BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), resmi menjalin kemitraan strategis dengan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat keterkaitan dunia akademik dengan industri guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang lebih kompetitif dan inovatif. MoU ini ditandatangani oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya, dan Rektor ITERA, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha di Ganesha Arena SMBR, Baturaja, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan pada Rabu (12/2).

Turut hadir dalam acara ini Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri beserta jajaran staf, serta dari ITERA dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Eng Khairurrijal, M.Si., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Ir. Arif Rohman, S.T, M.T. beserta jajaran staf.

Dalam sambutannya, Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam mempersiapkan generasi yang kompetitif dan inovatif di era globalisasi, terutama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Oleh karena itu, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan industri. Kami berharap alumni ITERA tidak hanya memiliki pemahaman teori yang kuat, tetapi juga pengalaman praktis yang relevan dengan perkembangan industri,” ucap Suherman

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kemitraan ini selaras dengan Asta Cita Pemerintah Prabowo-Gibran yang saat ini sedang digiatkan. “Asta Cita tersebut tercantum dalam poin keempat yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), Sains, teknologi, pendidikan, dan kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, penyandang distabilitas,” tegasnya.

Kerja sama ini mencakup berbagai bidang strategis, seperti pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan program pendidikan, riset dan inovasi teknologi material konstruksi, pengabdian masyarakat berbasis penelitian, serta pengelolaan dan konservasi sumber daya alam. Selain itu, SMBR dan ITERA juga berkomitmen untuk memanfaatkan fasilitas dan keahlian masing-masing dalam mendukung pengembangan produk turunan semen dan material bangunan, serta pertukaran informasi dan pengalaman di bidang teknologi.

Suherman juga menyampaikan bahwa sudah banyak mahasiswa ITERA yang menjalani kerja praktik di Semen Baturaja. “Selain itu, banyak anak karyawan SMBR yang juga berkuliah di ITERA,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor ITERA, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan ini. “Kolaborasi antara ITERA dan SMBR merupakan langkah nyata dalam mendukung pembangunan SDM yang unggul, khususnya di bidang teknologi dan industri,” ujarnya.

Prof. Nyoman juga menegaskan bahwa ITERA berkomitmen untuk terus menjalin kemitraan strategis dengan berbagai sektor industri guna menghasilkan inovasi dan riset yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami berharap dukungan dalam berbagai aspek moral, fisik, maupun finansial terutama melalui kolaborasi dengan mitra industri yang memiliki sinergi kuat sebagai mitra ITERA ke depan. SDM yang kami siapkan tidak hanya berpotensi mengisi posisi strategis dalam perkembangan industri semen, tetapi juga memiliki kompetensi di berbagai bidang ilmu yang terkait dengan keteknikan dan rekayasa. Selain itu, disiplin ilmu sains di ITERA juga berperan penting dalam mendukung industri persemenan, sehingga ITERA dan SMBR bisa menjadi mitra strategis untuk membangun negeri ini lebih baik ke depannya,” tutup Prof. Nyoman. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar Seminar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian dari peringatan Bulan K3 Nasional 2025. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen SMBR dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh karyawan serta mitra kerja.

Seminar yang diselenggarakan pada Rabu (5/2) di Ganesha Arena SMBR, Baturaja, Kabupaten OKU, Sumatra Selatan ini mendapat sambutan antusias dari 265 peserta, yang terdiri dari karyawan, mitra kerja, dan mahasiswa program magang.

