.250
pcs, Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 50 Pcs, Handscoon sebanyak 5000 pcs,
Kacamata Googles sebanyak 50 Pcs, Hand Sanitizer 50 Liter, dan Masker Kain
2.000 pcs. Selain itu pada kesempatan yang sama, SMBR juga memberikan sebanyak
438 Paket Sembako.
“Kami juga berbagi paket sembako gratis kepada personil yang tergabung
dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palembang. Semoga
bantuan yang kami berikan bermanfaat” tambah Fuad.Sebelumnya, SMBR yang juga
ditunjuk sebagai koordinator Satgas Bencana BUMN wilayah OKU telah menyerahkan
bantuan alat kesehatan kepada Satgas Penanggulangan Bencana Covid-19 Wilayah
Ogan Komering Ulu (OKU).
https://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2020/05/SMBR-Salurkan-Bantuan-Alat-Kesehatan-Melalui-Tim-Gugus-Tugas-Percepatan-Penanganan-Covid-19-Kota-Palembang-1.jpg8721319Admin SMBRhttps://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2026/01/LOGO-SMBR-BARU-Persero.pngAdmin SMBR2020-05-14 09:45:392020-06-11 10:40:08SMBR Salurkan Bantuan Alat Kesehatan Melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palembang
BATURAJA – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, PT Semen
Baturaja (Persero) Tbk atau SMBR kembali menunjukan kepeduliannya kepada warga
di sekitar Pabrik Baturaja.
Kepedulian tersebut ditunjukkan melalui pembagian bantuan paket sembako yang
selama ini telah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya.
Pada tahun ini, Semen Baturaja membagikan sebanyak 18.450 paket sembako
gratis yang didistribusikan ke Enam Kelurahan dan Dua Desa yang berada di
sekitar Pabrik Baturaja.
Pembagian paket sembako gratis yang berupa bahan pangan pokok dan makanan
instan ini telah dilakukan secara bertahap mulai Rabu (13/05) meliputi Kelurahan
Air Gading, Sukajadi, Talang Jawa, Tanjung Agung, Batu Kuning, Saung Naga dan
Desa Pusar serta Desa Laya yang memang berbatasan langsung dengan Pabrik
Semen Baturaja.
Masing – masing paket sembako gratis tersebut dibagikan melalui Kantor
Kelurahan dan Desa setempat. Selanjutnya Manajemen Semen
Baturaja menyerahkan kepada pihak
Kelurahan dan Desa mengenai teknis penyaluran dan distribusi paket sembako gratis
tersebut kepada warga yang membutuhkan
di masing-masing wilayah mengingat adanya larangan pemerintah untuk melakukan
kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa.
Direktur Utama Semen Baturaja, Jobi
Triananda Hasjim mengatakan bahwa kegiatan pembagian paket sembako gratis ini
merupakan salah satu rangkaian program CSR perusahaan yang telah dianggarkan sebagai
bentuk kepedulian kepada lingkungan dan masyarakat yang berada di sekitar
pabrik yang ditujukan untuk mengurangi dampak sosial ekonomi akibat pandemi
Covid-19.“Bantuan ini pun diberikan
bertepatan dengan momen Bulan Suci Ramadhan, semoga dapat membantu meringankan
kebutuhan pangan masyarakat selama menjalankan ibadah puasa, sehingga membawa
keberkahan bagi seluruh insan di Semen Baturaja” pungkasnya.
https://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2020/05/SMBR-Salurkan-18.450-Paket-Sembako-Gratis-Untuk-Warga-Ring-1-Sekitar-Pabrik-Baturaja-1.jpg7811080Admin SMBRhttps://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2026/01/LOGO-SMBR-BARU-Persero.pngAdmin SMBR2020-05-13 08:44:382020-06-11 10:42:44Sambut Bulan Suci Ramadhan, Semen Baturaja Salurkan 18.450 Paket Sembako Gratis untuk Warga di Sekitar Pabrik Baturaja
BATURAJA – Wabah virus Corona (Covid-19)
telah menyebar di lebih dari 282
kota/kabupaten di Indonesia. Jumlah ini terus bertambah, meskipun sudah ada
penurunan kurva kasus positif dan naiknya kasus sembuh akibat Covid-19 ini. Per
tanggal 26 April 2020, tercatat sebanyak 129 kasus positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan yang tersebar di berbagai daerah.
