JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Gold Rank pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2024 yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) dan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP) yang diikuti oleh perusahaan dalam dan luar negeri.

Penghargaan ini diterima secara langsung oleh Direktur Operasi SMBR Muhammad Syafitri, dalam acara yang berlangsung di Hotel Raffles, Jakarta pada Kamis (21/11).

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen SMBR dalam menjaga keberlanjutan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat yang dituangkan melalui laporan keberlanjutan. Pencapaian Gold Rank tahun ini juga menandai kali ketiga SMBR berhasil meraih penghargaan bergengsi tersebut, semakin mengukuhkan dedikasi perusahaan dalam menerapkan praktik keberlanjutan.

Muhammad Syafitri menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima. “Penghargaan ini merupakan refleksi dari upaya berkelanjutan kami dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di setiap aspek operasional perusahaan. Kami akan terus berinovasi untuk mendukung terciptanya bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan prinsip ESG, pada aspek ekonomi, SMBR terus menciptakan nilai tambah melalui inovasi digitalisasi dengan mengimplementasikan Intelligence Process Control System serta meningkatkan efisiensi operasional melalui program strategis SMBRGO45. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga mendukung keberlanjutan operasional perusahaan secara jangka panjang.

Dalam aspek tata kelola, SMBR senantiasa menjalankan komitmennya untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara menyeluruh. Secara berkala Perusahaan melakukan peninjauan terhadap soft structure GCG guna memastikan bahwa pedoman-pedoman yang berlaku di lingkungan Perusahaan telah sesuai dengan perkembangan Perusahaan dan perubahan yang ada dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan serta ketentuan yang berlaku.

Pada aspek lingkungan, SMBR terus berinovasi untuk menciptakan solusi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satunya adalah dengan menghadirkan produk semen hijau, yang diproduksi dengan teknologi yang ramah lingkungan. Teknologi ini dirancang untuk meminimalkan emisi karbon, mengoptimalkan efisiensi energi, dan mengurangi penggunaan bahan baku konvensional demi keberlanjutan lingkungan.

SMBR telah menerapkan ini telah mendapatkan berbagai sertifikasi ramah lingkungan, termasuk ISO 14001:2015 untuk sistem manajemen lingkungan dan sertifikasi Green Label Indonesia, yang menjadi pengakuan atas produk yang aman bagi lingkungan.

Di aspek sosial, SMBR aktif menjalankan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, dan akses kesehatan di wilayah operasionalnya. Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah pemberdayaan masyarakat melalui budidaya lebah trigona, yang tidak hanya memberikan peluang ekonomi baru bagi warga sekitar, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

“Bagi SMBR, keberlanjutan bukan sekadar tujuan, melainkan cara kami menjalankan bisnis. Dengan mengintegrasikan prinsip ESG, kami berkomitmen untuk menciptakan nilai jangka panjang yang tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” pungkas Syafitri.

ASRRAT merupakan ajang penilaian paling bergengsi di kawasan Asia yang memberikan pengakuan kepada perusahaan-perusahaan dengan komitmen tinggi terhadap keberlanjutan melalui laporan keberlanjutan berkualitas tinggi. Penilaian dalam ASRRAT berpedoman pada standar Global Reporting Initiative (GRI), memastikan laporan yang disusun mencerminkan transparansi dan akuntabilitas dalam praktik keberlanjutan perusahaan.

Dalam sambutannya, Ketua NCCR Ali Darwin, menggambarkan transformasi signifikan dalam praktik pelaporan keberlanjutan. Dari yang awalnya hanya dilakukan oleh segelintir perusahaan, kini pelaporan keberlanjutan telah menjadi praktik yang umum dalam dunia bisnis.