SMBR menghadirkan dua narasumber ahli, yakni Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan, Brigjen Pol. Dr. Drs. Guruh Achmad Fadiyanto, M.H., serta Inspektur Tambang Ahli Madya, Yoan Desianda, S.T keduanya berbagi wawasan mengenai penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta strategi pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) di lingkungan kerja.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu dalam sambutannya mewakili Direksi menekankan bahwa standar K3 bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, tetapi merupakan bagian dari budaya perusahaan. “Kami percaya bahwa lingkungan kerja yang aman dan sehat akan mendukung produktivitas serta keberlanjutan bisnis perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Brigjen Pol. Guruh Achmad Fadiyanto menyoroti pentingnya peran perusahaan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di tempat kerja. “Narkoba tidak hanya merugikan individu, tetapi juga berdampak langsung pada keselamatan kerja dan produktivitas perusahaan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan penggunaan narkotika diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,. “Dimana Pasal 7 menyatakan bahwa Narkotika hanya dapat digunakan untuk pelayanan kesehatan dan/atau pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Oleh karena itu, penting bagi seluruh pihak untuk memahami batasan hukum terkait penggunaan narkotika guna menjaga lingkungan kerja yang aman dan produktif,” jelasnya.

Senada dengan itu, Yoan Desianda menekankan bahwa penerapan prosedur K3 yang ketat adalah investasi bagi keberlanjutan bisnis. Dalam seminar ini, ia memaparkan materi berjudul ‘Langkah-langkah Penanggulangan Kecelakaan, Kejadian Berbahaya, Kejadian Akibat Penyakit Tenaga Kerja (KAPTK), dan Penyakit Akibat Kerja (PAK)’ yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap upaya mitigasi risiko di tempat kerja. “Kepatuhan terhadap regulasi dan inovasi dalam keselamatan kerja dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan meningkatkan efisiensi operasional,” terang Yoan.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, dilakukan pembagian hadiah kepada pemenang lomba Bulan K3 Nasional yang diikuti oleh karyawan dan mitra kerja.

Melalui seminar ini, SMBR berharap dapat terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja serta mendukung upaya menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkoba. (*).

LAMPUNG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali hadir menunjukkan kepeduliannya kepada warga terdampak banjir di sekitar wilayah operasional perusahaan di Panjang, Bandar Lampung. Pada Senin (27/1), SMBR menyalurkan bantuan tambahan untuk dua kelurahan yang terdampak banjir, yaitu Kelurahan Way Lunik dan Kelurahan Pidada di Bandar Lampung.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Senior Manager of Palembang & Panjang Plant SMBR Kristan Teguh sebagai perwakilan perusahaan. Bantuan ini diterima langsung oleh Lurah Way Lunik Doddy Marthalaga, dan Lurah Pidada Usmansyah.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti beras 200 kg, mie instan 100 dus, susu kental manis 100 kaleng, telur 100 kg, teh 100 kotak, gula 100 kg, kopi 5 kg, sarden 100 kaleng, air mineral 100 dus, serta 2 unit pompa air untuk dua kelurahan tersebut.  

Selain itu, SMBR juga memberikan bantuan kepada Kelurahan Way Laga berupa 1 unit pompa air untuk membantu proses pemulihan wilayah yang terdampak banjir. Seluruh total bantuan senilai Rp47,8 Juta.

Kristan Teguh menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan kali kedua SMBR hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana banjir. “Sebelumnya, pada 23 Januari yang lalu, kami bersama Baznas Sumsel telah menyalurkan 500 paket sembako untuk warga Kelurahan Way Lunik dan Pidada. Bantuan kali ini adalah upaya lanjutan kami untuk meringankan beban warga yang terdampak,” jelas Teguh.

SMBR berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca-banjir.

“Kehadiran Semen Baturaja dalam momen seperti ini tidak hanya menjadi wujud komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial, tetapi juga bukti nyata kepedulian kepada masyarakat sekitar. Kami akan terus mendukung upaya pemulihan bencana ini dan berharap kondisi segera membaik,” tambahnya.

Sementara itu, Penyerahan bantuan ini disambut baik oleh Lurah setempat, mereka mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Semen Baturaja. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Semen Baturaja. Semoga bantuan ini, terutama alat pompa air, dapat membantu warga kami dalam menghadapi situasi banjir dan mempercepat proses pemulihan,” ungkap Doddy Marthalaga selaku Lurah Way Lunik (*)

BATURAJA – Masih dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2025, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar aksi donor darah di tiga lokasi operasional, yaitu di Baturaja, Palembang dan Panjang.