Dalam upaya pencegahan wabah Covid-19, PT Semen
Baturaja (Persero) Tbk atau Semen Baturaja
kembali menyalurkan sejumlah bantuan Alat Kesehatan
kepada Satgas Penanggulangan Bencana Covid-19 Wilayah Ogan Komering Ulu (OKU) pada Senin (27/04). Bantuan
diserahkan langsung oleh Vice President
Operation I Semen Baturaja, Eko David Irawan kepada Bupati OKU, Kuryana Aziz di Rumah Kabupaten OKU.
Semen Baturaja yang ditunjuk
sebagai koordinator Satgas Bencana BUMN wilayah OKU telah menyerahkan bantuan berupa baju APD Medis 100 pcs,
Masker Medis 2500 pcs, Masker Non Medis (American Drill) 8000 pcs,
Kacamata Goggle 100 pcs, Handscoon 10000 pcs, Hand Sanitizer 100 liter dan masker kain 1000 pcs.
‘’Kami bersama
seluruh BUMN yang ada di Provinsi Sumsel bergotong-royong dan memberikan dukungan khususnya kepada pemerintah dalam
berbagai upaya pencegahan penyebaran virus corona utamanya di Wilayah OKU’’ ujar Eko David Irawan.
Selain dari CSR perusahaan, bantuan alat kesehatan yang telah diserahkan
tersebut juga berasal dari Serikat
Karyawan Semen Baturaja (SKSB) dan Baitul Maal Karyawan Semen Baturaja.
“Sebagai bentuk kepedulian Karyawan/ti Semen Baturaja yang telah
berdonasi untuk membantu upaya pencegahan penyebaran Covid-19” tambahnya.
Lebih lanjut Eko David berharap bantuan yang diberikan dapat segera
didistribusikan, utamanya kepada tenaga medis maupun masyarakat di Kabupaten
OKU.
Sebelumnya, Semen Baturaja yang juga tergabung dalam Satgas Bencana BUMN
Wilayah Sumsel bersama 46 BUMN telah
menyalurkan bantuan penanggulangan Covid-19 berupa alat kesehatan kepada
Pemerintah Provinsi Sumsel.
Selain memberikan bantuan peralatan kesehatan, Semen Baturaja juga turut berkontribusi secara langsung dalam hal pencegahan penyebaran Covid-19 dengan
melakukan penyemprotan disinfektan pada berbagai area publik di Kabupaten OKU
yang kegiatannya telah dimulai dari 26 Maret lalu.
“Bahkan kami menurunkan tim dari Semen Baturaja untuk membantu melakukan tracing dan penyemprotan Disinfektan di sejumlah rumah ODP & PDP Covid-19 di Kab. OKU” pungkas Eko David.
https://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2020/04/SMBR-Peduli-Pandemik-Covid-19-7.jpg9001193Admin SMBRhttps://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2026/01/LOGO-SMBR-BARU-Persero.pngAdmin SMBR2020-04-28 11:19:442020-04-28 11:24:19Semen Baturaja Peduli Pandemik Covid-19, Salurkan Bantuan Alat Kesehatan Melalui Satgas Penanggulangan Bencana Covid-19 Wilayah OKU
Terapkan Berbagai Tindakan Pencegahan Sesuai Dengan Protokol dari Pemerintah Pusat
PALEMBANG – Penyebaran
Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) saat ini semakin meluas. Per tanggal 05 April 2020, tercatat sebanyak 2273 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Saat ini di Provinsi Sumatera Selatan
pun setidaknya terdapat sebanyak 44 orang PDP yang telah dirawat
dan 16 orang diantaranya
dinyatakan positif Covid-19.
Pemerintah terus menghimbau
masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan Covid-19
dengan mengurangi aktivitas di keramaian & menjaga kebersihan dan
kesehatan. Dalam rangka percepatan penanganan Covid-19, pemerintah pun telah menetapkan
kebijakan pembatasan sosial berskala besar.
PT Semen Baturaja (Persero)
Tbk atau SMBR, salah satu BUMN yang beroperasi di Sumatera Selatan telah
melakukan berbagai tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai dengan
protokol dari pemerintah pusat, seperti :
Melakukan
sosialisasi dan edukasi penyebaran dan pencegahan Covid-19 kepada Karyawan/ti
SMBR baik yang secara langsung disampaikan oleh Jajaran Direksi dan Manajemen
RS Siloam Sriwijaya yang telah bekerjasama dengan SMBR.