“Tren pelaporan keberlanjutan semakin menguat. Data KPMG menunjukkan bahwa 75% perusahaan besar dunia telah melakukannya. Di Indonesia, kewajiban pelaporan keberlanjutan semakin mendorong perusahaan untuk lebih transparan dan akuntabel terhadap dampak sosial dan lingkungan. Munculnya standar global seperti ISSB (International Sustainability Standard Board) semakin memperkuat tren ini, membuka jalan menuju masa depan perusahaan berkelanjutan,” kata Ali. (*)

BATURAJA – Menginjak usia emas, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), terus menunjukkan komitmen untuk mendukung pembangunan nasional dan menjaga kualitas produk yang unggul. Berkat inovasi teknologi yang diterapkan dalam proses produksi yang semakin ramah lingkungan dan dukungan dukungan dari semua pihak, SMBR mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan semen terkemuka di Indonesia, terutama di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Merayakan momen berharga ini, SMBR mengadakan puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) bertema “Sinergi Membangun Keberlanjutan” dalam Acara Ramah Tamah yang bertempat di Kantor Pusat SMBR, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, pada Kamis (14/11). Kegiatan ini juga merupakan puncak dari rangkaian acara, sebelumnya SMBR telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti fashion show, turnamen bulu tangkis, cerdas cermat, tennis, idol, basket, futsal, fun walk hingga E-Sport.

Hadir dalam acara ini jajaran Direksi SMBR, di antaranya Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat, dan Direktur Operasi Muhammad Syafitri, serta Jajaran Dewan Komisaris yang terdiri dari Komisaris Utama sekaligus sebagai Komisaris Independen Alex Iskandar Munaf, Komisaris Hadi Daryanto, Komisaris Independen Chowadja Sanova dan Inosentius Samsul serta karyawan/ti SMBR. Turut dihadiri Pj Bupati OKU yang diwakili oleh Sekda OKU Dharmawan Irianto beserta jajaran Forkopimda dan Ketua Baznas Provinsi Sumsel Ahmad Marjundi.

Dalam sambutannya, Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan SMBR hingga saat ini. “Perayaan ini adalah momen refleksi dan pemacu semangat baru untuk masa depan yang lebih baik. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus kita pertahankan untuk menjadikan Semen Baturaja lebih kuat, inovatif, dan kompetitif dalam menghadapi tantangan masa depan,” ujar Suherman.

Komisaris Utama SMBR, Alex Iskandar Munaf, turut menambahkan bahwa capaian SMBR hingga hari ini tidak terlepas dari dedikasi seluruh insan perusahaan. “Di usia 50 tahun ini, SMBR tetap kokoh sebagai perusahaan adaptif yang terus maju demi kemajuan bangsa. Kami berkomitmen untuk selalu mendukung pembangunan nasional dengan menyediakan produk berkualitas tinggi bagi masyarakat,” ungkap Alex.

Pj Bupati OKU, yang diwakili oleh Sekda OKU Dharmawan Irianto, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi SMBR dalam pembangunan, baik di Kabupaten Ogan Komering Ulu maupun di Sumatera Selatan dan sekitarnya. “Lima puluh tahun adalah tonggak sejarah yang sangat berharga dan bermakna bagi Semen Baturaja. Kami mengapresiasi dedikasi dan komitmen dari seluruh jajaran SMBR yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Dharmawan juga menyoroti dampak positif dari program CSR SMBR di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Inisiatif ini menunjukkan bahwa PT Semen Baturaja tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki komitmen tinggi untuk berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan,” tambahnya.

Sebagai bentuk nyata dari Program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) BUMN, SMBR menyalurkan berbagai bantuan sosial dari bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pada perayaan HUT kali ini, SMBR menyalurkan Bantuan Pendidikan untuk anak yatim, piatu, dan kurang mampu senilai Rp88 juta kepada 240 anak tingkat SD, SMP, dan SMA yang berasal dari Ring 1 meliputi 6 kelurahan (Sukajadi, Air Gading, Talang Jawa, Tanjung Agung, Saung Naga, dan Batu Kuning) serta 2 desa (Pusar dan Laya), lalu Beasiwa Pendidikan untuk Perguruan Tinggi senilai Rp30 juta kepada 50 mahasiswa berprestasi dari Universitas Baturaja (UNBARA). 