Aksi donor darah ini diselenggarakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat diantaranya PMI Kabupaten OKU, Kota Palembang, dan Lampung, yang diikuti oleh karyawan dan mitra kerja. Kegiatan donor darah di Baturaja dan Palembang dilaksanakan pada Rabu (22/01), sedangkan di Panjang pada Jumat (24/01).

Pada kegiatan donor darah kali ini, berhasil terkumpul sebanyak 120 kantong. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Suherman Yahya dan Direktur Operasi Muhammad Syafitri, yang turut memberikan dukungan serta apresiasi kepada peserta donor darah di Baturaja.

Donor darah merupakan program rutin perusahaaan yang digelar setiap Kegiatan Bulan K3 Nasional. Senior Manager of Health, Safety & Environment SMBR Meriadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata perusahaan dalam mendorong budaya peduli sesama di lingkungan kerja.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian Semen Baturaja terhadap masyarakat sekaligus kontribusi perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga ketersediaan darah di PMI. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan tanggung jawab sosial perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan bersama,” ucap Meriadi.

Selain donor darah, SMBR juga telah menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangkaian Bulan K3 Nasional, di antaranya Lomba Fotografi Safety, Lomba Pasang–Bongkar Perancah, Lomba Safety Rescue, Lomba Pengisian Isi Kotak P3K, dan Lomba Rangking 1. Rangkaian kegiatan ini nantinya akan ditutup dengan Seminar sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

Salah seorang pendonor, Musep Priana, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan donor darah ini. “Awalnya saya sempat ragu untuk donor darah, tapi setelah dijelaskan manfaatnya oleh tim medis, saya jadi lebih percaya diri. Ternyata prosesnya juga cepat dan tidak sakit seperti yang Saya bayangkan. Rasanya senang bisa berbagi untuk orang lain,” ujarnya. (*)

LAMPUNG – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir di Bandar Lampung, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumatera Selatan menyalurkan bantuan kepada para korban. Bantuan ini bersumber dari dana zakat yang dihimpun dari karyawan SMBR sebagai wujud solidaritas dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Bantuan yang disalurkan untuk dua kelurahan, yaitu Way Lunik dan Pidada yang berada disekitar wilayah operasional SMBR di Panjang. Bantuan yang diberikan mencakup 500 paket untuk masing-masing jenis kebutuhan pokok, di antaranya beras 5 kg, tepung 1 kg, gula 1 kg, kecap 265 gr, minyak goreng 1 kg, sarden kaleng, teh kotak, susu kental manis, dan biskuit. Setiap kelurahan menerima 250 paket dari setiap jenis bantuan yang disalurkan.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Senior Manager of Palembang & Panjang Plant Kristan Teguh kepada kedua kelurahan tersebut, yakni Lurah Way Lunik Doddy Marthalaga dan Lurah Pidada Usmansyah pada (23/1). Penyerahan bantuan ini disaksikan oleh warga masing-masing kelurahan untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran dan menjangkau warga setempat.

Kristan Teguh menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen SMBR dalam membantu masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak banjir dan semoga kondisi segera pulih,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Panjang Hendry Satria Jaya turut mengapresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Semen Baturaja. “Terima kasih untuk Semen Baturaja atas bantuan cepat tanggap ini, semoga hal seperti ini juga sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat kita,” ucap Hendry yang hadir saat pemberian bantuan di Kelurahan Way Lunik.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga penerima bantuan, Jumi Akristini Warga RT 031 Kelurahan Way Lunik, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Terima kasih kepada Semen Baturaja yang telah peduli terhadap kami di tengah kondisi sulit seperti ini,” ujarnya. (*)