Melakukan
Sosialisasi dan edukasi penyebaran dan pencegahan Covid-19 kepada Karyawan/ti
SMBR dan pihak eksternal melalui berbagai konten di media sosial, spanduk,
poster dan flyer yang tersebar di seluruh area kerja SMBR.
Menerbitkan
SOP Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Covid-19 bagi Karyawan/ti SMBR dan
Keluarganya.
Mewajibkan
pengukuran suhu tubuh dan sterilisasi dalam sterilization
chamber bagi Karyawan/ti dan Tamu yang masuk ke area kantor dan pabrik
SMBR.
Menyediakan
peralatan penunjang kebersihan dan kesehatan di lingkungan perusahaan seperti
hand sanitizer untuk setiap Karyawan/ti dan ditempatkan di area publik,
menyediakan masker dan Hotline Centre beserta ruang unit kesehatan di tiap site
bagi Karyawan/ti yang sakit.
Melakukan
sterilisasi area kerja dengan penyemprotan disinfektan secara berkala.
Menerapkan
kebijakan Work From Home (WFH) bagi Karyawan/ti dengan kriteria usia lebih dari
50 tahun dan Ibu hamil. Mereka yang masuk dalam kriteria WFH karena dinilai lebih
rentan terhadap Covid-19.
Menerapkan
kebijakan Physical Distancing pada seluruh aktivitas kerja dengan membatasi
berbagai kegiatan yang mengumpulkan masa seperti pelaksanaan upacara, senam
pagi dan rapat yang dibatasi maksimal sepuluh orang peserta.
Mengoptimalkan
penggunaan fasilitas Video Conference sebagai sarana komunikasi dan rapat
koordinasi antar site sehingga bisa meminimalisir perjalanan dinas.
Membatasi
pihak eksternal atau tamu yang ingin berkunjung ke SMBR.
Penerimaan
dan distribusi dokumen maupun surat menyurat diarahkan untuk dikirimkan dalam
bentuk softcopy melalui email.
SMBR juga tergabung dan
berperan aktif dalam gugus tugas penanggulangan Covid-19 baik di Provinsi
Sumsel maupun Kementerian BUMN. SMBR turut mendukung pemerintah dalam mencegah
penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas.
Sebagai contoh, SMBR bersama
dengan Pemerintah Kabupaten OKU telah melakukan penyemprotan disinfektan pada
berbagai area publik di Kabupaten OKU yang kegiatannya telah dimulai dari 26
Maret lalu.
“Selain itu, saat ini kami
juga telah berkoordinasi dengan BUMN lainnya untuk mensuplai berbagai kebutuhan
seperti APD untuk tenaga medis, masker dan hand sanitizer untuk masyarakat yang
membutuhkan” pungkasnya.
Langkah dan kebijakan yang
telah dilakukan perusahaan dalam rangka pencegahan Covid-19 bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh Karyawan/ti
dalam keadaan sehat, terhindar dari risiko penularan Covid-19 dan dapat bekerja
dengan aman dan nyaman.
“Sehingga kami pastikan kegiatan
operasional perusahaan baik di kantor maupun pabrik tidak akan terganggu dengan
adanya wabah Covid-19’’ tambahnya saat ditemui di kantor SMBR.
Kendati kegiatan operasional
perseroan tidak terganggu, Basthony mengemukakan bahwa SMBR sudah mulai
merasakan dampak negatif dari penyebaran Covid-19 terhadap penjualan semen.
“Kami proyeksikan adanya
penurunan penjualan semen sebesar 20% sepanjang Semester I-2020 karena dampak
Covid-19” ujarnya
Hingga Februari saja,
penjualan SMBR sudah terkoreksi sebesar 14% seiring dengan koreksi permintaan
semen di Sumbagsel sebesar 12%. Namun perseroan tetap optimis akan terjadi
pertumbuhan penjualan sepanjang 2020, ditopang dengan pertumbuhan di sektor
properti dan infrastruktur yang menjadi penyerap utama sektor semen.