Selain itu, melalui kerja sama dengan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Sumatera Selatan, SMBR mendistribusikan bantuan untuk renovasi, alat kesehatan, serta dukungan operasional bagi Pos Kesehatan Kelurahan (Poskeskel) di Kelurahan Air Gading. Lalu bantuan program pemberdayaan UMKM melalui program usaha Z-Chicken dari Baznas dengan total bantuan senilai Rp95 juta untuk 10 UMKM Z-Chicken. Bantuan tersebut berasal dari Dana Zakat Direksi dan Karyawan SMBR.

Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pendidikan, Ikatan Istri Karyawan Semen Baturaja (IIKSB) turut berkontribusi menyalurkan santunan pendidikan bagi 81 anak berprestasi diantaranya 28 siswa tingkat SD senilai total Rp14 juta, 20 siswa tingkat SMP senilai total Rp15 juta, 23 siswa tingkat SMA senilai total Rp23 juta, lalu 10 mahasiwa tingkat Perguruan Tinggi senilai total 15juta.

Masih dalam rangkaian perayaan HUT ke-50, SMBR juga menyelenggarakan Lomba Jurnalistik yang dibuka untuk para jurnalis hingga 21 Desember 2024. Lomba ini bertujuan mengapresiasi karya jurnalistik yang memberikan informasi akurat mengenai kontribusi SMBR dalam pembangunan nasional dan sosial, dengan tema sesuai dengan tema HUT SMBR tahun ini.

Seluruh rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen SMBR dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Usia 50 tahun bukan hanya pencapaian, tetapi menjadi titik tolak bagi SMBR untuk terus bergerak maju dan menghadapi berbagai tantangan dengan semangat sinergi dan inovasi.

Sekilas kinerja SMBR, dengan mengusung tema Sinergi Membangun Keberlanjutan menjadi penyemangat Insan Semen Baturaja untuk menghasilkan kinerja terbaiknya. Selama Tahun 2023 SMBR berhasil mencetak kinerja positif baik dari sisi pendapatan maupun labanya. Pendapatan tahun 2023 sebesar Rp2,04 triliun meningkat 8% dari tahun 2022 sejumlah Rp1,88 triliun. Adapun laba bersih tahun 2023 sebesar Rp121,57 miliar melesat 57% dibanding laba tahun 2022 sebesar Rp77,32 miliar.

“Manajemen SMBR berkomitmen untuk berupaya menjaga kinerja positif sampai akhir tahun 2024 meskipun berada ditengah tantangan pasar yang semakin kompetitif,” kata Suherman.

Ia menambahka banyak prestasi dan penghargaan yang telah diraih oleh SMBR berkat semangat seluruh insan SMBR dalam mengamalkan nilai AKHLAK sebagai pondasi untuk terus maju dan berinovasi. (*)

BATURAJA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 yang mengusung tema “Sinergi Membangun Keberlanjutan”, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk  (SIG) menggelar acara doa bersama dan tausiyah yang berlangsung di Kantor SMBR di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan pada Rabu (13/11).

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi, termasuk Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur Keuangan dan SDM Rahmat Hidayat, serta Direktur Operasi Muhammad Syafitri. Hadir juga dari Jajaran Dewan Komisaris, yaitu Komisaris Independen Chowadja Sanova, beserta para karyawan/ti SMBR.

Pada agenda yang sama, SMBR melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN menyerahkan santunan dengan total senilai Rp10 juta kepada 50 anak yatim dan piatu kepada dua Panti Asuhan yaitu Asyifa dan An-nur. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen SMBR dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan memberikan dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menyampaikan rasa syukur atas pencapaian perusahaan yang telah berkiprah selama setengah dekade.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dapat menginjak usia ke-50 tahun. Selama setengah dekade berkiprah, banyak hal telah dilalui oleh SMBR. Sebagai bagian dari SIG, harapannya Semen Baturaja semakin Kokoh dan Tahan Lamo sesuai slogannya, serta terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional, tidak hanya untuk kemajuan perusahaan tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Suherman.