PALEMBANG –  Dalam semangat Natal yang penuh kasih, PT Semen Baturaja (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama tiga perusahaan BUMN lainnya, yaitu PT Bukit Asam Tbk, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, dan PT Hutama Karya (Persero), menyalurkan bantuan untuk dua Panti Asuhan di Sumatera Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR) ‘Natal Bersama 2024 Kementerian BUMN dan BUMN’ dari area regional Sumatera Selatan. Bantuan disalurkan pada Selasa (7/1) melalui Provinsialat SCJ, Palembang, berupa 2,46 ton beras, 460 kg gula, dan 460 liter minyak goreng dengan total senilai Rp50 juta.

Bantuan ini ditujukan untuk Panti Asuhan Santa Maria, yang merawat sekitar 60 anak yatim piatu di Banyuasin, serta Panti Asuhan Santo Yusuf yang merawat sekitar 50 anak yatim piatu di Baturaja.

Senior Manager Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili Aprial Braja menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen BUMN dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan.

“Kami berupaya memberikan lebih dari sekadar bantuan, dengan membawa harapan dan semangat kepada anak-anak di Panti Asuhan agar mereka dapat meraih masa depan yang lebih baik. SMBR dan BUMN lainnya akan terus berperan aktif dalam program-program sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Gili.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Bersama Kementerian BUMN Regional Palembang Bambang Dwi Setiawan berharap melalui kegiatan ini Kementerian BUMN dan BUMN dapat berbagi kebahagiaan sekaligus menebar manfaat bagi masyarakat dalam perayaan Natal bersama.

“Bantuan ini adalah wujud kepedulian dan cinta kasih kami untuk sesama yang membutuhkan. Semoga dapat bermanfaat dan membawa sukacita,” kata Bambang.

Ketua Yayasan Imam – Imam Hati Kudus Yesus Romo Andreas Suparman SCJ mengucapkan terima kasih banyak atas tanda kasih dari Kementerian BUMN dan BUMN.

“Bagi kami ini suatu tanda kasih yang luar biasa karena memang sebagai sebagai bentuk kepedulian bagi para anak – anak yang di panti asuhan. Semoga ini sungguh membawa sukacita kepada mereka dan juga membawa perkembangan bagi mereka karena mereka sungguh-sungguh merasa diperhatikan,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Romo Finsentius Ari Setiono mewakili dari Panti Asuhan Santa Maria menyampaikan rasa terima kasih banyak yang mendalam atas kepedulian dan dukungan dari BUMN.

“Kami sungguh berterima kasih atas kasih dan perhatian dari orang-orang. Semoga perhatian ini dapat membuat anak-anak semakin berkembang dan dapat menggapai cita – citanya,” ungkapnya.

Bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Natal Bersama Kementerian BUMN Regional Palembang. Puncak perayaan Natal Bersama tersebut akan berlangsung di Palembang pada 20 Januari 2025. (*)

BATURAJA – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2025, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pentingnya K3 di lingkungan kerja. Dengan mengusung tema ‘Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) untuk Meningkatkan Produktivitas’.

Untuk memeriahkan peringatan ini, SMBR menggelar sejumlah perlombaan dan kegiatan yang melibatkan seluruh elemen perusahaan. Berikut adalah beberapa kegiatan yang diselenggarakan:

  • Lomba Catch the Safety Moment (Fotografi)
  • Lomba Pasang-Bongkar Perancah
  • Kegiatan Donor Darah Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI)
  • Lomba Safety Rescue
  • Lomba Ranking 1 Seputar K3
  • Seminar Bulan K3 Nasional

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri menjelaskan perusahaan terus memperkuat penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) di seluruh aktivitas operasional perusahaan.

“Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, tetapi juga mengoptimalkan efektivitas operasional dan membangun budaya kerja yang tanggap serta proaktif dalam mengelola risiko K3,” jelas Syafitri.