Dalam upaya menahan penurunan
permintaan semen yang diperparah akibat wabah Covid-19, SMBR telah
mempersiapkan beberapa strategi untuk menunjang kinerjanya di 2020 seperti, diversifikasi
produk turunan semen, melakukan efisiensi biaya di berbagai lini serta
menetapkan strategi pemasaran yang berfokus pada peningkatan penjualan semen di
pasar basis SMBR.
SMBR pun mengharapkan adanya pertumbuhan permintaan semen di sektor retail sehubungan dengan stimulus atau insentif perumahan yang diberikan pemerintah seperti yang pernah diungkapkan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Serta adanya pembagian dana desa tahap pertama di bulan Mei yang juga diharapkan dapat mendorong peningkatkan penjualan semen SMBR.{}
PALEMBANG – Semen Baturaja menyatakan siap untuk mensuplai 50.000 ton White Clay kepada PT Pusri Palembang di tahun 2020 dengan menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli White Clay pada hari Selasa (21/01).
Sebagai tindaklanjut dari Nota Kesepahaman sinergi antar BUMN yang telah ditandatangani pada 2019 lalu.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Semen Baturaja, Jobi Triananda Hasjim dan Direktur Utama Pusri, Mulyono Prawiro di Auditorium Musi Gedung Diklat PT Pusri Palembang.
White Clay yang akan disuplai ke Pusri berasal dari tambang dan pabrik milik SMBR serta telah melalui proses produksi dan quality control. Jobi berkeyakinan kerjasama ini akan lebih menguntungkan kedua perseroan khususnya bagi Pusri karena dari segi biaya transportasi akan lebih efisien karena lokasinya yang berdekatan.
PALEMBANG – Semen Baturaja (SMBR) s.d bulan
Oktober 2019 berhasil mencatatkan volume penjualan semen sebesar 1,698 juta ton
atau telah mencapai 73% dari target di tahun 2019, namun volume penjualan semen
tersebut turun sebesar 3% yoy.
Penurunan volume penjualan tersebut
dipengaruhi oleh kondisi industri semen nasional yang masih belum bergairah
memasuki Triwulan IV/2019, meskipun permintaan semen nasional pada bulan
Oktober 2019 tumbuh 7,4% mom. Namun pertumbuhan tersebut belum mampu merubah
kondisi permintaan semen nasional sepanjang 2019 yang masih terkoreksi 1,2%
yoy.
Kondisi tersebut jauh lebih baik dibandingkan
permintaan semen di wilayah Sumbagsel yang merupakan basis wilayah pemasaran
Semen Baturaja yang terkoreksi hingga 11,7% yoy.
Namun Perseroan berhasil menjaga market share
SMBR di wilayah Sumbagsel hingga bulan Oktober 2019 yang mencapai 34% atau naik
3% yoy.
“Market share tertinggi berada di Sumatera
Selatan yaitu sebesar 64% atau naik 10% yoy.” ujar Direktur Utama SMBR Jobi
Triananda Hasjim.
Pendapatan Perseroan pun sampai dengan Oktober
2019 tetap tumbuh 2% yoy menjadi Rp.1,582 Trilyun dari Rp.1,552 Trilyun.
Jobi juga menyatakan akan terus mengoptimalkan
penjualan semen domestik melalui peningkatan fasilitas distribution centre
untuk mengejar target di sisa 2 (dua) bulan terakhir.
“Saat ini kami sedang membangun dermaga jetty
untuk memudahkan distribusi dari dan ke wilayah Palembang dan Jambi” tambah
Jobi.Selain itu, Perseroan
juga tetap fokus mengembangkan bisnis hulu dan hilir serta melakukan berbagai
efisiensi biaya produksi untuk mengoptimalkan pendapatan di 2019.{}
PALEMBANG – Pada hari Senin (02/12) bertempat di Kantor Pusat PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) telah berlangsung kunjungan reses anggota DPRD Kota Palembang Dapil VI dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat untuk manajemen SMBR.
Kunjungan Reses dipimpin langsung oleh Dr H Fauzi Achmad SH MH bersama anggota, Siti Suhaifa (
PKB), Sukri Zen (Gerindra), M. Firmansyah SE, MM (PDIP), Fahri Ardianto (Golkar), Ali Subri (Nasdem), Fauzi Ahmad (PAN), Zainal Abidin (Demokrat) dan Ilyas Hasbullah (Demokrat)
Kunjungan para anggota DPRD
Kota palembang ini guna meningkatkan kerjasama serta mengajukan beberapa
usulan kepada pihak SMBR untuk
ditindaklanjuti.