Sementara itu dalam tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Teguh, beliau mengajak seluruh insan SMBR untuk merenungkan makna kesyukuran atas perjalanan panjang yang telah ditempuh SMBR. “Marilah kita senantiasa bersyukur atas perjalanan panjang yang telah ditempuh serta segala nikmat yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT, karena rasa syukur adalah kunci kebahagiaan dan keberkahan dalam hidup,” pungkasnya. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menegaskan komitmennya terhadap dunia pendidikan melalui program SMBR Mengajar.

Program ini berlangsung dari tanggal 5 – 12 November 2024 sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-50 SMBR yang mengusung tema “Sinergi Membangun Keberlanjutan”. Program  SMBR Mengajar bertujuan memberikan edukasi guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mencakup wawasan seperti pengetahuan tentang industri semen, prinsip keberlanjutan, serta peluang karier di sektor industri untuk generasi muda.

Seluruh jajaran Direksi turut serta menjadi narasumber, termasuk Direktur Utama Suherman Yahya, Direktur (Fungsi Keuangan dan SDM) Rahmat Hidayat, serta Direktur Operasi Muhammad Syafitri. Partipisasi juga dari eselon I SMBR, di antaranya Vice President of Production Taufik, Vice President of HC & Governance, Risk, and Compliance Fitria Margaretha, serta Vice President of Maintenance sekaligus Vice President of Technical Plant Eko David Irawan.

Para Direksi menjadi narasumber di Perguruan Tinggi yaitu Universitas Sriwijaya (UNSRI), Universitas Baturaja (UNBARA), dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Kemudian untuk pejabat eselon I SMBR menjadi narasumber di sekolah menengah yaitu SMA Negeri 1 Palembang, SMK Negeri 3 OKU, dan SMA SMTI Bandar Lampung. Melalui program ini, mahasiswa dan siswa mendapatkan wawasan yang mencakup pengetahuan tentang industri semen, prinsip keberlanjutan, dan peluang karier di sektor industri.

Selain memberikan wawasan dan edukasi, SMBR juga menyerahkan bantuan pendidikan dengan total senilai Rp48 juta, terdiri dari Rp30 juta untuk tiga perguruan tinggi dan Rp18 juta untuk tiga sekolah menengah tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong semangat belajar sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pendidikan siswa dan mahasiswa.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menegaskan pentingnya peran perusahaan dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan. “SMBR Mengajar kami hadirkan untuk menumbuhkan wawasan baru dan memperluas pandangan generasi muda terhadap dunia industri. Pendidikan adalah kunci utama untuk mencapai masa depan yang lebih baik dan sejahtera,” ujarnya.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu menambahkan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan nyata bagi kebutuhan pendidikan serta menumbuhkan motivasi belajar. “Kami ingin bantuan ini menginspirasi siswa dan mahasiswa untuk terus berkembang dan siap menjadi pemimpin masa depan yang akan membawa Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045,” tambah Hari. (*)

BATURAJA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat komitmen untuk mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. SMBR melakukan Penandatangan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Baturaja (UNBARA). Acara penandatanganan berlangsung di Auditorium UNBARA, Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Selasa (5/11).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya, S.T., M.T. dan Rektor UNBARA, Ir. Hj. Lindawati, S.T., M.T. MoU ini merupakan perubahan dari MoU sebelumnya

dengan memperluas cakupan ruang lingkup di berbagai bidang, antara lain penelitian, pengembangan sains, informasi dan teknologi, peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan, program magang, praktik kerja lapangan, kajian serta kegiatan di bidang lingkungan hidup, tata kelola, pemberdayaan masyarakat, dan promosi untuk kepentingan bersama.  