Dalam sambutannya pada Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2025 yang digelar di Pabrik Baturaja pada Selasa (15/1), Muhammad Syafitri menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan semua pihak akan peran strategis K3 dalam mendukung produktivitas dan kesejahteraan kerja.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam membangun lingkungan kerja yang aman. “K3 bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga seluruh karyawan dan mitra kerja. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan adalah prioritas utama,” tambahnya. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak perusahaan dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menunjukkan kiprahnya dalam dunia inovasi nasional dengan meraih 6 penghargaan pada ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXVIII Tahun 2024 yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, 2-6 Desember 2024.

Ajang yang diadakan oleh PT Wahana Kendali Mutu (PT WKM) bekerja sama dengan Asosiasi Manajemen Mutu & Produktivitas Indonesia (AMMPI) ini diikuti oleh 2470 peserta dari 654 tim inovasi, mewakili 230 instansi yang terdiri dari perusahaan, lembaga pendidikan, dan organisasi dari seluruh Indonesia.

SMBR mengirimkan 6 tim inovasi terbaiknya dalam kompetisi ini dan berhasil menyabet 6 penghargaan diantara penghargaan Platinum serta 4 penghargaan Gold. Setiap tim berhasil menunjukkan keunggulan masing-masing, dengan White Clay dan Beaker meraih penghargaan tertinggi, Platinum, sedangkan WOOF Team, Pempek Sagu, CBM Pro, dan Elmec Pro mendapatkan Gold.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Keberhasilan yang diraih oleh tim inovasi ini mencerminkan kerja keras, komitmen, dan semangat untuk terus menciptakan inovasi baru di tengah tantangan persaingan industri semen yang semakin kompetitif. Semangat continuous improvement yang menjadi budaya di SMBR telah memberikan hasil yang luar biasa dan patut kita banggakan bersama,” tuturnya.

Inovasi yang diusung oleh keenam tim ini tidak hanya menjadi sekadar ide, tetapi juga memiliki dampak nyata terhadap kinerja perusahaan. Jika diterapkan secara menyeluruh, hasil inovasi mereka diproyeksikan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan efisiensi di berbagai aspek operasional.

“Hal ini menjadi langkah konkret SMBR dalam mendukung keberlanjutan perusahaan melalui pemanfaatan ide-ide kreatif dan solutif,” tambah Suherman.

Senada dengan hal tersebut, Senior Manager of Total Productive Maintenance (TPM) SMBR, Taufiqurrahman turut menyampaikan apresiasinya, “Prestasi ini merupakan hasil dari kolaborasi solid seluruh tim yang terlibat. Inovasi yang kami hadirkan tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga pada keberlanjutan proses kerja yang mendukung peningkatan produktivitas secara menyeluruh,” ungkapnya.

Sementara itu, Rakhmat Adiwijaya dari Tim White Clay mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas keberhasilan timnya meraih predikat Platinum. “Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari kompetisi ini dan meraih penghargaan. Pengalaman ini benar-benar memberikan motivasi baru bagi saya dan teman-teman inovator di Semen Baturaja untuk terus menghasilkan karya terbaik,” ujarnya. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak perusahaan dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), tetap optimis menutup tahun 2024 dengan kinerja positif meskipun kondisi pasar yang kompetitif. Hingga kuartal III 2024, SMBR berhasil mencatatkan peningkatan volume penjualan sebesar 1% dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun permintaan semen di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mengalami penurunan -1,4% YoY, terutama di pasar Sumsel dan Lampung, SMBR terus menjaga kestabilan penjualannya.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya dalam acara Public Expose 2024 yang dilaksanakan secara daring pada hari Jumat (6/12), mengungkapkan bahwa meskipun tantangan kompetisi di pasar semakin ketat, perusahaan berhasil mempertahankan volume penjualan yang positif hingga kuartal III 2024. “Kami melihat potensi peningkatan volume penjualan semen pada kuartal IV 2024, terutama sebelum libur Natal dan Tahun Baru, yang didorong oleh siklus permintaan yang menguat,” ujar Suherman.