“Tujuan kami kesini selain
bersilaturahmi juga mengajukan beberapa usulan untuk ditindaklanjuti seperti
pembangunan jalan” kata Ketua Reses Dapil VI sekaligus anggota DPRD Kota
Palembang Dr H Fauzi Achmad SH MH saat kunjungan ke SMBR.
Ia melanjutkan sejauh ini pihak SMBR sudah melaksanakan pembangunan
jalan dan fasilitas umum lainnya di
lingkungan sekitarnya dengan sangat baik.
Senada dengan yang disampaikan pimpinan Reses tersebut, Camat
Kertapati Dwi Yudiansyah S.STP
juga mengatakan bahwa sejauh
ini pihak SMBR sudah banyak
membantu masyarakat sekitarnya. Dari
perbaikan infrastruktur, sarana kesehatan dan berbagai bantuan lainnya. Ia juga
berharap agar SMBR semakin
maju.
Basthony Santri selaku Vice President Corporate Secretary SMBR mengatakan bahwa
perusahaan telah menyalurkan bantuan CSR kepada warga ring 1 di masing-masing
lokasi Pabrik (Palembang, Baturaja & Lampung) yang dibagi dalam 7 bidang
yaitu bantuan bencana alam, pendidikan dan pelatihan, peningkatan kesehatan,
sarana ibadah, sarana dan prasarana, pelestarian alam serta pengentasan
kemiskinan. Bantuan CSR yang
diberikan sesuai dengan Peraturan
Menteri BUMN Nomor PER-09/MBU/07/2015 Tentang Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan BUMN yaitu penyisihan laba bersih setelah pajak yang ditetapkan
maksimum sebesar 4% untuk dialokasikan pada program CSR.
Perusahaan juga setiap tahunnya
secara rutin telah memenuhi kewajiban untuk membayarkan retribusi dan pajak
sesuai ketentuan dan aturan berlaku, yang meliputi pajak air permukaan, PBB,
pajak kendaraan bermotor, pajak kebersihan dan retribusi perairan pelabuhan
kepada masing-masing instansi di pemerintah kota Palembang.
”Untuk usulan yang dikemukakan pada saat kunjungan reses DPRD Kota Palembang Dapil VI telah kami terima dan seterusnya akan kami evaluasi dan kami sampaikan ke Manajemen SMBR.
Tandatangani Nota Kesepahaman dengan
Forum CSR Kesejahteraan Sosial Sumsel
PALEMBANG – PT. Semen Baturaja (Persero)
Tbk (SMBR) akan menyuplai kebutuhan semen untuk pembangunan rumah swadaya di
Sumatera Selatan.
Kerja sama antara SMBR dengan Forum CSR
Kesejahteraan Sosial (Kesos) Sumsel tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman yang
ditandatangani langsung oleh Direktur Utama (Dirut) SMBR, Jobi Triananda Hasjim
dengan Ketua Forum CSR Kesos Sumsel, July Rianthony disaksikan oleh Gubernur
Sumsel, Herman Deru.
Penandatanganan dilakukan di Ballroom
Hotel Aryaduta Palembang pada Selasa 21 Oktober 2019. Nota kesepahaman bersama
tersebut berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditandatangani.
Jobi mengatakan dengan adanya nota
kesepahaman ini, SMBR akan menjadi pemasok tunggal kebutuhan semen baik zak
maupun curah pada pembangunan dan pembuatan batako untuk pembangunan rumah
swadaya yang rencananya akan dimulai pada tahun 2020.
Rencananya program pembangunan rumah
swadaya yang diinisiasi oleh Kementerian PUPR RI dan Forum CSR Kesos Sumsel ini
akan membangun sebanyak 1172 (seribu seratus tujuh puluh dua) unit rumah untuk
kota Palembang dan 800 (delapan ratus) unit untuk wilayah kabupaten Banyuasin.
Jobi mengutarakan kerjasama dengan Forum
CSR Kesos Sumsel ini menjadi momentum yang sangat baik bagi SMBR untuk
memperkuat brand image sebagai produsen semen kebanggaan masyarakat Sumatera
Selatan.