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran dari PT Semen Baturaja, termasuk Vice President of Corporate Secretary Hari Liandu, Vice President of Maintenance sekaligus Vice President of Technical Plant Eko David Irawan, beserta staf. Sementara itu, dari UNBARA hadir Dekan Fakultas Teknik dan Komputer (FTK) , Ir. Ferry Desromi, S.T., M.T., Wakil Dekan I FTK, Dr. Enda Kartika Sari, S.P., M.Si., beserta jajarannya.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya dalam sambutannya mengatakan kerjasama ini merupakan langkah strategis bagi SMBR dalam mewujudkan sinergi antara akademisi dan industri.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan penelitian dan inovasi yang relevan, tetapi juga membuka kesempatan bagi civitas akademika UNBARA untuk terlibat aktif dalam pengembangan SDM yang unggul. Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan industri dan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas di 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Vice President of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu, menambahkan bahwa sinergi ini merupakan upaya untuk mendorong pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4 dan 17 tentang Pendidikan Bermutu dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

“Kami berkomitmen untuk hadir dalam lingkup akademis dan mendukung pencapaian Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tambah Hari.

Rektor Universitas Baturaja, Ir. Hj. Lindawati, M.Z., M.T., menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi jembatan penting untuk mengintegrasikan pengetahuan akademis dengan praktik industri, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata yang mendukung kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Setiap semester, mahasiswa kami dari berbagai jurusan, termasuk Teknik dan Ekonomi, berkesempatan untuk magang di PT Semen Baturaja, melakukan pengambilan data penelitian, serta melaksanakan praktik kerja lapangan di sana. Kerja sama ini menunjukkan pentingnya sinergi antara BUMN, dunia usaha, dan perguruan tinggi. Kami sangat menghargai dukungan yang diberikan oleh PT Semen Baturaja,” ujar Lindawati dalam sambutannya.

Dekan Fakultas Teknik dan Komputer UNBARA Ir. Ferry Desromi, S.T.,M.T menyatakan bahwa perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan di dunia kerja dan industri.

“Di tengah dinamika dan perubahan cepat di dunia kerja dan industri, perguruan tinggi dituntut untuk lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Semen Baturaja sangat penting untuk mendukung semua program yang telah kami rancang, agar mahasiswa dapat memperoleh keterampilan yang relevan dan siap menghadapi tantangan di lapangan,” jelas Ferry.  (*)

LAMPUNG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) gandeng Kejaksaan Tinggi Lampung (Kejati Lampung) untuk Penanganan Permasalahan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN).

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Utama SMBR Suherman Yahya dan Kepala Kejati Lampung Kuntadi di Kantor Semen Baturaja, Panjang, Bandar Lampung pada Senin (28/10).

Hadir pada acara itu, Jajaran Direksi SMBR yaitu Direktur Operasi Muhammad Syafitri, Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat beserta Vice President, dari Kejati Lampung hadir Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Lampung Nurma Jayanti dan jajaran pejabat Kejati Lampung.

Kerja sama ini mencakup bantuan hukum dalam penyelesaian perkara perdata dan tata usaha negara, pemberian nasihat hukum (legal opinion), serta pendampingan hukum (legal assistance). Tak hanya itu, Kejati Lampung juga akan berperan sebagai mediator atau fasilitator dalam berbagai permasalahan hukum yang mungkin timbul, guna memastikan penyelesaian yang tepat dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya, mengungkapkan harapannya bahwa kerja sama ini akan mengoptimalkan upaya penyelesaian berbagai permasalahan hukum yang dihadapi perusahaan.

“Sinergi antara Semen Baturaja dan Kejati Lampung sebagai mitra hukum akan membantu kami memastikan setiap kebijakan dan langkah perusahaan sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis perusahaan kedepan,” ujar Suherman saat memberi sambutan.