Di tingkat nasional, permintaan semen diperkirakan akan tumbuh 1%, dengan tingkat utilisasi industri yang meningkat sebesar 1% dibandingkan tahun 2023. Meskipun utilisasi masih berada di bawah level yang diproyeksikan pada tahun 2019, outlook untuk tahun 2025 menunjukkan prospek pemulihan yang positif di sektor ini, berdasarkan data Outlook ASI 2025.

Suherman juga menambahkan, menghadapi 2025, industri semen masih akan menghadapi tantangan akibat kondisi pasar yang oversupply. Namun, SMBR tetap optimis untuk memanfaatkan peluang yang datang melalui program pemerintah yang berfokus pada pembangunan infrastruktur. “Program infrastruktur, termasuk pembangunan 3 juta rumah dan pembebasan BPHTB untuk kategori tertentu, akan menjadi pendorong utama permintaan semen pada tahun 2025,” tambahnya.

Selain itu, SMBR berencana untuk terus memperkuat kontribusi produk non-semen, seperti whiteclay dan limestone, guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan perusahaan. Dengan berbagai langkah strategis ini, SMBR percaya dapat terus mencatatkan kinerja positif meskipun menghadapi tantangan yang ada.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, saat ini SMBR memproduksi Semen PCC (Portland Composite Cement), semen rendah karbon yang sudah bersertifikasi Green Label dari Green Product Council Indonesia. Produk ini diproduksi menggunakan material ramah lingkungan dengan proses yang mengurangi emisi karbon hingga 38% dibandingkan semen konvensional (OPC).

Produk Semen juga telah memperoleh sertifikasi SNI dan memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam negeri mencapai 89,34% yang jauh melampaui batas minimum yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 Tahun 2021, yaitu sebesar 40%.

Dengan berbagai upaya ini, SMBR yakin dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional serta berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan, sambil memastikan kinerja perusahaan tetap positif ke depan. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kualitas dan mutu produk. SMBR berhasil meraih penghargaan bergengsi dengan peringkat Perak dalam ajang SNI Award 2024, yang diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Penghargaan ini diterima langsung oleh Senior Manager of Secretarial & Stakeholder Management SMBR Pramaja Gusnady yang mewakili perusahaan dalam acara yang berlangsung pada Kamis (21/11) di Jakarta Convention Centre, Jakarta.

SNI Award 2024 diadakan sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah kepada perusahaan dan organisasi yang berhasil menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan baik. Penerapan SNI tidak hanya membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas dan efisiensi produk, tetapi juga memperkuat daya saing di pasar internasional.

Pramaja menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan ini. “Pencapaian Ini berkat hasil kerja keras seluruh Insan Semen Baturaja yang terus berupaya untuk memastikan produk tidak hanya berkualitas, tetapi juga memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan, baik dalam aspek teknik maupun keselamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh produk SMBR, baik semen kantong maupun curah, telah tersertifikasi SNI dan diproduksi dengan teknologi ramah lingkungan. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan produk berkualitas yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pelanggan tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan,” tegas Pramaja.

Mengusung Tema “Standardisasi untuk Transformasi Ekonomi yang Berkelanjutan”, sebanyak 251 organisasi dari berbagai sektor berpartisipasi dalam SNI Award 2024. Dari jumlah tersebut, 69 organisasi dinyatakan layak menerima penghargaan setelah melalui proses penilaian yang ketat.

Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kukuh S. Achmad, menyampaikan bahwa penerapan SNI berperan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi produk, yang penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Penerapan SNI akan membuka peluang untuk adopsi teknologi baru yang dapat meningkatkan volume produksi dan membantu sektor industri Indonesia bersaing secara global,” ujar Kukuh. (*)