“Kami selalu berusaha untuk
berkontribusi pada berbagai proyek pembangunan di Sumsel, agar setiap orang
merasakan keberadaan Semen Baturaja” tambah Jobi.
Produk semen milik SMBR pun sudah teruji
digunakan untuk berbagai kebutuhan proyek pembangunan infrastruktur milik
pemerintah dan swasta di Sumsel seperti LRT, jalan tol, jembatan bahkan
pembangunan pelabuhan.
“Keunggulan inilah yang terus kami
pertahankan, agar SMBR terus menjadi primadona di Sumatera Selatan” pungkasnya.
Forum CSR Kesos Sumsel sendiri dibentuk untuk mengkoordinasikan, menginisiasi, memfasilitasi dan mensinergikan potensi pelaku usaha, lembaga sosial, perguruan tinggi dan masyarakat untuk mengoptimalkan implementasi tanggungjawab sosial di dunia usaha dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial sebagai upaya percepatan pencapaian tujuan pembangunan kesejahteraan sosial.{}
https://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2019/10/IMG_4602.jpg40006000Admin SMBRhttps://semenbaturaja.co.id/wp-content/uploads/2026/01/LOGO-SMBR-BARU-Persero.pngAdmin SMBR2019-10-22 11:18:182019-10-28 11:20:12Semen Baturaja Siap Suplai Semen Untuk Pembangunan Rumah Swadaya
PALEMBANG – Ditengah kondisi permintaan semen nasional yang masih cenderung stagnan,
permintaan semen di wilayah Sumbagsel justru mulai menunjukkan pertumbuhan yang
cukup signifikan. Tercatat pada bulan Agustus 2019 saja, permintaan semen di
wilayah Sumbagsel tumbuh mencapai 9,4% apabila dibandingkan bulan sebelumnya.
Kondisi ini sejalan dengan kinerja Semen Baturaja
(SMBR) yang basis pemasarannya berada di Sumbagsel. Semen Baturaja berhasil
mencatatkan volume penjualan semen sebesar 222.097 ton pada bulan Agustus 2019,
atau tumbuh 10,5% dibandingkan bulan Juli 2019.
“Pertumbuhan volume penjualan semen di bulan
Agustus 2019 yang cukup signifikan, menunjukkan bahwa siklus permintaan semen
di Triwulan III/2019 mulai membaik” ujar Jobi.
Pertumbuhan volume penjualan SMBR tertinggi
berada di wilayah Sumatera Selatan yang mencapai 12% apabila dibandingkan bulan
Juli 2019, bahkan pertumbuhan volume penjualan SMBR sampai dengan Agustus 2019
mencapai 16% apabila dibandingkan periode yang sama ditahun sebelumnya.
Pertumbuhan volume penjualan tersebut mampu menggerek
market share SMBR di wilayah Sumatera Selatan menjadi 70% atau naik 5% dari
bulan Juli 2019 yang mencapai 65%.
Pertumbuhan volume penjualan juga berhasil
menggerek pendapatan perseroan pada bulan Agustus 2019 yang tumbuh 10% menjadi
Rp.209,4 Milyar dari Rp.189,9 Milyar dibandingkan bulan Juli 2019.
Melihat kondisi
permintaan semen di Triwulan III/2019 yang mulai membaik dan mulai
menggeliatnya proyek pembangunan infrastruktur milik pemerintah, Direktur Utama SMBR Jobi
Triananda Hasjim semakin optimis bahwa SMBR mampu mencapai target
penjualan semen
pada tahun 2019.
“Seiring
dengan komitmen pemerintah untuk mempercepat sejumlah proyek pembangunan
infrastruktur penghubung seperti ruas jalan tol Sumsel-Lampung dan pencairan
alokasi dana desa tahap tiga yang telah dimulai sejak akhir Juli, hal ini jelas
akan menjadi katalisator bagi proyek-proyek lainnya” tambah Jobi.
Selain itu, Perseroan juga akan tetap fokus mengembangkan sektor retail
sebagai kontributor utama terhadap volume penjualan SMBR dengan promosi di
tingkat retail dan consumer serta memperkuat saluran distribusi dan logistik
melalui cement making center. {}