Sementara itu, Kepala Kejati Lampung Kuntadi, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh kepada Semen Baturaja, baik dalam bentuk pendampingan hukum maupun sebagai mediator dan fasilitator.

“Kami sangat mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, Kejati Lampung, sebagai konsultan hukum PT Semen Baturaja. Dengan kerja sama ini, kami berharap dapat memberikan pertimbangan-pertimbangan hukum yang tepat untuk mendukung pengambilan keputusan yang terbaik bagi PT Semen Baturaja, dengan tetap memperhatikan batasan regulasi yang berlaku, sehingga ke depannya dapat meningkatkan kinerja perusahaan,” tegasnya.

Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Semen Baturaja untuk menjamin bahwa operasional perusahaan berjalan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta memberikan dampak positif kepada para pemangku kepentingan. (*)

JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan PRASETYA AHIMSA dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas prestasinya dalam Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara untuk periode penilaian tahun 2023.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Tri Winarno kepada Vice President of Mining & Waste Management SMBR Muhammad Beni dalam pertemuan Direksi Perusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara 2024 yang berlangsung di Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (25/10).

Penghargaan ini diperoleh berkat dedikasi SMBR dalam menerapkan prinsip-prinsip keselamatan kerja yang unggul dan berkelanjutan di sektor pertambangan, serta keberhasilan perusahaan dalam menjaga status zero accident sepanjang tahun 2023. Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan tanggung jawab, perusahaan secara berkala menginformasikan kinerja keselamatannya kepada Kementerian ESDM RI setiap tiga bulan.

Direktur Utama SMBR, Suherman Yahya, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen Semen Baturaja terhadap keselamatan dan keberlanjutan di sektor pertambangan. Kami bangga memenuhi standar keselamatan yang ketat dan berkomitmen menjadi perusahaan yang bertanggung jawab terhadap keselamatan pekerja,” ujarnya.

Vice President of Mining & Waste Management SMBR Muhammad Beni menambahkan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras tim yang menerapkan praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan. “Kami selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas pertambangan. Kami berharap pencapaian ini dapat memotivasi perusahaan untuk terus meningkatkan praktik keselamatan dan membangun budaya kerja yang aman bagi seluruh karyawan,” jelasnya.

Selain penghargaan PRASETYA AHIMSA, SMBR juga sebelumnya meraih dua penghargaan dari Kementerian ESDM RI dalam ajang GMP (Good Mining Practices) Award 2024 yang digelar pada Rabu (25/9) di Jakarta. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilan perusahaan dalam Pengelolaan Keselamatan dan Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara.

Dengan serangkaian penghargaan ini, Semen Baturaja semakin menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga berkomitmen untuk membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan dan mencapai zero accident dalam setiap aspek operasional pertambangan. (*)

JAKARTA – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI, dan PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) menyepakati Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) terkait Rencana Peningkatan Kapasitas Bongkar Batu Bara Area Kertapati. 

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rafli Yandra, Direktur Pengembangan Usaha PT Bukit Asam Tbk (PTBA); Rudi As Aturridha, Direktur Pengembangan Usaha & Kelembagaan PT Kereta Api Indonesia (Persero); Muhammad Syafitri, Direktur Operasi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) di Signature Lounge SIG, Jakarta, Selasa (22/10/2024). 

Turut menyaksikan, antara lain Suhedi, Direktur Operasi & Produksi PT Bukit Asam Tbk (PTBA); Hadis Surya Palapa, Direktur Niaga PT Kereta Api Indonesia (Persero); Donny Arsal, Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG); Yosviandri, Direktur Supply Chain PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG); Suherman Yahya, Direktur Utama PT Semen Baturaja Tbk (SMBR); Rahmat Hidayat, Direktur Fungsi Keuangan & SDM PT Semen Baturaja Tbk (SMBR); dan Fredi Firmansyah, Direktur Utama PT Kereta Api Logistik.

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bongkar batu bara di area Kertapati, Palembang. Selain itu, kerja sama ini juga untuk memaksimalkan potensi masing-masing perusahaan, dengan prinsip saling menguntungkan dan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Rafli Yandra, Direktur Pengembangan Usaha PT Bukit Asam Tbk (PTBA), mengatakan bahwa sinergi ini merupakan bagian dari upaya PTBA dalam meningkatkan kapasitas angkutan batu bara.

“Kerja sama ini adalah langkah strategis bagi kami untuk memperkuat pilar logistik dan infrastruktur. Melalui peningkatan kapasitas logistik, kami dapat berkontribusi lebih besar dalam menghadirkan energi tanpa henti untuk negeri,” kata Rafli Yandra.

Dengan cadangan batu bara sebesar 2,98 miliar ton dan sumber daya 5,81 miliar ton, PTBA merupakan salah satu pengelola kekayaan batu bara terbesar di Indonesia. Peningkatan kapasitas logistik merupakan langkah penting dalam rangka mempercepat monetisasi cadangan batu bara dan menjaga ketahanan energi nasional.

Pada kesempatan yang sama, Suherman Yahya, Direktur Utama SMBR menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis sinergi antar BUMN. “Semen Baturaja sangat mendukung kolaborasi ini guna memperkuat keberlanjutan pasokan bahan baku energi. Sinergi ini juga berkontribusi pada efisiensi operasional dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah serta pembangunan infrastruktur nasional,” ujarnya.

KAI berkolaborasi dengan PTBA dan SMBR untuk meningkatkan kapasitas angkut batu bara di Kertapati dengan target penyelesaian pada tahun 2027. Hal ini dilakukan mengingat pentingnya pengembangan area bongkar muat batu bara dan semen di wilayah Divre III Palembang untuk mendukung kebutuhan energi dan infrastruktur nasional.

Didiek Hartantyo, Direktur Utama KAI mengatakan KAI mencatat kinerja positif pada angkutan barang selama periode Januari hingga September 2024, dimana KAI mengangkut 50.987.328 ton barang atau meningkat 8% dibanding periode yang sama Januari hingga September 2023 sebanyak 47.174.683 ton barang.

Angkutan batu bara mendominasi dengan total 40.828.696 ton atau 80% dari keseluruhan angkutan barang KAI. Angkutan barang dengan kereta api memiliki berbagai keunggulan seperti ketepatan waktu, keamanan, kapasitas besar, bebas pungutan liar, dan dikelola oleh SDM yang profesional. Kelebihan lainnya yaitu angkutan barang dengan kereta api mampu mengangkut dengan kapasitas yang sangat besar. Satu gerbong bisa mengangkut 50 ton atau seukuran 2 truk kontainer. Bahkan, satu rangkaian KA angkutan batu bara di Sumatera bagian selatan dapat menarik 61 gerbong atau 3.000 ton sekaligus. Jika diangkut truk butuh kurang lebih 120 truk.

“Angkutan barang dengan kereta api tentunya lebih mendukung efisiensi biaya logistik, mengurangi kemacetan dan polusi yang mendukung keberlanjutan lingkungan,” tutup Didiek. (*)

PALEMBANG – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) memperpanjang kerja sama dalam bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN). Perpanjangan kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Direktur Utama SMBR Suherman Yahya, dan Kepala Kejati Sumsel Yulianto, di Kantor Semen Baturaja di Kota Palembang pada Senin (21/10).

Acara tersebut juga turut dihadiri oleh Direksi SMBR yaitu Direktur Operasi Muhammad Syafitri, Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat beserta Vice President SMBR, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Sumsel Rachmad Vidianto dan sejumlah pejabat Kejati Sumsel.

Dalam sambutannya Suherman Yahya menggarisbawahi pentingnya dukungan hukum dari Kejati Sumsel agar kegiatan operasional SMBR tetap berjalan aman dan lancar sesuai prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). “Perjanjian ini merupakan kelanjutan dari kerja sama MoU sebelumnya. Kami dari Semen Baturaja sebagai salah satu objek vital nasional berharap mendapatkan arahan, bimbingan, dan masukan dari pihak Kejati Sumsel untuk memastikan operasinal kami sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, terutama dalam bidang perdata dan tata usaha negara,” ujar Suherman.

Ia juga menekankan bahwa tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk memperkuat penanganan masalah hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan. “Kami berharap kolaborasi ini dapat mempermudah kami dalam mendapatkan konsultasi terkait sengketa di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara,” ungkap Suherman.

Sementara itu, Kejati Sumsel Yulianto, menambahkan bahwa perjanjian ini meliputi penanganan masalah hukum, pemulihan aset, serta bantuan hukum dari Jaksa Pengacara Negara. Kejati Sumsel juga akan bertindak sebagai fasilitator dan mediator pada permasalahan hukum yang dihadapi.

“Kesepakatan ini harus menjadi langkah nyata, bukan sekadar formalitas di atas kertas. Kami berharap PT Semen Baturaja tidak ragu untuk meminta bantuan dan perlindungan hukum dari kami saat menghadapi tantangan, khususnya di ranah perdata dan tata usaha negara. Kejaksaan tinggi Sumatera Selatan menjadi solusi bagi PT Semen Baturaja ,” tegas Yulianto, yang dinobatkan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Terbaik Se-Indonesia,” jelas Yuli. (*) 

BATURAJA – Hendri Radilah karyawan PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Mewakili Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hendri bersama rekannya berhasil meraih Tiga Medali Perunggu dalam cabang olahraga Anggar Kursi Roda pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII yang berlangsung pada 6-13 Oktober 2024 di Solo, Jawa Tengah.

Sebagai seorang karyawan difabel yang bekerja dibagian Unit of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR, Hendri membuktikan bahwa tantangan fisik tidak menjadi penghalang untuk mencapai prestasi. Kemenangan ini bukanlah yang pertama bagi Hendri. Pada tahun lalu, ia juga berhasil membawa pulang tiga medali dalam cabang tenis meja diantaranya 1 Emas Kategori Single Putra, 1 Perak Kategori Beregu Putra, dan 1 Perunggu Kategori Ganda Putra pada Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Sumatera Selatan ke – IV yang digelar di Kabupaten Lahat. Prestasi tersebut semakin mengukuhkan Hendri sebagai atlet yang tangguh dan inspiratif, baik di lingkungan perusahaan maupun komunitas difabel.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh Hendri. Ia menekankan bahwa Hendri telah menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak mengurangi semangat dan tekad untuk berprestasi. “Hendri adalah inspirasi bagi semua, dan kami berharap prestasinya dapat memotivasi karyawan lain untuk terus berjuang dan meraih pencapaian luar biasa. Kami akan terus mendukung pengembangan potensi seluruh karyawan,” kata Hari.

Keberhasilan Hendri juga mendapat dukungan penuh dari SMBR, yang berkomitmen untuk mendorong pengembangan potensi karyawan, termasuk di bidang olahraga. Perusahaan menyadari pentingnya inklusi dan pemberdayaan karyawan difabel dalam berbagai aspek, termasuk dalam kegiatan olahraga.

Hendri sendiri mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk meraih mimpi dan berprestasi di bidang olahraga. “Saya merasa bangga bisa membawa pulang medali ini dan mengharumkan nama Semen Baturaja,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari keluarga, teman-teman, dan perusahaan sangat membantunya untuk tetap termotivasi dan berjuang di ajang-ajang mendatang.

Ajang Peparnas XVII di Solo mempertemukan atlet difabel dari seluruh Indonesia yang berkompetisi di berbagai cabang olahraga. Semangat dan daya juang para atlet menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat, dan prestasi Hendri merupakan bukti nyata bahwa keterbatasan fisik tidak membatasi pencapaian. (*)